Melanjutkan komitmen mendukung pendidikan berkualitas dan lapangan kerja yang layak bagi anak muda, Allianz Indonesia bersama SOS Children’s Villages Indonesia menyelenggarakan program “We Are The Future 2021”. Program yang dimulai sejak tahun 2020 ini bertujuan untuk memberi dukungan pendidikan dan pelatihan demi mengurangi pengangguran anak muda sehingga mereka mampu berdiri sendiri, memiliki kemampuan untuk bekerja dan mendapatkan kehidupan yang layak di masa depan.

Tahun lalu, program ini diinisiasi bagi anak muda di SOS Children’s Village Semarang. Terdapat total 63 sukarelawan dari Allianz Indonesia, termasuk ekspatriat, yang turut berpartisipasi mengajar kelas Bahasa Inggris dan kelas ketahanan diri untuk 126 remaja setiap minggunya.

Dimulai pada bulan April lalu, “We Are The Future” 2021 menyasar remaja tingkat SMA/SMK untuk diberikan pelatihan program kewirausahaan dan business management. Mereka diajarkan mengenai cara memulai dan menjalankan usaha sekaligus didampingi langsung oleh profesional dan sukarelawan dari Allianz Indonesia. Peserta adalah 6 kelompok usaha yang terdiri dari 23 remaja dari SOS Children’s Villages Semarang dan komunitas dampingan.

Enam jenis usaha yang terbentuk yaitu, Vems Thrift Store yang didirikan oleh 4 remaja putri dan menjual baju thrift pilihan dengan harga yang terjangkau dan kualitas terjamin. Kedua, ada Resik yang didirikan oleh 3 remaja putra. Resik memproduksi dan menjual sabun cuci untuk piring dan pakaian yang 90% ramah lingkungan. Ketiga, ada Ngepotz didirikan oleh 4 remaja putri yang memproduksi dan menjual es krim pot yang menyasar pasar anak muda. Keempat, ada Yaminki yang didirikan oleh 6 remaja putri yang memproduksi dan menjual mie yamin yang terjangkau, lezat dan porsi yang pas dan menyasar pasar masyarakat luas. Kelima, ada NSB Store yang menjual baju thrift pilihan dengan model terkini dan kualitas pilihan yang didirikan oleh 3 remaja putra. Terakhir, ada Es Kul-Kul yang didirikan oleh 2 remaja putri dan 1 remaja putra yang memproduksi dan menjual es krim stik dan dipasarkan di sekitar SOS Children’s Villages Semarang.

Pada tahap awal, para remaja di setiap kelompok usaha diberikan modal pendanaan sebesar Rp 3.000.000 hingga Rp 4.000.000 serta diberikan pelatihan dan pendampingan usaha. Di akhir program, Kompetisi Perintisan Usaha Remaja diadakan untuk memotivasi mereka dalam mengembangkan bisnisnya lebih jauh lagi dengan hadiah uang tunai yang dapat digunakan sebagai tambahan modal untuk pengembangan usaha di masa depan.

Penjurian final Kompetisi Perintisan Usaha Remaja diselenggarakan di penghujung tahun 2021 di mana kelompok usaha yang sudah berdiri dinilai berdasarkan aspek manajemen sumber daya manusia, pemasaran dan penjualan serta pengelolaan keuangan. Bertindak sebagai juri pada Kompetisi Perintisan Usaha Remaja yaitu Yuriske Patricia, Chief Operating Officer Allianz Utama Indonesia, Zeni Rohayati, Head of Sharia Bancassurance Allianz Life Indonesia dan Muhammad Arif Surana, Trainer Allianz Sales Academy Allianz Life Indonesia.

Juara pertama pada Kompetisi Perintisan Usaha Remaja “We Are The Future 2021” jatuh kepada kelompok usaha Yaminki, Lalu, diikuti oleh kelompok usaha Vems dan NSB Store sebagai juara kedua dan ketiga. Total hadiah uang tunai sebesar Rp 5.000.000 diberikan kepada ketiga kelompok usaha yang menang dan akan digunakan untuk membantu mengembangkan usaha yang telah digeluti. Selain itu, kelompok usaha lainnya turut mendapatkan apresiasi hadiah voucher sebagai penyemangat untuk terus merintis usaha.

Menanggapi hal ini, Bapak Ardik Setiawan, Village Director SOS Children’s Village Semarang mengatakan, Dari April 2021 hingga hari ini saya melihat langsung semangat anak-anak kami dalam merintis usaha. Mereka tidak hanya berfokus pada hasil, tapi mereka juga fokus dalam menjalani proses berwirausaha yang sesungguhnya. Saya berharap setelah ini mereka dapat terus mengasah kemampuan bisnis dan apa yang sudah dipelajari dapat berguna bagi masa depan mereka.”

“Pandemi Covid-19 memberi dampak besar pada model-model usaha khususnya kecil, menengah dan start-up. Namun, situasi ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk berkembang. Melihat potensi ini, kami mengajak dan mendukung para anak muda di SOS Chidren’s Villages untuk dapat meningkatkan kapasitas mereka demi memanfaatkan peluang usaha tersebut. Tahun ini menandai lima tahun kolaborasi Allianz Indonesia dan SOS Children’s Villages untuk mendukung pengembangan diri kaum remaja,” tutup Ibu Arini Bachtiar, Head of Corporate Events and CSR, Allianz Life Indonesia.

Tidak selesai di sini, kolaborasi Allianz Indonesia dan SOS Children’s Villages Indonesia akan dilanjutkan pada tahun 2022 melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan demi mengurangi pengangguran anak muda dan membantu mereka menjamin masa depan yang cerah.

Foto: Ist

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *