Keamanan pangan merupakan isu yang perlu menjadi perhatian kita bersama, mengingat keterkaitannya yang erat dengan kualitas kesehatan masyarakat. Memahami hal ini, di momen World Food Safety Day yang diperingati setiap tanggal 7 Juni, home appliances brand asal Turki, Beko, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan makanan untuk menjaga kualitas kesehatan masyarakat yang lebih baik. Komitmen Beko diwujudkan melalui kehadiran inovasi teknologi yang membantu masyarakat dalam menjaga keamanan dan kesegaran bahan makanan lebih lama.

Global Food Safety Index 2021 yang menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat 95 dari 113 negara di dunia dalam aspek penilaian kualitas dan keamanan pangan. Ini berarti, kesadaran masyarakat terkait kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi masih tergolong rendah. Umumnya, masyarakat masih mengalami kesulitan dalam membedakan tampilan dan bau tertentu, yang menandakan keamanan makanan yang mereka konsumsi. Berdasarkan Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), 1 dari 10 orang di dunia jatuh sakit akibat makanan yang terkontaminasi setiap tahunnya. Sementara di Kawasan Asia Pasifik, FAO mencatat setiap tahun ada lebih dari 275 juta orang jatuh sakit akibat penyakit bawaan makanan di kawasan ini. Adanya budaya makanan yang sangat beragam di Asia Pasifik menjadi salah satu penyebab timbulnya berbagai masalah terkait keamanan pangan, yang memerlukan solusi dengan pendekatan yang terintergrasi.

Country General Manager Beko Indonesia, Ali Cagri Gonculer menyampaikan, “Sebagai produk rumah tangga yang dipercaya masyarakat, Beko memahami peran penting inovasi dan teknologi, dalam menghadirkan cara yang lebih berkelanjutan untuk menyimpan, memasak, dan menyiapkan makanan guna menjaga keamanan dan kualitas makanan. HarvestFresh™ merupakan salah satu inovasi yang membantu menyimpan dan menjaga kesegaran makanan lebih lama. Berbagai teknologi yang kami hadirkan menjadi wujud komitmen kami dalam melindungi lingkungan melalui ketersediaan produk hemat energi dan ramah lingkungan, serta lebih lanjut menjaga kesejahteraan dan kualitas kesehatan masyarakat di Indonesia”.

Peran Teknologi dalam Menjaga Keamanan Bahan Pangan
Kehadiran teknologi dapat membantu menjaga keamanan dan kualitas bahan pangan. Teknologi yang menghormati lingkungan, menggunakan sumber daya alam dengan bertanggung jawab, serta memastikan keberlanjutan sumber daya masa depan yang lebih baik, menjadi kunci dalam mengatasi permasalahan keamanan pangan. Sebagai produk rumah tangga yang esensial, lemari es berperan penting dalam memastikan ketersediaan dan keamanan makanan bagi anggota keluarga. Tak kalah penting adalah bagaimana makanan disimpan dapat mempengaruhi nilai gizi yang terkandung di dalamnya. Memahami pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi, Beko membagikan tips untuk menjaga kualitas makanan di rumah, di antaranya:

  1. Jaga kebersihan agar tetap aman! Pastikan kebersihan peralatan memasak, serta rajin mencuci tangan. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan area dapur dan bahan pangan dari paparan serangga serta binatang lain, yang dapat mempengaruhi higenitas pangan yang akan dikonsumsi.
  2. Pisahkan bahan pangan mentah dan matang. Simpan bahan pangan mentah dan matang dalam wadah terpisah untuk menghindari kontaminasi silang. Pangan mentah seperti daging dan seafood menghasilkan cairan mengandung mikroba yang dapat mencemari pangan lain selama proses penyimpanan dan pengolahan. Selain itu, gunakan peralatan seperti pisau atau talenan yang terpisah untuk mengolah bahan mentah. Lemari es Beko menghadirkan Meatzone dibeberapa serinya. Dengan adanya tempat penyimpanan yang teroganisir di dalam lemari es, berbagai bahan makanan akan lebih terjaga kesegarannya, karena tidak tercampur dengan bahan makanan lain yang tersimpan di lemari es. Sementara fitur teknologi IonGuard® yang berfungsi untuk menetralkan bakteri, virus dan partikel yang dapat menyebabkan bau tidak sedap sehingga makanan yang tersimpan di dalam lemari es. Adapula teknologi NeoFrost™ yaitu 2 sistem pendinginan terpisah yang tidak membuat bau tercampur antara freezer dan pendingin.
  3. Pastikan kesegaran bahan makanan. Tidak kalah penting adalah memastikan bahan pangan yang akan dikonsumsi terjaga kesegaran dan kualitasnya. Makanan olahan umumnya memiliki waktu konsumsi yang lebih panjang. Meski demikian, penting untuk memperhatikan tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa secara berkala. Sedangkan bahan makanan segar seperti sayur dan buah, biasanya lebih cepat layu dan rusak. Karenanya, cara penyimpanan dan suhu yang tepat menjadi kunci untuk menjaga kualitas tetap terjaga. Teknologi HarvestFresh™ dari Beko, mampu menstimulasikan 3 sinar matahari dalam perangkat, untuk menjaga nutrisi dan vitamin pada sayur dan buah tetap terjaga. Sementara teknologi EverFresh+ membantu menjaga kesegaran buah dan sayur 3x lebih lama. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan sayur dan buah lebih lama, untuk dapat dikonsumsi dengan nutrisi yang tetap terjaga, sekaligus mengurangi produksi sampah makanan rumah tangga.

(Foto : Ist)

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *