Seperti halnya manusia yang sudah lanjut usia, Bumi juga semakin tak sanggup lagi menahan sampah plastik yang makin menumpuk. Butuh waktu 450 tahun hanya untuk menguraikan sebuah botol plastik. Bahkan styrofoam, yang biasa kita gunakan untuk membungkus bubur ayam atau nasi goreng itu, butuh jutaan tahun untuk bisa terurai.

Sampah-sampah plastik tersebut tak hanya mencemari tanah saja tapi juga lautan! Sering ditemui ikan paus dan binatang laut lainnya mati, dengan sampah plastik di perutnya. Nah, kalian ingin menjadi Pahlawan Lingkungan? Dengan melakukan tindakan-tindakan kecil berikut ini, kalian bisa menjaga dan ikut melestarikan lingkungan. Ayo, lindungi Bumi dari sampah plastik!

  1. Bawa Tempat Makan & Botol Minum Sendiri. Salah satu limbah plastik yang paling banyak dihasilkan adalah limbah bekas wadah makanan. Dengan membawa bekal makanan menggunakan tempat makan dan botol minum sendiri, selain sehat, ramah lingkungan, dan juga hemat karena kamu tak perlu mengeluarkan uang jajan, kan, Kids.
  2. No Sedotan Plastik! Hentikan menggunakan sedotan plastik sekali pakai, ya, Kids! Jika kamu ingin tetap menggunakan sedotan ketika minum, sebaiknya pilih sedotan yang bisa digunakan berulang-ulang. Kini sudah banyak dijual sedotan yang terbuat dari besi dan bambu.
  3. Ganti Kantong Plastik dengan Kantong Kain.Ganti kantong plastik belanjaanmu dengan kantong kain, ya, Kids! Selain bisa digunakan berulang kali, kantong kain juga lebih kuat dan awet. Kamu bisa membuat sendiri kantong kain dengan memanfaatkan baju yang sudah tidak terpakai. Simpanlah kantong kain tersebut di tas atau kendaraanmu, hingga siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
  4. Stop Penggunaan Tisu Basah. Ternyata, tisu basah itu terbuat dari serat plastik, lho, Kids. Berbeda dengan tisu kering yang hanya membutuhkan waktu satu bulan untuk terurai, tisu basah justru membutuhkan waktu hampir sama seperti penguraian sampah plastik yaitu 30-40 tahun. Penggunaan tisu kering pun sebaiknya kamu hindari karena untuk 2 pak tisu saja dibutuhkan satu pohon berumur 5-6 tahun. Bayangkan! Berapa banyak pohon yang harus ditebang untuk menghasilkan tisu? Lebih baik gunakan sapu tangan, handuk kecil, atau lap kain, Kids.
  5. Memilah Sampah. Sebelum membuang sampah, pilah dulu sampahmu, ya. Ada tiga jenis tempat sampah dengan warna yang berbeda. Hijau untuk sampah organik (sampah alami seperti daun, ranting, kulit buah), kuning untuk sampah anorganik (sampah yang sulit terurai seperti plastik, kaleng, styrofoam), dan merah tempat sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun, seperti bahan kimia). Sampah yang telah kamu pilah, dapat kembali bermanfaat dengan cara menukarnya di Bank Sampah. Sampah-sampah yang telah ditukar di Bank Sampah, akan didaur ulang, salah satunya dengan menjadi produk-produk kerajinan.

(Ilustrasi : Agung)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *