Tahu tidak Kids, sebotol soft drink ukuran reguler itu mengandung 33 gram gula dan sepotong kue cokelat mengandung 24 gram gula. Kalau kalian memakan keduanya, berarti sudah mengonsumsi gula sebanyak 57 gram. Sementara Kementerian Kesehatan RI menganjurkan mengonsumsi gula hanya 50 gram (4 sendok makan) perhari. Lantas, bagaimana kalau kita kebanyakan mengonsumsi gula?

Pada tahun 2008, The Lancet menerbitkan sebuah penelitian tentang hubungan antara obesitas dan konsumsi gula. Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi banyak makanan dan minuman manis, memiliki kemungkinan besar mengalami obesitas.
Kenapa gula sebabkan obesitas? Menurut ahli gizi sekaligus Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS mengonsumsi gula secara berlebihan akan menghambat hormon leptin, yang berfungsi sebagai sinyal bahwa kita sudah kenyang.
“Leptin adalah hormon dalam darah yang akan berjalan menuju otak. Tugasnya memberi tahu otak bahwa tubuh sudah mendapatkan nutrisi dan sumber energi yang cukup. Dengan kata lain, leptin berfungsi untuk mengirimkan sinyal pada otak bahwa kita sudah kenyang. Itulah mengapa setelah makan makanan manis, nanti perut akan merasa lapar lagi,” terangnya.
Dan, obesitas sendiri adalah pencetus dari berbagai penyakit kronis. Mulai dari diabetes, jantung hingga stroke.
Nah, agar terhindar dari efek negatif gula, Prof Ali menyarankan untuk bijak dalam mengonsumsi gula. Sesuai dengan pesan gizi seimbang No. 5 Kids yaitu batasi konsumsi pangan manis, asin, dan berlemak.
Sebagai bukti inovasi tiada henti dan wujud komitmennya untuk menghadirkan pilihan yang lebih sehat dan lebih lezat, Nestlé MILO meluncurkan MILO baru dengan kandungan gula yang 25 persen lebih rendah. Tidak hanya kandungan gula yang 25 persen lebih rendah, inovasi Nestlé MILO juga diwujudkan dengan memperkaya kandungan malt, vitamin, dan mineral yang lebih tinggi. “Malt adalah salah satu sumber energi yang menjadi ciri unik kelezatan MILO yang selama ini telah begitu dekat dengan keseharian keluarga Indonesia. Di samping itu, kami juga meningkatkan kandungan vitamin dan mineral, seperti vitamin B6, B12, C, D, dan zat besi. Kami berharap MILO yang lebih sehat dan lebih lezat ini dapat terus mendampingi anak-anak dalam menjalani aktivitas keseharian mereka,” ujar Ibu Prawitya Soemadijo, Business Executive Officer Beverages Business Unit PT Nestlé Indonesia.

You may also like
Latest Posts from

1 Comment

  1. Apakah kandungan gula pada setiap susu berbeda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *