Angin Puting Beliung

Pernahkah kalian mendengar angin puting beliung? Angin yang satu ini memang tak seperti biasa, efek merusaknya cukup besar. Pohon tumbang, atap berterbangan, bahkan bangunan roboh. Itulah sebagian dampak angin puting beliung yang kadang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

 

Apa Itu Angin Puting Beliung?

Angin puting beliung adalah angin kencang dan berputar. Istilah lain dari angin tersebut adalah angin ribut, angin puyuh, dan banyak lagi. Sementara istilah ilmiahnya adalah angin tornado seperti yang terjadi di mancanegara. Dengan kata lain, angin puting beliung adalah angin kencang. Tapi, angin kencang belum tentu angin puting beliung.

 

Sebab Terjadinya Angin Puting Beliung

Angin puting beliung berpotensi terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Terutama wilayah yang sedang berlangsung musim pancaroba atau transisi. Yaitu musim peralihan antara musim kemarau ke musim penghujan ataupun musim penghujan ke musim kemarau.

Umumnya angin puting beliung terjadi akibat konveksi kuat secara lokal yang mendorong naiknya udara hangat ke atas yang disusul dengan turunnya udara dingin yang deras dari atas. Yang kadang disertai dengan hujan deras.

Angin puting beliung bersifat mendadak dan berdurasi singkat. Biasanya sekitar 5 menit. Sulit diprediksi (diperkirakan) namun bukan berarti tidak bisa diprediksi.

Di Indonesia termasuk kategori F0 dan F1, yakni hanya pada kisaran kecepatan 50 knot (120 km/jam). Sementara di luar negeri bisa lebih dari 120 km/jam. Angin puting beliung sendiri punya kategori 1-5. Dengan daya rusak dan kecepatan yang berbeda-beda.

Tetap waspada ya jika si puting beliung datang, teman-teman!

 

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *