Sosok Misterius di Foto Keluarga

Hari ini, Kak Rico diwisuda. Rencananya, setelah wisuda nanti, Ayah, Ibu, Kak Rico, dan Prilly langsung pergi ke studio untuk foto keluarga. “Sudah siap semua?” tanya Ayah sambil menunggu di depan pintu. Ibu terlihat keluar dari kamar dengan kebaya yang dikenakannya. Kak Rico yang memakai toga, turun dari tangga dengan terburu-buru. Prilly menyusul di belakangnya.

Setelah 45 menit berkendara, akhirnya sampai juga di kampus Kak Rico. “Untung kita tidak terlambat,” ujar Ibu lega. Karena undangan wisuda hanya berlaku untuk orangtua saja, Prilly pun terpaksa menunggu di luar gedung. “Kamu jangan kemana-mana, ya,” pesan Ibu kepada Prilly. “Iya, Bu. Aku kan sudah besar, aku bisa jaga diri, kok,” jawab gadis cilik kelas 5 SD itu dengan santai.

Prilly pun duduk di kursi yang ada di luar gedung. Ia memerhatikan orang-orang yang hilir mudik di depannya. Tak sengaja, Prilly mendengar pembicaraan seorang Ibu dengan anaknya yang sedang berjalan masuk ke dalam gedung wisuda. “Kampus ini katanya angker, benar itu, Nak?” tanya seorang Ibu paruh baya kepada anaknya. “Gosipnya sih begitu, Bu. Malahan sering ada penampakan di sini,” jawab anak laki-lakinya. “Wah, kampus ini angker?!” Prilly bergumam. Kedua matanya sibuk melihat ke sekeliling. Ia membayangkan adanya hantu sungguhan di kampus kakaknya itu.

Dua jam dilalui Prilly menunggu wisuda selesai, sambil menahan rasa takutnya. Ayah, Ibu, dan Kak Rico terlihat keluar dari pintu gedung. “Akhirnya selesai juga!” kata Prilly setengah berteriak. “Kamu bosan menunggu, ya?” tanya Ayah penasaran. “Bosan, sih, pasti! Tapi aku takut!” jawab Prilly. “Lho, kamu takut kenapa?” Kak Rico ikutan bertanya. “Tadi aku dengar obrolan orang, katanya kampus Kak Rico angker, ya?” Prilly balik bertanya. Kak Rico tersenyum dan menjawab, “Ehm.. Katanya sih begitu. Tapi Kak Rico enggak pernah melihat atau merasakan yang aneh-aneh selama ini, tuh.”

“Sudah-sudah, obrolan tentang angkernya! Ayo, kita ke studio foto,” ajak Ayah. Lokasi studio fotonya masih berada di dalam kawasan kampus. Mereka berempat pun cukup berjalan kaki. Setelah beberapa kali foto, akhirnya pemotretan pun selesai. “Dua minggu lagi, fotonya baru selesai. Nanti aku yang ambil saja, Yah,” kata Rico kepada Ayahnya. Ayah mengangguk santai. Keempatnya lantas pulang ke rumah.

Dua minggu kemudian, Braak…  Terdengar pintu terbuka. “Lho, kamu kenapa, Rico?” tanya Ibu terkejut. “Ini, Bu, hasil foto wisudaku ada yang aneh,” jawab Rico dengan wajah panik dan ketakutan. Ayah dan Prilly langsung menghampiri Rico untuk melihat hasil foto wisuda. “Ini siapa, Rico?” tanya Ayah menunjuk bayangan wajah laki-laki yang samar-samar terlihat di foto keluarga.  Di salah satu foto, ada sosok laki-laki yang samar-samar terlihat. Ia berdiri persis di belakang antara Kak Rico dan Ayah. Satu tangannya nampak memegang pundak Ayah, sedangkan tangan satunya berada di pundak Kak Rico. “Pantas saja, waktu itu Ayah merasa ada yang memegang pundak,” kenang Ayah. “Jangan-jangan itu hantu, Kak!” ujar Prilly dengan wajahnya yang ketakutan. “Iya, tadi Kak Rico sempat menanyakan ke pegawai studionya. Katanya, tiap kali wisuda, ada saja penampakan sosok misterius di salah satu foto mahasiswa. Setiap tahun pasti selalu ada, katanya,” jelas Kak Rico. Keempat anggota keluarga ini pun terdiam dan kebingungan.

 

Cerita & Ilustrasi: JFK

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *