Anak-anak merupakan salah satu kelompok masyarakat yang paling terdampak pandemi. Oleh karena itu, para instruktur dan pencinta Zumba® Fitness di Indonesia mengadakan acara amal Zumbathon pada bulan Juli, bulan peringatan Hari Anak Nasional.

Kegiatan amal ini bertujuan untuk menggalang dana bagi anak-anak yang terkena dampak pandemi, khususnya mereka yang juga menjalani perawatan kesehatan intensif, seperti penderita kanker. Diselenggarakan pada Jumat, 30 Juli 2021, Zumbathon merupakan inisiatif kolaboratif dengan Yayasan Pita Kuning Indonesia, sebuah yayasan filantropi untuk anak-anak penderita kanker.

Dalam kesempatan ini, brand ambassador Zumba® Fitness, artis Denada Tambunan ditemani instruktur Zumba® lainnya seperti; ZES Sulis, ZES Jaka, ZES Olivia, ZES Poza, ZIN Ayu Nakula, ZIN Jahzeel MaxJordan, ZIN Riva, dan ZJ Zee. Selama satu hari, acara diikuti oleh total lebih dari 180 peserta yang sangat antusias. Beberapa donatur juga berkontribusi dalam penggalangan dana. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung anak-anak Yayasan Pita Kuning Indonesia dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka.

“Kami sangat antusias dan bangga dengan kegiatan amal ini. Zumba® adalah olahraga yang menyenangkan bagi segala usia untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh, sekaligus kesehatan mental. Terima kasih kepada instruktur dan peserta Zumba® atas donasi yang berhasil dikumpulkan. Donasi akan digunakan untuk membiayai kebutuhan anak-anak di yayasan kami,” kata Ibu Amalia Astrid Sani, Head of Community Service, Yayasan Pita Kuning Indonesia.

Kelas Zumba® dilanjutkan dengan talk show mengenai cara menjaga kesehatan mental dan fisik anak di masa pandemi. Menurut dr. Marlisye Marpaung, Sp.A(K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Anak di RSIA Bina Medika, orang tua perlu memastikan anak-anak mendapat dukungan yang layak untuk menghadapi tantangan di masa depan. “Anak-anak termasuk kelompok risiko tinggi yang merasakan dampak pandemi COVID-19. Diperkirakan bahwa anak-anak mengalami tiga kali lipat risiko kekerasan dibandingkan sebelum pandemi, dan sangat rentan terhadap rasa cemas, kemarahan, kurangnya konsentrasi, gangguan tidur, dan masalah kesehatan tertentu,” terang dr. Marlisye Marpaung.

Menciptakan lingkungan pendidikan yang layak bagi anak-anak selama pandemi juga menjadi pembahasan selama talk show. “Anak-anak perlu eksplorasi dan interaksi dengan lingkungannya. Pandemi telah mengganggu
proses perkembangan mereka, mulai dari keterampilan sosial hingga kesehatan fisik. Orang tua perlu berdiskusi dan lebih terbuka mengenai perjuangan yang dihadapi, serta menciptakan ruang yang sehat bagi anak-anak untuk tetap terlibat dengan teman-teman mereka. Selain itu, sangat penting untuk mengatur emosi anak-anak untuk mencegah perasaan yang berlebihan, dan memberi mereka perhatian ekstra untuk merasa aman dan dicintai,” tambah dr. Marlisye Marpaung.

Sebagai orang tua, artis Denada Tambunan menyebutkan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab dalam menjaga proses dan aktivitas belajar anak di rumah. “Orang tua bertanggung jawab untuk terlibat langsung dalam kegiatan belajar anak-anak mereka. Selain itu, berolahraga bisa menjadi salah satu kegiatan menyenangkan untuk dilakukan secara rutin. Dengan berolahraga bersama, orang tua dapat menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan anak-anak mereka, sambil menjaga kebugaran, membentuk otot yang lebih kuat, serta meningkatkan fleksibilitas,” kata instruktur dan brand ambassador Zumba® ini.

Selama kita masih menghadapi kondisi fase kritis pandemi, menjaga kesehatan mental dan fisik menjadi prioritas. Dengan demikian, kita memiliki tanggung jawab untuk mendukung orang-orang di sekitar kita, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak. Dengan mengadakan kegiatan seperti Zumbathon, upaya kolaboratif dapat dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan kesehatan, namun juga untuk menghasilkan manfaat bagi anak-anak yang membutuhkan.

Foto: Novi, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *