Peringati Hari Kartini Komunitas Indonesia Trip Ajak Anggotanya Sarapan Pagi Bersama

Kamu suka fotografi, menulis atau jalan-jalan? Bergabung dalam suatu komunitas yang mendukung, nggak ada ruginya, loh! Seperti yang dilakukan oleh para anggota Komunitas Indonesia Trip (KIT).

Minggu, 21 April 2019 pukul 9 pagi. Puluhan anggota Komunitas Indonesia Trip (KIT), mulai dari anak-anak hingga dewasa, berkumpul di McDonald’s TB Simatupang, Jakarta Selatan. Rupanya, hari itu, KIT berulang tahun yang pertama. Mereka menggelar sarapan pagi bersama dengan tema “Happy Breakfast 1st Anniversary KIT” bersama McDonald’s Indonesia.

“Mengapa Sarapan Pagi Bersama? Selain sarapan penting sebagai sumber energi tubuh untuk memulai hari, sarapan yang dilakukan secara bersama bisa mendekatkan komunikasi dan ikatan di antara keluarga. Begitu juga bila dilakukan bersama teman-teman. Momen sarapan pagi bersama ini semoga bisa semakin menambah keakraban para anggota KIT,” ujar Founder KIT, Ibu Yeffi Rahmawati yang biasa disapa Evi.

Peringati Hari Kartini sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun pertama, Komunitas Indonesia Trip ajak anggotanya sarapan pagi bersama

Pariwisata, Seni dan Budaya

KIT sendiri adalah sekumpulan anak bangsa yang mempunyai frekuensi yang sama dalam mengaktualisasikan pariwisata, seni, dan budaya setempatnya. Kecintaan pada minat yang sama tersebut dituangkan dalam sebuah kegiatan berbagi dan belajar bersama melalui karya grafis, tulisan, tantangan dan apresiasi foto, hingga jalan-jalan (fun trip) ke berbagai daerah di Indonesia.

Komunitas ini berdiri diawali dari bincang santai Aldi Prihardi (Jakarta), Yeffi Rahmawati (Jakarta), dan Tavip Budiono (Bali) setahun lalu di salah satu akun jejaring sosial. Kini, KIT telah mempunyai sekitar 4500 anggota yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. Anggotanya bervariasi loh, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Hari Jadi KIT yang jatuh bertepatan dengan hari lahirnya pahlawan nasional R.A. Kartini tersebut dimeriahkan sekaligus untuk memperingati Hari Kartini. Selain menggelar sarapan bersama, diadakan aneka lomba. Salah satunya lomba berbusana daerah untuk anak-anak. Tak heran bila hari itu restoran McDonald’s TB Simatupang dipenuhi dengan anak-anak serta orangtua yang mengenakan busana daerah, hehe. Seru, deh! Ada yang memakai baju adat Betawi, Bali, Padang, Sulawesi, dan sebagainya.

Anak-anak dari para orangtua yang bergabung di KIT turut berpartisipasi dalam lomba berbusana daerah yang digelar untuk memeriahkan perayaan Hari Kartini

Menambah Wawasan dan Teman

Salah satu pemenang busana daerah terbaik adalah Deswanti Shayla Keneshia Zahra (12 tahun). Sebagai anggota, ia sangat senang bisa merayakan HUT ke-1 KIT bersama orangtua sekaligus teman-teman KIT. “Aku tahun lalu gabung bersama Mama, diajak oleh Ibu Evi. Aku sering ikutan yang acara fun trip,” katanya kepada Just For Kids.

Bersama KIT, Shayla pernah jalan-jalan ke KidZania Jakarta. Ia juga sempat ikut wisata suku Baduy di Lebak Banten, Jawa Barat. Bahkan, salah satu agendanya, yakni kegiatan trekking (perjalanan panjang dengan berjalan kaki) ke Jembatan Akar, Banten,  bisa dilewatinya dengan mulus. Padahal jaraknya cukup jauh dan curam, loh! “Aku senang banget, bisa jalan-jalan sambil  menambah wawasan tentang suku Baduy,” kenangnya.

Ya, menurut Ibu Evi, fun trip yang diadakan KIT selalu di kemas dengan kemasan edukatif akan kearifan lokal wisata setempat dan berbagi seputar teknis fotografi. Beberapa tempat yang sudah pernah dikunjungi KIT antara lain: Wisata Situ Cileunca (Pengalengan, Jawa Barat), Wisata Alam Mandalawangi (Cipanas, Jawa Barat), Wisata Budaya Suku Baduy  (Lebak Banten,  Jawa Barat),  Wisata Desa Lebak Muncang (Ciwidey, Jawa Barat), Wisata Pantai Karang Taranje dan Tanjung layer (Sawarna, Jawa Barat), dan Wisata Alam Cileteuh Taman Bumi, (Sukabumi, Jawa Barat).

(kiri – kanan) Aldi Prihardi, Founder KIT, Ibu Sutji Lantyka, Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, dan Yeffi Rahmawati, Founder KIT

“Melalui kegiatan fun trip, saya berharap anggota KIT bisa mengeksplorasi daerah wisatanya masing-masing secara bersama-sama dan memamerkan hasil dokumentasi fun trip-nya di akun Komunitas Indonesia Trip dan dapat terus bersinergi dengan banyak kalangan untuk menghasilkan sebuah kreativitas yang lebih baik,” ungkap Ibu Evi yang juga Founder dari Indonesiatripnews.com.

Setiap bulannya KIT memilih karya-karya foto terbaik untuk mendapatkan frame apresiasi dari Komunitas Indonesia Trip. Photo Challenge juga diadakan untuk tema-tema khusus seperti tema-tema hari besar keagamaan dan hari besar nasional seperti hari anak, hari buruh, dan hari kemerdekaan.

Cara Bergabung

Pada kesempatan tersebut, Ibu Sutji Lantyka, Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, yang turut hadir mengatakan, “Semoga ke depannya, Komunitas Indonesia Trip terus berkembang, anggotanya semakin bertambah sehingga semakin banyak pariwisata, seni maupun budaya Indonesia yang digali, dieksplorasi dan disebarluaskan. McDonald’s Indonesia sangat mendukung kegiatan positif yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya yang dilakukan anggota Komunitas Indonesia Trip.”

Deswanti Shayla Keneshia Zahra

Menurut Shayla, banyak sekali manfaat yang ia dapat setelah bergabung di KIT. “Selain bisa jalan-jalan ke tempat baru, aku juga dapat ilmu. Baik tentang tempat wisata, maupun budaya-nya. Di sini, aku juga bisa mengenal teman-teman baru dan semua kegiatannya bikin aku jadi lebih percaya diri,” katanya.

Tak lupa ia berbagi tips bagi kalian yang juga senang jalan-jalan atau travelling. “Persiapkan segala kebutuhan minimal sehari sebelum pergi. Bawa seperlunya, tak perlu banyak-banyak agar tidak memberatkan. Jangan rewel dan merepotkan orangtua. Nikmati perjalanan. Cari sesuatu yang membuatmu tidak bosan, misalnya sambil mendengarkan musik,” pungkasnya bijak.

Seru, ya? Kalau kamu dan orangtua-mu tertarik untuk bergabung seperti Shayla dan Mama-nya, caranya mudah, kok! “Kenggotaan di KIT bersifat terbuka, artinya siapapun dapat menjadi anggota dalam akun grup Komunitas Indonesia Trip (KIT) untuk berkontribusi dalam sharing karya-karya foto, video, dan cerita narasi perjalanan di jejaring sosial Facebook. Setiap saat mereka juga dapat keluar karena keanggotaan ini tidak mengikat,” tutup Ibu Evi.

(Foto: Efa)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *