Slime Rancher 2, Saatnya Beraksi Jadi Peternak Slime

Kamu pasti tahu slime, dong? Mainan kenyal, lembut, berlendir, lengket, dan berwarna-warni ini sangat nyaman untuk dipegang dan dimainkan. Sempat tren beberapa tahun lampau, slime hingga kini masih banyak mendapat tempat di hati anak-anak.

Nah, tak hanya di dunia nyata, kamu juga bisa memainkan slime di dunia maya alias video game, Kids. Setelah sukses dengan Slime Rancher, pengembang Monomi Park kembali akan meluncurkan sequel-nya yakni Slime Rancher 2.

Game ini akan mengajak pemain beternak slime alias makhluk-makhluk lendir hidup yang lucu dan imut. Dilengkapi dengan visual penuh warna dipadu efek-efek suara menggemaskan, kalian akan memainkan sosok Beatrix LeBeau, seorang gadis pemberani yang pergi ribuan tahun cahaya dari Bumi dan tiba di planet asing. Dibekali pengalamannya sebagai peternak, dalam sekuel ini Beatrix akan menjelajahi Pulau Pelangi yang baru dan mencoba menjinakkan penghuninya, yaitu slime yang digambarkan makhluk bertubuh seperti lendir. Selain beternak, kamu ditantang untuk menggarap serta mengelola lahan.

Memburu Slime

Kamu akan memburu para slime dengan Vacpac  –  senjata mirip vacuum cleaner – dan menempatkan para slime di kandang, mengolah lahan untuk bercocok tanam, memelihara ayam. Sebagai peternak, tentu kamu harus memberi makan para slime tersebut. Kamu bisa mengambil makanan dari hasil panen lahanmu atau mencari bahan makanan lain di sekitarmu.

Uniknya, setelah slime diberi makan, ‘plort’ yang  mereka keluarkan bisa ditukarkan menjadi uang. Tiap spesies memiliki sifat dan kebutuhan berbeda. Contohnya, makhluk lendir berwarna pink mampu mengonsumsi benda apapun tapi hanya mengeluarkan sedikit plort. Sedangkan slime dengan kulit mirip batu cuma dapat memakan wortel dan berbahaya bagi Beatrix, namun ia menghasilkan plort tiga kali lebih banyak.

Bisa Rewel dan Gelisah

Nantinya, uang yang  terkumpul bisa kamu pergunakan untuk membeli fitur yang kamu butuhkan, misalnya meninggikan kandang slime sehingga mereka tidak kabur, membeli lahan untuk mengembangkan hasil cocok tanam, dan sebagainya.

Sama halnya dengan makhluk hidup peliharaan, para slime tersebut juga bisa rewel, lho. Kalau kamu terlambat memberi mereka makan, maka mereka akan gelisah. Mereka juga akan bergerak-gerak dan bertumpuk, sehingga agak susah menahan mereka untuk tetap diam di kandang. Lalu saat terpaksa, para lendir tanpa ragu langsung memakan plort teman-temannya sendiri, mengubah mereka menjadi spesies baru yang lebih sulit diprediksi. Waduh!

Game ini rencananya akan dirilis di tahun 2022 di Xbox Series X dan S, serta Windows 10 melalui Microsoft Store, Steam, dan Epic Game Store. Kita tunggu saja, ya!

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *