Sisihkan 50 Ribu Pelamar, Anak Petani Ini Sukses Raih Beasiswa Pendidikan dari Fair & Lovely

Pendidikan adalah paspor untuk masa depan, karena hari esok adalah milik mereka yang mempersiapkannya hari ini. Kalimat bijak dari tokoh Muslim Afrika-Amerika, Malcolm X, ini sangat tepat sekali ya, Moms.

Banyak anak yang beruntung dibekali kemudahan menempuh pendidikan, namun tak sedikit pula yang terpaksa terhenti akibat kendala biaya. Namun, bila berusaha, ada banyak cara untuk meneruskan impian itu.

Seperti yang dialami oleh Meliana Septya Dini, gadis remaja asal Wonosobo, Jawa Tengah. Berasal dari lingkungan yang tingkat pendidikan-nya rendah, tak membuat niatnya berhenti untuk meneruskan pendidikan ke jenjang universitas. Biaya kuliah yang tak sedikit membuat anak petani ini harus mencari akal agar tidak menambah beban orangtuanya.

Beruntung, di tengah situasi sulit tersebut, ia mendengar informasi bahwa Fair & Lovely, merek kosmetik produksi PT Unilever Indonesia membuka program “Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2020”.

Usir Rasa Takut

Ia dan 50.000 pelamar, akhirnya mencoba peruntungan. “Di tempat saya tinggal, mayoritas adalah petani dan kebanyakan hanya lulus SMA. Sangat sedikit sekali yang meneruskan sampai ke perguruan tinggi. Terlepas itu adalah pilihan masing-masing orang, bagi saya pribadi, kuliah itu penting. Saya bisa memperdalam wawasan dan keahlian saya, mengasah problem solving, belajar berpikiran terbuka dan membuka kesempatan untuk meraih cita-cita. Saya mendaftar karena yakin beasiswa ini bisa membantu saya melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya pada acara konferensi pers inagurasi “Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2020” secara virtual baru-baru ini.

Proses seleksi demi seleksi pun ia jalani dengan memberikan yang terbaik. Walau sempat mengalami kendala saat mengirimkan berkas-berkas secara online maupun saat wawancara akibat kualitas sinyal internet di daerahnya yang kurang stabil, Melly tak putus asa. Keraguan dan ketakutan, ia tepiskan pelan-pelan. “Jujur, ada perasaan takut, insecure, gimana kalau nggak lolos. Saya yakin teman-teman lain yang mendaftar semua hebat dan keren, semua juga pasti mempersiapkan yang terbaik untuk mendapatkan beasiswa. Dan itu memicu semangat saya untuk berusaha lebih keras lagi dan berpikir untuk menghilangkan rasa takut dan menjalani semua proses seleksi dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Doa dan kerja keras Melly terkabul. Ia dan 59 perempuan muda berprestasi lainnya dari seluruh Indonesia, terpilih mendapatkan ”Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2020”. Ia, mewakili 59 teman lainnya, melakukan proses inagurasi atau ‘dilantik’ secara virtual sebagai salah satu peraih beasiswa pendidikan, pada Jumat (04/09).

Beasiswa Pendidikan untuk 60 Wanita Muda Berprestasi

Amaryllis Esti Wijono, Head of Marketing Skin Care Category Unilever Indonesia menjelaskan bahwa Fair & Lovely Bintang Beasiswa yang telah memasuki tahun ke-empat ini menjadi salah satu wujud nyata mereka untuk mendorong generasi muda agar mampu bersaing dan meraih impian mereka. Salah satunya, dengan membuka kesempatan mereka untuk bisa meneruskan pendidikan ke jenjang universitas pilihan.

“60 wanita muda yang terpilih dari 50 ribu pendaftar ini merupakan figur dengan aspirasi serta motivasi besar untuk melangkah menuju masa depan yang lebih cemerlang,” katanya.

Sejak 2017, Fair & Lovely telah memfasilitasi 150 wanita muda berprestasi Indonesia agar berkembang menjadi wanita Indonesia yang cerdas, profesional dan mampu beradaptasi melalui Fair & Lovely Bintang Beasiswa. Program tahunan ini kembali mendapatkan sambutan yang sangat positif dengan jumlah peningkatan peminat hingga hampir 40% dari tahun lalu.

Lintang Gustika, Program Manager Hoshizora Foundation mengungkapkan, “ Lonjakan peminat tercatat didominasi dari wilayah cakupan baru di luar Pulau Jawa yang jumlahnya mencapai 42,5% dari total keseluruhan pendaftar atau sebanyak 5.228 orang. Animo juga bertambah karena penerima beasiswa tahun sebelumnya berhasil memacu siswi daerah asalnya dalam memperjuangkan mimpinya, seperti di Jawa Barat yang juga merupakan wilayah dengan pendaftar tertinggi.”

Pada kesempatan itu, Raeni, M.Sc, sosok wanita muda inspiratif yang sedang menyelesaikan beasiswa pendidikan doktoral di Universitas Birmingham, Inggris, menyampaikan bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa sehingga jika kesempatan untuk menempuh pendidikan makin terbuka maka akan tercipta lebih banyak lagi sumber daya manusia yang unggul.

“Dukungan pendidikan melalui program-program beasiswa yang disiapkan oleh Fair & Lovely menjadi program yang relevan untuk kondisi Indonesia saat ini, terutama ketika pandemi, agar dapat terus mengobarkan semangat belajar para generasi muda,”  ucapnya.

Dukungan untuk Anak Perawat Korban Covid-19

Dukungan Fair & Lovely Bintang Beasiswa diberikan dalam bentuk tabungan pendidikan yang akan diberikan secara berkala serta dilengkapi dengan berbagai program pendampingan selama empat tahun masa studi. Fair & Lovely turut  juga membuka lebar akses pendidikan selama pandemi COVID-19 melalui berbagai program untuk #CerahkanPendidikanIndonesia. Di antaranya melalui www.KelasBerbagiCerah.com, sarana edukasi yang mudah diakses kapan dan di mana saja untuk memperkaya pengetahuan.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi mereka kepada tenaga medis yang berjuang di masa pendemi, Fair & Lovely memberikan Beasiswa Pendidikan Seumur Hidup hingga sarjana bagi putra-putri 55 perawat Indonesia yang meninggal dunia setelah berjuang menangani kasus Covid-19. Secara simbolis, donasi telah diserahkan kepada Harif Fadillah, Skp., SH., M.Kep., MH., Ketua Umum DPP Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

“Kami berharap dengan dukungan beasiswa pendidikan, para penerima dapat berkembang menjadi sosok yang dapat menginspirasi dan diteladani oleh banyak generasi muda lainnya untuk memprioritaskan pendidikan di kehidupannya, dan tentunya dengan terus memperhatikan situasi adaptasi kebiasaan baru saat ini,” tutup Amaryllis.

 

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *