Upacara Adat Tiyatiki adalah upacara adat yang bertujuan melarang menangkap ikan selama beberapa waktu yang dilakukan oleh masyarakat di sekitar kampung Tablanusu, Distrik Depapre yang tinggal di pantai Utara Kabupaten Jayapura.
Upacara Tiyatiki ini biasanya dilakukan menjelang matahari terbit yang dilakukan di rumah Paitua (Bapak) Ananias Soumilena (mantan kepala kampung). Malam hari sebelum pelaksanaan Tiyatiki, kaum ibu sibuk menyiapkan makanan dan minuman bagi bapak dan sekaligus sebagai bekal di lokasi pelarangan.

Asal Mula
Tiyatiki biasanya muncul karena adanya peristiwa yang dialami masyarakat setempat. Misalnya karena ada ondoafi (kepala suku) meninggal dunia, akan dilantiknya ondoafi, peresmian rumah baru, dan meninggalnya seorang warga kampung yang tenggelam di laut.
Aturan lain tentang Tiyatiki adalah menentukan batas wilayah laut. Mereka membagi wilayah laut meliputi daerah pinggir laut (borotu) daerah tangkapan ikan di pinggir pantai atau daerah batas pantai dan batas air surut. Di daerah ini dikuasai oleh masyarakat (keret) tertentu yang ditetapkan sejak nenek moyang mereka. Hanya keret tertentu yang diperkenankan memasuki dan mengambil serta memanfaatkan daerah ini.

Batas Wilayah
Selain itu ada wilayah pelarangan tangkap ikan karena diberlakukan sasi (penutupan daerah penangkapan). Oleh karena itu keret lain dilarang memasuki atau memanfaatkan daerah ini.
Jika ada keret lain yang hendak menangkap di wilayah itu harus seijin keret pemilik. Daerah akatu merupakan daerah terumbu karang pada laut dalam pada batas air surut hingga ke tubir-tubir karang atau daerah tebing-tebing karang. Wilayah ini pun dikuasai oleh keret-keret tertentu untuk memasuki dan memanfaatkannya. Di lokasi akatu juga diberlakukan Tiyatiki atau pelarangan menangkap ikan.
Daerah kota adalah daerah laut dalam sesuai batas kampung. Daerah ini dimiliki dan dikuasai oleh masyarakat kampung tersebut. Usaha penangkapan ikan dari pihak luar dilarang dan tidak diberi ijin memanfaatkannya. Wilayah beta meliputi daerah laut bebas atau biru. Wilayah ini boleh dimanfaatkan oleh berbagai pihak dan tidak ada pelarangan bagi orang lain.

 

 

 

 

Teks: JFK   Ilustrasi: JFK

 

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *