Media sosial kini sudah sulit untuk dipisahkan dari kehidupan kita. Bahkan, menurut sebuah survei, media sosial adalah sumber informasi nomor satu bagi masyarakat Indonesia. Tidak heran jika kini konten yang ada di media sosial semakin beragam. Selain itu, popularitas media sosial juga menyebabkan profesi content creator semakin diminati, khususnya oleh generasi muda.

Seorang content creator tentunya perlu memiliki strategi untuk membuat konten yang dapat memikat audiens, apalagi jika mempertimbangkan banyaknya jumlah konten di media sosial muncul tiap harinya. Kak Raditya Dika yang telah menjalani profesi content creator selama bertahun-tahun, dan bahkan pernah menjadi YouTuber dengan subscriber terbanyak di Indonesia, menyebutkan bahwa kunci membuat konten yang menarik adalah storytelling. Bercerita sangat erat kaitannya dengan hidup manusia sejak zaman dahulu.

“Untuk menjadi seorang pencerita, kamu tidak perlu menunggu untuk menjadi seorang penulis yang jago,” ungkap Kak Raditya Dika dalam kelas Skill Academy yang berjudul “Kelas Storytelling untuk Media Sosial Bersama Raditya Dika”. Kemudian ia menjelaskan bahwa dalam media sosial, storytelling terjadi ketika seorang karakter menceritakan pengalaman dirinya atau orang lain dengan harapan ada respon tertentu dari orang yang mendengarkan atau membacanya.

Mengenal Komponen Dasar Storytelling

Storytelling yang baik akan membuat konten kita lebih mudah dipahami, lebih engaging untuk audiens, serta menghasilkan respon yang kita inginkan. Di kelas tersebut, Kak Raditya Dika kemudian menjelaskan tentang empat komponen dasar storytelling yang perlu diketahui oleh seorang content creator:

  1. Karakter, yaitu orang yang menjadi tokoh dalam sebuah cerita.
  2. Stake, apa yang akan terjadi bila karakter tersebut tidak mendapatkan hal yang dia inginkan.
  3. Plot,  alur dari cerita yang ingin kita sampaikan, baik dalam bentuk tulisan, gambar, maupun video.
  4. Setting, pengaturan dan pemilihan latar belakang visual untuk foto atau video.

Kak Raditya Dika menambahkan, bahwa formula cerita yang baik adalah 25% menjelaskan karakter hingga stake-nya, 50% tentang usaha yang dilakukan karakter tersebut, dan 25% di akhir cerita menjelaskan tentang hasil dari usahanya. Sebuah cerita akan lebih menarik lagi jika memuat tujuan, usaha, dan tantangan yang harus dilewati oleh sang karakter.

Menerapkan Storytelling di Media Sosial 

Dalam mengaplikasikan teknik storytelling di media sosial, ada hal yang perlu dipertimbangkan berdasarkan platform yang kita gunakan.

  1. Youtube

Ada berbagai jenis konten yang umumnya diunggah ke YouTube, seperti vlog, sketsa, tutorial, dan lain sebagainya. Tapi, sebagai seorang content creator pemula, kita perlu membangun sebuah ciri khas agar diingat orang. “Jika kamu ingin berkarya di YouTube, setidaknya kamu harus konsisten dulu dengan satu format ketimbang membuat semuanya secara acak,” tutur Kak Raditya Dika.

Dalam sebuah video YouTube, kita juga bisa menerapkan formula storytelling yang disebutkan di atas.

  1. Instagram

Media Instagram cenderung memuat konten yang lebih singkat dibandingkan YouTube, namun bukan berarti kita tidak bisa menerapkan storytelling. Konten storytelling bisa dimuat di foto atau video pendek, caption, dan juga gabungan dari keduanya. Kolaborasi dari foto/video yang kita unggah dengan caption juga penting untuk diperhatikan karena keduanya harus saling mendukung, jadi hindari menulis caption yang tidak berhubungan dengan foto yang kita pilih.

Kak Raditya Dika berpesan, “Jangan hanya sekadar posting konten, tapi kita harus jeli melihat segala peluang dalam keseharian yang bisa diolah menjadi sebuah cerita.” Lebih dari itu, ia juga menyebutkan bahwa seorang content creator harus konsisten serta mampu membuat konten yang relatable bagi audiens, bukan hanya mempertimbangkan apa yang sedang trending atau viral.

Nah, itu dia beberapa cuplikan strategi membuat konten media sosial ala Kak Raditya Dika. Untuk memahami lebih dalam serta melihat contoh konten yang dibuat Kak Raditya Dika berdasarkan formula tersebut, ikuti kelasnya langsung di Skill Academy by Ruangguru. Platform Skill Academy menawarkan ratusan kursus online bersertifikasi dan tentunya dibawakan oleh pengajar-pengajar ahli di bidangnya. Materi-materi yang ditawarkan di Skill Academy juga bisa diakses seumur hidup, sehingga kita bebas belajar kapan saja dan di mana saja.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *