Teriknya sinar matahari, tak menyurutkan niat sekelompok bocah meneliti potongan fosil dinosaurus. Beberapa siswa Sekolah Dasar tersebut sedang menjajal menjadi seorang arkeolog, lho, Kids! Kalian tahu tidak profesi arkeolog itu apa?    

Sekolah Tunas Metropolitan bekerjasama dengan Kidzania Go menggelar Metland School Techno Fest 2018, yaitu sebuah ajang memperkenalkan perkembangan teknologi dan profesi pada anak-anak. Menurut Ibu Shanti Widiawati SPd MBA, Pelaksana Harian Sekolah Tunas Metropolitan, dalam memberikan pendidikan pada anak-anak, perlu dikemas dengan menarik. “Prinsip bermain sambil belajar perlu dikedepankan. Karena untuk memberikan wawasan pada mereka, harus bisa membuat mereka nyaman, dan bahagia dulu. Dengan kegiatan-kegiatan positif, kreatif, edukatif, namun tidak membosankan. Berangkat dari situlah, kami menggelar festival ini,” terangnya.
Metland School Techno Festival 2018 ini juga menjadi ajang untuk membekali anak-anak akan perkembangan teknologi. Anak-anak akan diberikan pengalaman menyenangkan, dengan melakukan praktek langsung terkait beragam profesi yang berkaitan dengan teknologi. Yang tentunya, bisa meningkatkan minat dan bakatnya untuk terus berfikir kreatif.
“Tanpa disadari, anak-anak melakukan serangkaian kegiatan belajar yang mampu melatih kemampuan daya pikir mereka, baik secara pengetahuan dan sikap (kognitif, psikomotor, dan afektif). Mereka juga menjadi banyak tahu tentang potensi yang ada dalam dirinya,” imbuhnya.

Mengenalkan anak-anak tentang perkembangan teknologi tungku.

Rangkaian Metland School Techno Festival 2018 dikemas dalam beragam kegiatan menyenangkan dan edukatif, di antaranya Communication Technology, Transportation Technology, Food Technology, dan Art Technology.
Dalam Food Technology misalnya, anak-anak dikenalkan perkembangan teknologi pangan. Seperti, teknik memasak makanan mulai dibakar, digoreng, dikukus, direbus. Anak juga dikenalkan dengan teknik perkembangan tungku. Awalnya memasak dengan tungku, beralih ke kompor minyak, berkembang ke kompor gas hingga kompor listrik. Anak-anak tidak hanya menikmati teknologi, tapi harus tahu juga sejarahnya.

Keseruan anak-anak saat menjadi arkeolog.

Tak hanya itu saja, event ini juga dilengkapi zona bermain profesi dari Kidzania Go seperti Combantrin Archeological Site, Tango Wafer Factory, Kidzania Magic Academy, dan lain-lain. Anak bisa menjajal menjadi seorang arkeolog, analisis kriminal, pembuat teh, dan masih banyak lagi. Wah, seru ya, Kids.  (Foto : Retno)