Twentieth Century Studios menghadirkan film keluarga terbaru “The Call of the Wild” yang diadaptasi dari salah satu novel legendaris di tahun 1903 karya Jack London. Telah diterjemahkan ke lebih dari 47 bahasa, “The Call of the Wild” menceritakan petualangan seekor anjing peliharaan bernama Buck yang harus beradaptasi di alam bebas saat dirinya terjebak di Yukon, Kanada.

Buck adalah seekor anjing peliharaan yang tinggal di sebuah rumah mewah di California. Kehidupan Buck berubah saat ia diculik dan dibawa ke Yukon, Kanada. Buck yang terbiasa hidup di rumah bersama pemiliknya, kini harus beradaptasi di alam liar dan memulai petualangan baru yang mengungkap jati dirinya. Perjalanan ini memberikan pelajaran sekaligus mempertemukan Buck dengan sahabat-sahabat barunya, termasuk John Thornton.

Petualangan Buck dan Thornton menjadi inti dari cerita ini. Buck yang sedang beradaptasi dengan dunia baru, bertemu dengan John Thornton yang sedang mencoba mencari ketenangan diri. Keduanya bertualang dan saling melengkapi satu sama lain dalam sebuah perjalanan emosional. “Walaupun ini adalah sebuah kisah klasik, namun cerita ini bukanlah dongeng. Film ini menyajikan kisah tentang tekad dan kegigihan. Sebuah kisah tentang seorang karakter dalam mengungkap kekuatan di dalam dirinya yang bahkan ia tidak sadari sebelumnya,” jelas sang sutradara Chris Sanders.

Menurut sang produser, Erwin Stoff, “Kisah ini memiliki elemen universal yang menjadikannya relevan hingga saat ini”. Kisah ini bercerita tentang kehilangan, rumah, dan mungkin yang terpenting, bagaimana kita menemukan diri kita dalam versi yang lebih baik. Disutradarai oleh Chris Sanders, “The Call of the Wild” turut dibintangi oleh deretan aktor dan aktris papan atas seperti Harrison Ford, Dan Stevens, dan Karen Gillan, “The Call of the Wild” tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 21 Februari 2020.

(Foto : Ist)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *