JAKARTA, majalahjustforkids.com – Dunia anak adalah dunia bermain. Banyak sekali  manfaat bermain bagi anak, di antaranya mengembangkan berbagai kecerdasan seperti kognitif, sensorik, motorik, hingga kreativitas.

Seperti yang diungkapkan oleh Ibu Cecilia Sinaga, M. Psi, Psikolog. “Dunia anak adalah dunia bermain, tidak bisa dilepaskan dari tumbuh kembang anak. Jika ingin anak usia dini lebih pintar, harus terstimulasi dan itu perlu media,” katanya.

(atas kiri – kanan) Yohanes Enggar Harususilo – Editor Edukasi, Tasya Widya Krisnadi – Managing Director PT Toys Games Indonesia, (bawah kiri – kanan) Cecilia Sinaga, M. Psi, Psikolog dan Ellen Widodo, GM Marketing Communication PT. Toys Games Indonesia

Salah satu media yang diperlukan untuk menstimulasi tumbuh kembang anak tersebut adalah melalui mainan. Mainan merupakan benda konkrit yang digunakan anak untuk bermain tadi. “Bermain itu ada tujuannya, bukan hanya untuk mendapatkan kesenangan melainkan juga pengalaman yang bermanfaat,” imbuh Ibu Cecilia pada acara konferensi pers yang digelar oleh gerai mainan terkemuka, Toys Kingdom, hari ini (15/06).

Ia menegaskan agar orangtua memilih mainan anak sesuai dengan usia tumbuh kembangnya. Sebab, jika anak bermain dengan mainan yang tidak sesuai usianya, maka ia hanya akan bereksplorasi tanpa tujuan. “Misalnya, mainan untuk anak usia 4 tahun diberikan untuk anak usia 1 tahun. Seharusnya tujuan  bermain adalah memasukkan bola ke lubang, namun di tangan anak usia 1 tahun, dia belum bisa dan hanya menggelindingkan. Maka anak tidak mendapatkan manfaat apa-apa. Atau, anak bisa juga frustrasi sebab ia selalu gagal karena kemampuannya masih terbatas. Dan ini, berdampak tidak baik,” jelas Ibu Cecilia.

Pentingnya mainan sebagai media anak untuk belajar, sangat disadari oleh Toys Kingdom yang menyediakan koleksi lengkap mainan dan hobi untuk segala usia, mencapai lebih dari 23.000 varian produk.

Kepala dinas pendidikan Sikka (ketiga dari kiri), perwakilan Toys Kingdom (kaos putih), berfoto bersama tokoh masyarakat Desa Ladogahar, Nita, Kabupaten Sikka

Namun sayangnya, banyak anak – anak yang kurang beruntung dalam masa tumbuh kembangnya seperti yang dialami anak usia dini di Sikka, Nusa Tenggara Timur. Hal ini yang membuat Toys Kingdom yang memiliki slogan “Creating Smiles” tergerak untuk memberikan mainan edukasi kepada anak-anak di Sikka untuk membantu perkembangan kecerdasan anak melalui program Toys For Kids.

Toys For Kids merupakan program CSR yang dilakukan oleh Toys Kingdom secara reguler yang bekerja sama dengan Kawan Lama Foundation.

Dalam pelaksanaan program Toys For Kids 2022 ini, diungkapkan oleh Ibu Ellen Widodo, selaku GM Marketing Communication PT.Toys Games Indonesia, Toys Kingdom mengajak para pelanggan untuk ikut berpartisipasi dengan cara membeli mainan favorit dengan harga khusus untuk didonasikan.

Salah satu anak PAUD penerima donasi mainan dari Toys Kingdom

“Periode berlangsung dari bulan Desember 2021 hingga Januari 2022 yang diselenggarakan di toko Toys Kingdom Jabodetabek, dan program ini mendapatkan antusiasme cukup baik dari pelanggan sehingga terkumpul lebih dari 500 mainan edukatif,” tambah Ellen Widodo dalam konferensi pers virtual hari ini (15/06).

Diharapkan dengan aktivitas ini, orangtua bisa mengajarkan anak-anak Indonesia sejak usia dini untuk dapat berbagi dan menanamkan rasa peduli terhadap sesama.

Toys For Kids memberikan mainan edukasi ke 6 PAUD yang berada di Sikka NTT, yaitu PAUD St. Matilda – Nita NTT, PAUD POS Handayani – Sikka NTT, PAUD Simpliciano – Nita NTT, PAUD St. Clara – Ds. Tebuk Sikka NTT, PAUD St. Theresia – Ds. Wolokisa Kabupaten Nagekeo NTT, PAUD Embu Zozo – Ende NTT.

Acara penyerahan mainan edukatif  di Sikka secara avirtual ini dihadiri pula oleh Bapak Heriyanti Vandiron Sales selaku Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kab Sikka, dan dipandu oleh moderator Yohanes Enggar Harususilo selaku Editor Edukasi.

Foto: Efa, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *