JAKARTA, majalahjustforkids.com – Natal hadir lebih cepat di Tugu Kunstkring Paleis, Menteng, Jakarta Pusat!

Ya, selama dua hari, Sabtu-Minggu, 3-4 Desember 2022 mulai pukul 08.00 pagi hingga 08.00 malam, para pengunjung mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, orangtua hingga kakek nenek bisa menikmati meriahnya nuansa Natal ala negara Eropa di Tugu Kunstkring Paleis yang berlokasi di Jl. Teuku Umar No.1, Menteng, Jakarta Pusat.

Selain bisa menikmati berbagai aneka kuliner lokal dan internasional, sajian khas Natal, para pengunjung juga bisa menikmati berbagai aktivitas seru mulai dari Foto Booth ala ala zaman kolonial, face painting, hingga dongeng bersama pendongeng terkenal, Paman Gery.

Tak hanya itu, di malam harinya, para pengunjung juga bisa menikmati keindahan lampu warna-warni yang menghiasi pohon Natal setinggi 6 meter! Waaa… benar-benar seperti yang kita lihat di film-film Eropa saat Natal, Kids.

Ki-ka: Febby (PR Tugu Kunstkring Paleis), Dyan Okvitasari (Event Coordinator Tugu Kunstkring Paleis), dan Andy Guy (General Manager Tugu Hotels & Restaurants Jakarta). Foto: Novi

Dikatakan oleh Ibu Dyan Okvitasari, Event Coordinator Tugu Kunstkring Paleis, event ini adalah event offline pertama yang digelar setelah pandemi.

“Setelah pandemi kita ingin buat ada euforia menjelang Natal. Perayaan menjelang Natal di Eropa seperti Christmas Market dari Eropa, kita bawa ke Jakarta karena sampai saat ini belum ada satu restoran pun yang melakukannya. Jika sukses, event ini bisa berlanjut setiap tahunnya,” ungkap Ibu Dyan.

“Sebelum pandemi biasanya kita bikin bazar ini di momen Easter, tapi setelah pandemi kita buat di momen Natal,” tambahnya.

Mengapa ala ala Eropa? Menurut Ibu Dyan, karena di sekeliling Tugu Kunstkring Paleis ada banyak kedutaan, maka ia ingin menyajikan Natal bernuansa Eropa sehingga mereka merasa betah dan bisa menikmati suasana Natal seperti di kampung halamannya sendiri.

Namun, tak hanya nuansa internasional, Tugu Kunstkring Paleis juga secara khusus ingin memajukan UMKM Indonesia dan memperkenalkan seni serta budaya Indonesia pada para ekspatriat (orang asing) yang datang berkunjung.

Terbukti dari 70 stand yang mereka hadirkan yang sebagian besar adalah para pelaku UMKM.

“Ada makanan, minuman, handycraft atau kerajinan tangan Indonesia dan spesial menu Christmas juga. Semua produk lokal handycraft, batik, perhiasan atau jewelry, tenun, juga ada pernak pernik Natal yang dibuat secara handmade,” terang Ibu Dyan.

“Makanan khas Indonesia seperti serabi, sei sapi, empek empek, kopi dari berbagai daerah nusantara, dan madu. Sedangkan dari luar ada makanan kekinian seperti makanan khas Korea hingga gelato,” urai Ibu Dyan.

Para pengunjung terlihat sangat antusias, tak hanya para ekspat dari tetangga sekitar Tugu Kunstkring Paleis, ditambahkan Ibu Dyan juga ada dari komunitas sepeda, sosialita, komunitas lari, dan motor besar termasuk para tamu regular atau yang biasa berkunjung.

“Target kita memang kebanyakan dari para pelaku UMKM karena kita ingin agar mereka juga bisa bangkit lagi setelah pandemi. Agar kita juga dikenal lagi dan tetap eksis,” ucap Ibu Dyan.

“Acara ini kami hadirkan untuk memberikan nuansa Natal yang unik bagi pengunjung jelang libur akhir tahun dan Hari Raya Natal. Keunikan event ini terutama pada Christmas Village yang kami hadirkan untuk memberikan hiburan bagi seluruh keluarga sekaligus pengalaman bagi pengunjung akan suasana Natal yang khas persembahan Tugu Kunstkring Paleis,” tutup Bapak Andy Guy, General Manager Tugu Hotels & Restaurants Jakarta.

Foto: Novi

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *