Situasi pandemi COVID-19 di Indonesia berangsur-angsur membaik. Namun, dampak wabah korona pada berbagai bidang kehidupan masih jauh dari pulih. Terlebih imbasnya pada ekonomi, termasuk para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Setelah mengalami kerugian bahkan mungkin harus menutup usaha, tantangan bagi pelaku UMKM untuk kembali berbisnis tentunya semakin besar. Berbagai kondisi perlu diantisipasi, termasuk menghindari kekeliruan yang berpotensi menghambat usaha yang baru mereka rintis lagi. Pencatatan keuangan yang disiplin dan evaluasi berkelanjutan menjadi kunci agar pelaku UMKM di Indonesia mampu bertahan dan melanjutkan bisnisnya pada periode menuju era pascapandemi seperti sekarang.

Ya! BukuWarung adalah perusahaan teknologi yang menyediakan infrastruktur digital bagi lebih dari 6,5 juta UMKM pengguna di Indonesia, berkomitmen membantu para pemilik usaha untuk mampu mengelola dan mengembangkan bisnis secara efisien, mulai dari pembukuan digital, etalase online hingga pembayaran. Bagi Moms dan Dads, yang masih bingung mencatat mana modal dan mana utang dan mana keuntungan, sebaiknya download aplikasi BukuWarung ini aja. Mudah dan gratis.

Keunggulan Aplikasi BukuWarung
BukuWarung adalah aplikasi pembukuan UMKM yang dibuat dengan tujuan untuk memudahkan pemilik usaha dalam mencatat pembukuan usahanya. Apa saja keunggulannya:

  1. Semua jenis usaha bisa pakai aplikasi ini. Aplikasi ini bisa digunakan semua jenis usaha, seperti: toko kelontong, konter pulsa, warung makan, salon & barber, toko bangunan, rental mobil, bengkel, laundry, dll.
  2. Memantau Pemasukan dan Pengeluaran Toko. Semua aktivitas kegiatan usaha dapat dipantau dengan mudah, seperti: catatan utang dan piutang. Fitur dalam aplikasi ini bisa digunakan untuk mencatat pelanggan yang membeli dengan cara utang. Atau bisa juga jika pemilik usaha memiliki utang terhadap penyuplai ataupun pihak lain. Fitur ini bisa dimanfaatkan untuk mencatatkan penjualan usaha, kulakan, dll. Tujuannya agar arus kas usaha bisa tercatat sehingga tahu kemana perginya keuangan usaha. Buat laporan usaha dengan mudah. Laporan harian, mingguan dan bulanan untuk menagih utang. Laporan ini bisa diunduh dan kemudian di cetak sebagai pembukuan usaha.
  3. Kirim tagihan melalui SMS dan WhatsApp, gratis! Dapatkan pembayaran utang pelanggan lebih cepat dengan pengingat SMS atau WA secara otomatis melalui aplikasi. BukuWarung akan mengirimkan notifikasi kepada pelanggan setiap kali menambahkan transaksi utang atau piutang baru. Tagihan ini akan dikirimkan melalui SMS atau WhatsApp, asalkan memasukkan nomor Handphone pelanggan.
  4. Data tersimpan aman​. Catatan utang piutang sangat penting, jangan sampai kehilangan. Dengan BukuWarung semua catatan tersimpan dengan aman. Data yang dicatatkan di aplikasi BukuWarung jauh lebih aman daripada catatan manual menggunakan buku. Karena di BukuWarung semua catatan disimpan di server BukuWarung. Sehingga jika HP hilang, data masih bisa dikembalikan dengan cara masuk ke akun Anda.

Keunggulan layanan BukuWarung telah diakui Henhen Mulyadi, pelaku UMKM asal Sukabumi. Selama satu setengah tahun terakhir, Henhen mengaku pengelolaan bisnisnya sangat terbantu oleh adanya aplikasi BukuWarung. “Sebagai pengusaha, pencatatan segala aspek keuangan mulai dari modal, stok barang hingga utang piutang itu tidak boleh terlewatkan. Sebab, semua itu sangat berpengaruh pada kelancaran dan kelanjutan usaha. Dulu sewaktu masih mencatat secara manual, saya seringkali boncos. Setelah menggunakan pencatatan keuangan digital dari BukuWarung yang praktis, mudah dan gratis, keuangan usaha saya lebih terpantau dan bisnis pun lebih menguntungkan,” ungkap Henhen, yang awalnya membuka warung kelontong di rumahnya, kini mampu mengembangkan bisnisnya menjadi supplier kopi.

Selain menghadirkan pencatatan keuangan digital, BukuWarung terus menguatkan inovasi teknologinya dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti etalase online, pembayaran digital, hingga akses pembiayaan. Kelengkapan layanan tersebut memposisikan BukuWarung sebagai platform terdepan yang mendukung peningkatan kapabilitas UMKM Indonesia, termasuk menyiapkan para pelaku usaha untuk siap go digital. Saat ini tercatat 6,5 juta pelaku UMKM yang tergabung dalam ekosistem BukuWarung yang berdiri sejak 2019. Para pelaku UMKM ini tersebar di lebih dari 500 kota/kabupaten berbagai kota, kabupaten hingga kecamatan di seluruh Indonesia.

(Foto : Ist)

 

 

 

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *