Pandemi Covid-19 yang dimulai awal maret 2020 lalu memang telah mengubah banyak ya, Moms.  Tak hanya ancaman kesehatan, perekonomian Indonesia sempat goyah. Banyak pelaku usaha tumbang, namun tak sedikit pula yang bertahan, salah satunya adalah PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia).

Bertempat di The Westin Jakarta, pada Rabu (29/07) lalu, Allianz Life Indonesia memaparkan hasil kinerja perusahaan. Diuraikan oleh David Nolan, Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia, di tengah tantangan pandemi di antaranya banyak cabang Bank yang tutup, 95 persen karyawan Allianz bekerja dari rumah, banyak agent tidak bisa ikut rapat tatap muka langsung, perubahan aturan pemerintah, volatilitas pasar global,dan sebagainya, Allianz Life Indonesia tetap menorehkan kinerja positif.

Sepanjang tahun 2021 dengan Pendapatan Premi Bruto (Gross Written Premium) sebesar Rp 19 triliun atau bertumbuh 12,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kinerja ini didukung oleh pertumbuhan bisnis dari berbagai kanal distribusi, terutama keagenan dan Bancassurance.  Dengan pertumbuhan bisnis yang positif, Allianz Life Indonesia membukukan total aset sebesar Rp 42,8 triliun. Sementara kesehatan finansial perusahaan yang diukur oleh rasio Risk-Based Capital (RBC) tercatat sebesar 405% pada tahun 2021, jauh di atas ketentuan regulator sebesar 120%.

“Allianz Life Indonesia berkomitmen untuk merealisasikan tujuannya melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia. Kami menjalankan bisnis dan operasional perusahaan yang sejalan dengan pilar-pilar strategis dalam hal pertumbuhan, kualitas, dan pengalaman. Dalam melalui masa-masa menantang selama dua tahun terakhir, kami senantiasa mengedepankan keamanan dan kesehatan seluruh karyawan, memastikan solusi dan layanan yang sesuai kebutuhan nasabah serta mitra bisnis, serta mempertahankan kinerja bisnis,” kata David Nolan, Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia, Rabu (29/07).

Bukti komitmen untuk memberikan perlindungan kepada nasabah ditunjukkan Allianz dengan membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp 13,5 triliun di tahun 2021. Angka ini meningkat sebesar 20,4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, untuk lebih dari 223.000 klaim asuransi jiwa dan kesehatan.

“Pemulihan ekonomi membawa harapan baik bagi bisnis di tahun 2021. Dengan penerapan strategi yang tepat, kompetensi dan kerja sama tim yang solid, Allianz Life Indonesia mewujudkan komitmen untuk memenuhi kebutuhan asuransi nasabah. Karena masa pandemi masih terus berlangsung, kita masih menghadapi banyak dampak dan ketidakpastian. Kami mengandalkan performa tim yang kuat dan pemanfaatan teknologi serta digitalisasi secara optimal, untuk dapat terus meningkatkan akses dan kualitas solusi dan layanan asuransi yang dibutuhkan nasabah,” kata Edwin Prayitno, Direktur & Chief Financial Officer Allianz Life Indonesia. 

Allianz Life Indonesia berhasil membukukan dan menjadi market leader untuk Weighted New Business Premium (WNBP)* dengan pertumbuhan sebesar 11% dan market share 12%. Pencapaian ini berlanjut hingga kuartal I tahun 2022, Allianz Life Indonesia masih terdepan dengan market share WNBP sebesar 10,6% (Sumber: Laporan AAJI Kuartal IV tahun 2021 dan Laporan AAJI Kuartal I tahun 2022).

“Pandemi telah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan asuransi. Menanggapi hal ini, Allianz menyediakan produk-produk baru yang dapat memenuhi kebutuhan asuransi nasabah. Kami senantiasa meningkatkan layanan melalui digitalisasi dan memperluas kanal distribusi, dengan cara merekrut agen yang memenuhi kualifikasi serta berlisensi, juga berkolaborasi lebih erat lagi dengan mitra perbankan,” tutup Bianto Surodjo, Business Director Allianz Life Indonesia.

Foto: Efa

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *