Tingkatkan Ekspor , Bekraf Bawa 16 Jenama Lokal ke Pameran Dagang Terbesar Amerika

Kamu pasti sudah familar dengan istilah ekspor dan impor, bukan? Seperti kita ketahui, ekspor adalah kegiatan dimana kita menjual barang ke luar negeri, sementara impor sebaliknya, kita membeli barang dari luar negeri.

Ekspor banyak banget manfaatnya bagi suatu negara. Antara lain, meningkatkan pendapatan (devisa) negara, mengenalkan produk lokal ke luar negeri, memperbaiki ekonomi negara, mempererat hubungan kerjasama antarnegara, dan sebagainya.

Nah, Indonesia melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), memiliki komitmen untuk meningkatkan nilai ekspor produk ekonomi kreatif (ekraf) lokal menuju pasar global. Ini diwujudkan melalui Indonesia Creative Incorporated (ICINC), sebuah program yang mempersiapkan perluasan pasar produk dan jasa kreatif ke luar negeri.

Bukan sembarang produk dan jasa kreatif yang bisa lulus masuk ICINC, lho! Mereka  haruslah yang termasuk crème de la crème (yang terbaik di antara terbaik) di subsektornya.

Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Simandjuntak, menjelaskan bahwa Bekraf akan mengikuti ajang pameran-pameran dagang di Amerika Serikat pada bulan Agustus 2019 mendatang sebagai salah satu upaya perluasan pasar produk dan jasa kreatif ke luar negeri

Guna meningkatkan ekspor tadi, pada bulan Agustus ini, Bekraf akan mengikuti 3 pameran dagang terbesar di Amerika Serikat (AS) secara simultan.

Pertama, pameran dagang produk kriya New York (NY) Now 2019 pada 10-14 Agustus 2019 di New York, AS. Lalu pameran produk fesyen internasional Agenda Show dan Liberty Fairs yang rencananya akan berlangsung pada 12-14 Agustus 2019 di Las Vegas, AS.

Untuk ketiga pameran tersebut, Bekraf akan menghadirkan sejumlah pelaku kreatif lokal beserta produk-produk unggulan mereka yang telah masuk ke dalam ICINC.

NY Now sendiri merupakan sebuah pameran dagang internasional yang secara eksklusif menampilkan produk-produk dari sub sektor kriya. Untuk pameran ini, Bekraf menghadirkan 8 jenama (merek) lokal yang akan mewakili dunia kriya nasional di paviliun Indonesia, yaitu Djalin, Kayou, Sackai Bags, Indo Risakti, Du’Anyam, Studio Dapur, Rengganis dan Kana Goods.

Sackai Bags, salah satu jenama lokal yang akan mewakili dunia kriya nasional di paviliun Indonesia dalam pameran NY Now

Lalu dalam Agenda Show dan Liberty Fairs, terpilih 8 peserta yang akan diberangkatkan. Annas Tribe, KoolaStuffa, Niion dan Reinkarnasi akan mewakili paviliun Indonesia di Agenda Show, sedangkan Pot Meets Pop (PMP), Elhaus, Monstore dan Bluesville sebagai perwakilan di Liberty Fairs.

Jika Agenda Show adalah pameran untuk produk streetwear, maka Liberty Fairs adalah pameran untuk produk pria kontemporer.

“Fakta bahwa Bekraf kembali mengikuti event ini sebelumnya menunjukkan bahwa Bekraf berkomitmen untuk selalu konsisten mempromosikan produk-produk kreatif Indonesia ke seluruh dunia,” ucap Deputi Pemasaran Bekraf, Bapak Joshua Simandjuntak.

Kegiatan seperti ini, tegasnya, adalah upaya serius Bekraf untuk meningkatkan ekspor ekraf nasional. “Semoga dukungan ini menjadikan industri fesyen dan kriya tanah air kita semakin berkembang pesat dan mendapat tempat di pasar global,” tutupnya.

Foto: Istimewa

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *