Diana sedang mengemasi baju-bajunya ke dalam sebuah koper. Pada liburan panjang kali ini, ia berencana mengunjungi rumah Kakeknya di desa. Diana begitu bersemangat. “Asyik, akhirnya aku akan mengunjungi  rumah Kakek, pasti Kakek bahagia melihat kedatanganku,” ujar Diana. Mama Diana tersenyum melihat putri kecilnya yang manis, sangat bersemangat ingin mengunjungi Kakeknya.

Esok harinya, dengan diantar sang Mama, Diana pun sampai di rumah Kakek. Kakek menyambut Diana dengan gembira.

“Diana, Mama cuma antar kamu saja ya, Mama harus balik lagi ke kota untuk menyelesaikan pekerjaan Mama. Kamu baik-baik ya sama Kakek,” kata Mama sambil mengusap kepala Diana. “Baik Ma, Diana liburan di rumah Kakek dulu ya, Mama hati-hati di jalan,” sahut Diana.

Kakek Diana tinggal sendirian di rumahnya yang besar dan bersih namun agak gelap. “Kakek, nanti Diana tidur dimana?” tanya Diana sambil melihat-lihat rumah Kakek dengan perasaan antara takjub dan takut.  “Kamu tidur di lantai dua ya, di atas sudah ada kamar yang disiapkan untuk kamu,” kata Kakek.

Malamnya sehabis makan malam dan mengobrol dengan Kakek, Diana pamit untuk tidur.  “Kek, Diana tidur dulu ya, Diana sudah ngantuk nih,” ucap Diana. “Baiklah, Diana tidur ya, besok pagi Kakek ajak ke kebun  keluarga kita,” jawab Kakek.

Diana pun kemudian pergi ke kamarnya di lantai dua. “Kenapa aku ngantuk sekali, ya? Padahal baru jam 8 malam.  Hoaammhh…,” gumam Diana yang lantas tertidur lelap.

Dalam tidurnya, sayup-sayup Diana mendengar suara perempuan seperti sinden, sedang menyanyikan lagu tembang Jawa. Diana pun terbangun dan mencari-cari asal suara itu namun tidak menemukan siapa-siapa. Diana lalu melirik ke arah jam. “Jam 2 malam, kok ada yang nyanyi? Siapa ya..?“ tanya Diana dalam hati ketakutan.

Akan tetapi, suara nyanyian tembang Jawa itu semakin kencang terdengar di telinga Diana. Membuat Diana semakin ketakutan. Ditambah lagi lampu kamarnya yang tiba-tiba mati. Diana ingin menjerit, tapi suaranya seperti tertahan tidak mau keluar. Beruntung lampu kamarnya kembali menyala dan suara wanita yang menyanyikan tembang Jawa itu mendadak hilang. Diana yang ketakutan namun penasaran itu, kemudian mencoba melihat ke arah jendela.

Tiba-tiba, ia kembali mendengar suara nyanyian wanita itu lagi. Diana pun takut sekali. Kejadian pun terulang lagi dimana lampu kamarnya tiba-tiba mati. Diana langsung berlari ke tempat tidur dan segera meringkuk di bawah selimut. Lampu kamar kembali menyala dan suara nyanyian wanita itu kembali hilang. Diana yang masih ketakutan, mencoba mengabaikan kejadian tersebut hingga akhirnya ia tertidur.

Esok paginya saat sarapan, Diana bertanya pada Kakek tentang kejadian semalam. Namun Kakek hanya tersenyum kecil dan langsung mengajak Diana pergi ke kebun seperti janjinya semalam. Karena belum mendapat jawaban dan penjelasan dari sang Kakek, dalam hati Diana masih bertanya-tanya, suara siapakah yang dia dengar malam itu? Sementara di rumah Kakek, hanya ada mereka berdua.

 

 

Cerita: JFK     Ilustrasi: JFK

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *