Akhir-akhir ini nama Ni Nengah Widiasih sedang jadi perbincangan. Ya, atlet peraih medali perak Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 tersebut berhasil mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional.

Paralimpiade Tokyo 2020 merupakan ajang bergengsi kompetisi olahraga skala Internasional. Disebut Paralimpiade karena para pesertanya adalah atlet-atlet yang memiliki keterbatasan fisik (disabilitas).

Nah, di tengah pandemi COVID-19 yang melanda, Indonesia kembali bersorak, bersyukur, dan dibuat bangga oleh perolehan medali perak di kancah dunia Paralimpiade Tokyo 2020. Sebagai ungkapan terima kasih Grab Indonesia atas medali perak pertama yang diraih oleh Ni Nengah Widiasih, dengan segala kerendahan hati, Grab Indonesia memberikan Rp100.000.000 untuk Ni Nengah Widiasih serta belanja gratis di GrabFood selama setahun senilai Rp42.000.000. Kepada Bapak Coni Ruswanta sebagai pelatih Ni Nengah Widiasih, Grab Indonesia juga memberikan apresiasi berupa belanja gratis di GrabFood selama setahun senilai Rp42.000.000.

Ni Nengah Widiasih, atlet perempuan asal Bali dari cabang olahraga (cabor) powerlifting atau angkat berat. Ia memperoleh medali perak untuk angkat berat putri 41 kilogram. Ia berada di peringkat kedua setelah bertanding dengan sembilan atlet powerlifting dari negara lain. Untuk diketahui, Ni Nengah Widiasih juga pernah mendapat medali perunggu di Paralimpiade Rio tahun 2016 lalu.

Atlet yang akrab disapa Widi ini sudah menyukai olahraga angkat berat sejak kecil. Widi sendiri terlahir normal, namun di usia tiga tahun tiba-tiba ia demam tinggi dan menderita polio dan lama-lama kakinya mengecil.

Kisah Widi menjadi atlet, bermula saat dirinya disekolahkan di YPAC (Yayasan Pendidikan Anak Cacat), Jimbaran Bali di kelas 4 SD. Ia tertarik berlatih angkat berat setelah melihat sang Kakak berlatih angkat berat. Widi pun kemudian bertemu dengan pelatih yang memberikannya pelatihan angkat berat secara profesional.

Widi mulai ikut Kejuaraan Nasional di Bali pada tahun 2006 saat kelas 6 SD. Untuk pertama kalinya, ia pun meraih medali emas dari nomor angkat berat 45 kg Kejurnas. Sejak saat itulah Widi mulai mengikuti rangkaian pelatihan untuk kompetisi dunia, seperti Paralimpiade.

Ibu Neneng Goenadi, Country Managing Director of Grab Indonesia, mengatakan “Selamat dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ni Nengah Widiasih atas medali perak yang berhasil diraih. Sebuah capaian bersejarah setelah 33 tahun yang lalu atlet Indonesia memenangkan medali perak di ajang Paralimpiade. Perjuangan seluruh atlet kita sangat berat dan untuk itu hormat kami atas prestasi yang telah dan akan diraih di Paralimpiade Tokyo 2020. Gema semangat mereka telah menyalakan pelita asa, menginspirasi, dan memotivasi kita semua untuk bersatu mengharumkan nama Indonesia.”

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *