Luta adalah anak angkat bapak pemilik sirkus Fantasia, dan setelah si bapak meninggal, Luta menjadi pemiliknya. Sirkus Fantasia disukai orang banyak dan anak-anak karena Luta dan binatang-binatang sirkusnya sangat akrab. Sirkus Fantasia menghibur dengan pertunjukan yang lucu.

Luta yang bisa bicara dengan binatang, menyayangi binatang-binatang sirkusnya. “Aku tidak mau memukul  kalian karena itu kejam dan menghina. Aku dan kalian teman seperjuangan di sirkus Fantasia,” tutur Luta. “Kami akan membantumu menjadikan sirkus Fantasia sebagai sirkus terbaik,” janji binatang-binatang sirkus Fantasia milik Luta.

Di lain pihak, ada seseorang bernama Emer yang membenci Luta dan sirkus Fantasia, pemilik sirkus Maksima. “Sirkus Maksima adalah yang terbaik,” ujar Emer. Sirkus Maksima penuh dengan pertunjukan berbahaya. Yang paling terkenal adalah lingkaran api. Dengan pukulan dan ancaman, Emer memerintahkan binatang sirkusnya melompati lingkaran api.

Pada suatu hari, Emer menonton pertunjukan sirkus Fantasia Luta. Penonton bertepuk tangan meriah. “Sirkus Fantasia adalah yang terbaik!” seru mereka. Hal ini membuat Emer marah, dan dia menantang Luta. “Binatang-binatang sirkus Fantasia pasti penakut! Suruh mereka melompati lingkaran api!” serunya. “Sirkusmu kejam terhadap binatang!” para penonton berseru balik pada Emer. Mereka mendesak Emer membebaskan binatang-binatang sirkusnya. Emer tidak bisa melawan orang banyak.

“Aku tak punya sirkus lagi sekarang!” seru Emer murka dan berniat membalas dendam. Emer menjebak dan menangkap Luta. Sisi sang singa dan Momo si kera dari sirkus Fantasia datang untuk menyelamatkan Luta. Sisi melewati semua halangan berbahaya yang dipasang Emer. Yang terakhir adalah lingkaran api yang sempit. Ia tahu dia akan terkena api ketika melewatinya, tapi dengan berani dia menerobos lingkaran itu. Momo segera menyiramkan ember penuh air pada Sisi.

Melihat Sisi dan Momo dengan berani dan pintar datang menyelamatkan Luta, Emer menyerah kalah. “Kau menang Luta. Pemilik sirkus Maksima mengajarkan padaku bahwa binatang harus dibuat takut dan dikuasai agar bisa memberikan pertunjukkan sirkus terbaik. Aku tak bisa bicara dengan binatang sepertimu, jadi tak ada jalan keluar untukku,” cerita Emer sedih.

“Sisi dan Momo dengan berani menyelamatkan aku karena mereka kuanggap keluarga. Kita saling menyayangi, dan kasih sayang memberi kekuatan. Kau tak perlu bisa bicara dengan binatang, kau hanya perlu menyayangi mereka,” pesan Luta. “Kau benar, Luta. Maafkan aku. Maukah kau dan binatang-binatang sirkus Fantasia menerimaku sebagai keluarga?” tanya Emer. “Tentu saja,” jawab Luta. Sejak itu sirkus Fantasia menjadi sirkus terbaik yang pernah ada. (Teks: Seruni/ Ilustrasi: Fika)

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *