Camilan ini menjadi teman setia saat nonton film di bioskop. Dari harumnya pun, kalian pasti sudah bisa menebak, apa nama camilan tersebut. Yup, betul! Popcorn! Bagaimana asal mula ditemukannya?

Popcorn sering juga disebut dengan nama berondong jagung (corn). Sebab, memang dibuat dari biji jagung yang dipanaskan. Saat dipanaskan,  akan terdengar suara-suara ledakan berbunyi “pop” sehingga disebutlah Popcorn.

Ternyata, Popcorn sudah ditemukan sejak abad 16 lalu, Kids! Hal ini terkuak dari catatan diary Hernando Cortes (1485-1547). Beliau seorang pemimpin ekspedisi kerajaan Spanyol yang menghancurkan suku Aztec dan menguasai Meksiko pada abad 16. Dalam buku diary-nya, Beliau menulis bahwa Popcorn adalah makanan penting bagi suku Aztec.

Suku Aztec menggunakan Popcorn sebagai kalung, hiasan patung dewa, dan dekorasi ritual upacara. Popcorn yang bentuknya seperti bunga putih disebut suku Aztec sebagai persembahan untuk dewa air.

Berkembang di Asia

Tak hanya di suku Aztec, para arkeolog menemukan bahwa Popcorn juga sempat berkembang di Asia, terutama di daerah Cina, Sumatera, dan India. Jauh sebelum Columbus sampai di benua Amerika tahun 1492.

Namun demikian, camilan gurih ini baru dikenal masyarakat tahun 1840. Kala itu, Popcorn mulai dijual di acara pameran dan karnival. Popcorn semakin dikenal saat ditemukannya mesin pembuat Popcorn oleh Charles Cretors tahun 1885 yang kala itu tinggal di Illionis, Amerika Serikat.

Mesin Popcorn Cretors

Dengan ditemukannya mesin Popcorn Cretors, Popcorn pun semakin terkenal. Apalagi mesinnya juga mulai banyak dipakai di bioskop-bioskop hingga saat ini, termasuk di Indonesia.

Tak bisa dipungkiri, nonton film tanpa nyamil Popcorn, terasa kurang lengkap, ya, Kids? Hehe.. (Novi)

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *