DANA dan JNE Bersinergi Dukung Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia

Teknologi semakin pesat. Segala layanan bisa diakses secara digital, termasuk alat pembayaran. Uang dalam bentuk fisik, pelan-pelan mulai tersingkirkan penggunaannya. Banyak orang kini lebih suka memakai ATM, debit, kredit, hingga uang elektronik. Tapi, posisi kartu pun kini mulai terusik dengan kehadiran alat pembayaran yang lebih canggih dan efisien, yakni dompet digital di smartphone.

Selain alat pembayaran, jasa logistik alias jasa pengiriman barang pun semakin dibutuhkan. Masyarakat yang terbiasa dilayani serba cepat, pun menuntut layanan pengiriman yang juga cepat,aman, mudah, terpercaya.

Menyadari kebutuhan tersebut, DANA, dompet digital dari, oleh dan, dan untuk Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis dengan JNE, penyedia jasa layanan logistik terkemuka di Indonesia.

Bertempat di kantor DANA di bilangan Gatot Soebroto, Jakarta pada Selasa (15/10/19), Bapak Vincent Iswara, CEO dan salah satu founder DANA mengatakan dalam acara “Joint Media Briefing DANA & JNE”  bahwa pembayaran dan logistik merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia, termasuk di industri perdagangan digital atau e-commerce.

Ia memaparkan hasil survei yang dilakukan oleh pihaknya pada bulan Mei hingga Juli 2019 di 4 kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Bandung dan Yogyakarta.  Ditemukan bahwa mayoritas responden sudah menggunakan dompet digital dan sudah pernah berbelanja di e-commerce. Dari 757 orang responden, jumlah pengguna dompet digital terbesar terdapat di Bandung (69,4%), Jakarta (65,9%), Yogyakarta (63,8%) dan Surabaya (37,5%).

Lewat kerja sama DANA dan JNE ini, dikatakan oleh Bapak M. Feriadi, Presiden Direktur JNE, menghasilkan fasilitas pembayaran cashless (tanpa uang tunai) bagi semua pelanggan setia JNE di seluruh Indonesia.

Transaksi pembayaran jasa JNE dengan dompet digital DANA dapat dilakukan dengan mudah dan praktis. Pelanggan akan menerima notifikasi untuk melakukan jasa pembayaran atas jasa ekspedisi yang diterimanya. Mereka bisa memilih membayar dengan saldo DANA, atau Kartu debit dan Kartu Kredit yang tersimpan pada dompet digital DANA-nya.

Bagi JNE sendiri, kolaborasi dengan DANA memberi kemudahan dan keamanan tak hanya bagi pelanggan namun juga bagi kurir pengantar barang. “Sistem pembayaran COD (Cash on Delivery) masih banyak dilakukan oleh pelanggan JNE Express, terutama dalam hal pengiriman barang mahal seperti handphone. Seandainya satu harganya 10 juta dan pelanggan beli 4, maka kurir kita akan membawa uang puluhan juta dalam perjalanan. Itu tentu banyak sekali risikonya, misalnya, perampokan, hilang, terpakai dulu karena kendaraan mogok, misalnya…” ujar Bapak Feriadi.

Nah, lewat kerja sama dengan DANA maka sistem pembayaran COD pun berganti menjadi Cash on Digital. Jadi, barang sampai baru dibayar, namun dibayar bukan pakai uang tunai, melainkan dompet digital.  Lebih aman, praktis dan efisien, baik bagi pelanggan maupun kurir pengantar barang.

Transaksi pembayaran jasa logistik memakai dompet digital DANA oleh pelanggan JNE telah dilakukan mulai tanggal 9 Oktober 2019 lalu, dan telah mencapai 1000 transaksi. “Kan kita baru mulai ya, ke depannya, pasti akan bertambah banyak jumlahnya,” ungkap Bapak Vincent.

Pihaknya berharap, kerja sama dengan JNE dapat terus berkelanjutan dan bisa membantu mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *