Jakarta, majalahjustforkids.com – Menutup tahun 2022 ini, Suntory Garuda Beverage (SGB) mengumumkan sekaligus tiga (3) gebrakan besar terkait dengan program Mizuiku, yaitu program edukasi pelestarian air bersih dan lingkungan untuk anak-anak sekolah.

Pertama, sebagai agenda tahunan, Mizuiku wisuda ribuan anak, guru dan sekolah yang telah menyelesaikan modul Mizuiku selama setahun terakhir. Termasuk menobatkan puluhan anak-anak Mizuiku Squad.

Kedua, mengadakan training of the trainers (ToT) bagi paling sedikit 1000 guru-guru sekolah di seluruh Indonesia. Pada hari Rabu (14/12), sekitar 200 peserta mengikuti langsung ToT di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, sisanya secara virtual.

Ketiga, Mizuiku meluncurkan Mizuiku Teachers Guide (MTG), yaitu modul panduan ajar pendidikan pelestarian air bersih dan lingkungan bagi guru-guru sekolah.

“Sejak Mizuiku masuk ke Indonesia pada tahun 2019, Mizuiku telah berhasil merekrut hampir 30.000 anak, lebih dari 2.500 guru, dan lebih dari 250 sekolah Adiwiyata dari seluruh Indonesia. Ini menunjukkan seberapa besar komitmen kami untuk mengimplementasikan program Mizuiku di tanah air,” ujar Bapak Neeraj Kumar Goyal, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer, PT Suntory Garuda Beverage.

Foto bersama saat Peluncuran Mizuiku Teachers Guide (MTG), Wisuda Ribuan Anak, Guru dan Sekolah Mizuiku serta Training of the Trainers (ToT) bagi 1000 Guru di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (14/12) 

Ia melanjutkan, “Kini, hari ini, dengan bangga kami mempersembahkan Mizuiku Teachers Guide (MTG), buku panduan bagi guru tentang konservasi air bersih yang memberikan panduan praktis tentang konsep, perencanaan, media dan penilaian konservasi air. Ada dua set modul untuk mengakomodasi masing-masing fase belajar siswa, satu set bagi guru-guru anak usia 5 sampai 8 tahun dan satu set lagi untuk guru anak usia 9 sampai 12 tahun,” ujarnya pada acara peluncuran buku Mizuiku Teachers Guide, Rabu (14/12).

Setiap set berisi empat topik, yang mewakili bidang pembelajaran utama Mizuiku. Keempat area tersebut adalah Lindungi Daur Air; Mencegah Pencemaran Air; Menghemat Air dengan Menanam Pohon; dan yang tak kalah pentingnya, Jaga Kebersihan Air dengan Memilah dan Mengelola Sampah.”

Harumichi Seta, General Manager Sustainability Management Division, Suntory Holding Japan, mengatakan, ”Kami paham bahwa bagian yang paling menantang dari pendidikan lingkungan adalah mengajarkan nilai-nilai lingkungan dengan cara yang mudah dipahami. Oleh karena itu, perhatian khusus diperlukan terhadap metodologi pengajaran untuk pemahaman yang lebih baik tentang isu-isu lingkungan. Misalnya, pada tingkat dasar, pendekatan pembelajaran visual dan kreatif sangat efektif bagi anak-anak untuk memahami konsep dasar lingkungan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kami untuk memudahkan Bapak Ibu Guru semua menyampaikan ajaran tentang pelestarian air bersih dan lingkungan hidup kita kepada anak-anak. Mizuiku Teachers Guide sendiri dirancang dengan konsep untuk mempermudah para guru tersebut, membekali mereka dengan pengetahuan dan kemampuan mengajar topik lingkungan dengan baik.”

SGB bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk Sekolah Adiwiyata dan Kementerian Pendidikan dan Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam pembuatan modul panduan mengajar ini.

Hari ini secara simbolis Buku Pedoman Guru tersebut diserahkan kepada perwakilan dari sekitar 200 sekolah Mizuiku serta para mitra Mizuiku seperti Kemendikbudristek, KLHK, HPAI, HIMPAUDI, IGTKI, IGRA Pusat dan Daerah.

Modul Mizuiku Teachers Guide adalah hasil kerja sama selama 12 bulan dan masih terus berlangsung hingga kini, oleh berbagai pihak yang tak terhitung jumlahnya, dari pakar pendidikan lingkungan, ahli bahasa, perwakilan dari Kementerian dan Dirjen terkait, psikolog anak hingga editor berpengalaman, bekerja sama mengembangkan modul panduan mengajar bagi para guru ini.

Bersamaan dengan acara peluncuran Pemandu Guru Mizuiku, Mizuiku juga mengadakan upacara kelulusan lebih dari 18.000 anak Mizuiku, 2.500 guru dan 250 sekolah di seluruh nusantara, termasuk penobatan 2.400 anak “Mizuiku Squad”. Kemudian, Mizuiku juga menggelar training of trainers (ToT) bagi sedikitnya 1.000 guru sekolah di seluruh Indonesia yang sebagian besar berasal dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Sidoarjo, Pati, Banjarbaru dan Gowa, Makassar.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *