APCA Indonesia Hadirkan Menu Tradisional Sarat Memori Berbalut Modernitas

Kamu tentu sudah hafal benar dengan rasa nasi uduk, bukan? Tapi, pernahkah kamu makan ‘nasi uduk’ dalam balutan cokelat? Ah, yang benar saja, masa ada?

Ada, nih, Kids. Di tangan seorang Chef, kuliner tradisional bisa berubah menjadi modern dan unik. Nah, nasi uduk yang merupakan makanan tradisional khas Betawi ini, di tangan andal Chef Christian Dewabrata, instruktur muda dari Academy of Pastry and Culinary Arts (APCA) Indonesia, bisa menjelma menjadi cokelat praline yang notabene kuliner modern alias kebarat-baratan. Wah, local meets west, deh… hehe…

Louis Tanuhadi (kanan), Direktur APCA Indonesia didampingi para Chef membuka acara “Media Special Cooking Class” dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 dengan menghadirkan menu tradisional sarat memori berbalut modernitas

Pada Sabtu, 24 Agustus 2019 lalu, APCA Indonesia, sekolah kuliner bertaraf internasional yang berlokasi di Alam Sutera, Tangerang, menggelar “Media Special Cooking Class” yang diikuti oleh kakak-kakak jurnalis dari berbagai media tanah air, termasuk Just For Kids. Bertemakan “menu tradisional berbalut modernitas” dalam rangka peringatan HUT RI ke-74, para Chef profesional yang  merupakan instruktur di APCA Indonesia, menunjukkan kemahiran mereka mengemas ragam kuliner tradisional menjadi lebih modern dengan teknik memasak yang tinggi.

“Saat ini tidak banyak Chef yang secara khusus memiliki spesialisasi di kuliner Indonesia. Sebagai sekolah kuliner berlevel internasional, APCA Indonesia ingin membawa kuliner tradisional agar dapat diterima masyarakat dunia,” ujar Bapak Louis Tanuhadi, Direktur APCA Indonesia.

Chef Christian Dewabrata, instruktur APCA Indonesia, sedang membuat salah satu kreasi Archipelago Chocolate, yaitu cokelat praline rasa nasi uduk

APCA Indonesia lalu menghadirkan menu-menu spesial, antara lain Bhinneka Bahari Dabu Dabu oleh Chef Andy Ramadhan, Archipelago Chocolate oleh Chef Christian Dewabrata, Ketan Item Gelato oleh Chef Caesar Andry Priatno dan Petit Gateau Modern Klapertart oleh Chef Glenn Nethanael Peter.

Nah, Just For Kids berkesempatan mengikuti Pastry Class, nih. Pada salah satu sesi, Chef Christian Dewabrata menyajikan Archipelago Chocolate yaitu 4 varian cokelat yang dipadukan dengan rasa kuliner tradisional.

Siapa sih yang nggak suka cokelat? Rasanya hampir semua kalangan usia menyukai makanan satu ini, ya. Tapi, ada yang berbeda dalam rangkaian cokelat kreasi Chef Christian satu ini. Kita bakal menemukan cokelat praline dengan rasa kuliner dan minuman khas Indonesia, yaitu Wedang Ronde, Rempeyek, Bajigur dan Nasi Uduk. Whoaaa, hal yang nggak biasa, kan, Kids…

Kreasi cokelat dengan rasa kuliner tradisional, yakni nasi uduk (hijau), bajigur (ungu) dan wedang ronde (merah)

Teknik khusus digunakan untuk meng-ekstraksi bahan-bahan seperti santan, sereh, kacang tanah, bawang goreng dan daun jeruk untuk menjadi bahan isian (ganache) dari Archipelago Chocolate tersebut.

Untuk kamu ketahui, cokelat praline adalah adalah sejenis bonbon (atau permen) cokelat manis (bentuknya kecil-kecil atau mini) yang di dalamnya diberi bahan isian, misalnya kacang-kacangan, buah kering, cokelat caramel, krim, selai, dan lain-lain.

Nah, isian cokelat praline kreasi Chef Christian tersebutlah yang memiliki rasa kuliner khas Indonesia yang telah disebutkan di atas, salah satunya nasi uduk. Jadi, begitu kita mengecap cokelat praline tadi, lidah benar-benar merasakan rasa nasi uduk yang biasanya kamu temukan, termasuk bawang goreng di dalamnya. Tuh, unik banget, kan?

Kakak-kakak yang mengikuti sesi pembelajaran sangat antusias mencoba tahap-demi tahap yang diajarkan oleh Chef Christian, seperti membuat ‘cangkang/kulit’ cokelat praline, mengisi bahan ke dalam cangkang cokelat, menghias, dan sebagainya.

APCA Indonesia hadirkan menu tradisional sarat memori berbalut modernitas, seperti Petit Gateau Modern Klappertaart kreasi Chef Glenn yang merupakan modifikasi dari resep Klappertaart turun-temurun dari keluarganya di Manado

Setelah cokelat, giliran Klappertaart jadi bintang. Chef Glenn Nethanael Peter menyajikan makanan penutup klasik khas Manado yang telah disajikan di keluarganya lebih dari dua generasi. Resep Klappertaart turun-temurun ini dimodifikasi dengan teknik memasak dan tampilan penyajian yang lebih modern bertajuk Petit Gateau Modern Klappertaart. Petite Gateau sendiri diambil dari bahasa Perancis yang bermakna kue kecil atau individual cake.

Ternyata, Chef Glenn akhirnya memilih terjun ke dunia pastry ataupun dunia masak-memasak terinspirasi dari sang Bunda, lho, Kids. Sejak kecil, katanya, ia suka membantu sang Mama memasak di dapur. Wah, bisa kamu jadikan contoh, nih. Jangan malu kalau kamu suka membantu Ibu di dapur. Siapa tahu, kamu kelak bisa jadi Chef hebat seperti Chef Glenn,Chef Christian maupun para Chef lain di APCA Indonesia.

Chef Glenn Nethanael Peter (kanan) sedang mengajarkan peserta Media Special Cooking Class dasar-dasar pembuatan Petit Gateau Modern Klappertaart

Perlu kamu ketahui, Chef Glenn Nethanael Peter dan Chef Christian Dewabrata berhasil menorehkan prestasi bertaraf nasional beberapa waktu sebelumnya. Mereka menjuarai  Indonesia Pastry Cup 2019. Kedua Chef muda ini pun akan mewakili Indonesia bertarung di ajang berikutnya, yakni Asian Pastry Cup 2020. Keren, ya!

Foto: Efa

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *