COVID-19 telah menjadi tantangan besar bagi banyak industri. Lebih dari sekadar membutuhkan kemampuan beradaptasi dan berinovasi agar tetap bertahan, pandemi juga mengubah sektor-sektor industri secara keseluruhan. Di antara semua sektor industri, asuransi dan perawatan kesehatan menjadi yang paling penting di masa pandemi ini.

Untuk memahami transformasi industri asuransi dan perawatan kesehatan, Isentia membahas masa depan industri tersebut dengan para profesional industri: AXA Chief Digital and Transformation Officer Tomasz Kurczyk; Novartis Philippines Country Corporate Affairs Head Christine Fajardo; dan Ahli Industri Perawatan Kesehatan Rahul Bibhuti. Diskusi ini dimoderatori melalui webinar oleh Isentia Head of Insights SEA, Prashant Saxena, pada Kamis, 4 Maret 2021, dengan poin-poin penting sebagai berikut:

E-commerce dan inovasi digital adalah inti dari transformasi perawatan kesehatan. Rahul Bibhuti menyebutkan bahwa mungkin dibutuhkan hampir satu dekade untuk transformasi digital dan e-commerce menembus pasar​mainstream dengan margin 10 persen. Namun, ketika COVID-19 melanda, e-commerce akhirnya bisa masuk ke pasar dunia dalam waktu kurang lebih dua bulan. “Selama bertahun-tahun, orang telah mengatasi hal-hal yang awalnya kami yakini tidak mungkin tercapai. Inovasi digital memainkan peran penting dalam pandemi COVID-19,” tambahnya.

Menurut Christine Fajardo, industri farmasi juga telah bermitra dengan sistem perawatan kesehatan untuk melacak, menguji, dan mengobati COVID-19. “Pandemi adalah krisis luar biasa yang telah membebani industri perawatan kesehatan. Namun, farmasi di seluruh dunia berkolaborasi dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengatasi COVID-19 secepat mungkin, dan industri perawatan kesehatan mengubah sektor ini dengan memperkenalkan solusi yang berpusat pada rumah sakit kepada masyarakat,” jelasnya.

Para panelis juga mencatat bahwa uji ilmiah berbasis data telah digunakan untuk mengidentifikasi obat terbaik untuk COVID-19. Prediksi dan pencegahan risiko berbasis AI akan menjadi pendorong penting dalam membeli asuransi. Pentingnya memiliki perlindungan kesehatan mungkin telah meningkat menjadi prioritas tertinggi bagi masyarakat.​

“Pandemi ini telah membuat banyak orang belajar dan beradaptasi dalam proses mencari dan membeli asuransi. Tentu saja, ada juga tekanan yang lebih besar bagi asuransi untuk memberikan layanan dan mewujudkan nilainya,” kata Tomasz Kurczyk.

Saat 2021 bergulir, ketergantungan pada agen dalam bisnis asuransi juga menambah sentuhan pribadi terhadap pelanggan. “Bagian tersulit adalah meningkatkan kesadaran akan risiko dan membuat orang mengerti perlindungan seperti apa yang mereka butuhkan, karena risiko akan selalu ada bahkan jika kita tinggal di negara yang sangat stabil. Untuk asuransi saat ini, tujuan akhirnya adalah menerapkan sebuah inovasi berbasis AI untuk memprediksi risiko nasabah di tahun-tahun mendatang, sehingga kami dapat membantu mencegah dan melindungi mereka melalui perubahan perilaku dan gaya hidup,” jelasnya.

“Terlepas dari pandemi ini, pasti akan ada krisis-krisis lain. Namun, kita selalu dapat mengatasi krisis dengan terus melihat dan menganalisis seberapa besar dampaknya dan berapa kecepatannya, dan akhirnya, menemukan solusi dan menghadirkan inovasi yang sesuai berdasarkan masing-masing industri,” Prashant Saxena menyimpulkan.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *