Di rumahmu pasti ada benda-benda yang terbuat dari keramik. Kalau tak percaya, coba tanya ayah atau ibumu. Bahan keramik dapat digunakan untuk berbagai peralatan. Hiasan berbahan keramik juga cukup diminati. Ditambah dengan gambar lukisan, keramik akan terlihat lebih indah. Semakin indah keramik yang dibuat, semakin mahal harganya.

Proses pembuatannya memang bermacam-macam. Ada yang menggunakan mesin cetak, ada pula yang sederhana dibuat dengan tangan. Kali ini, kita bahas cara pembuatan keramik yang paling sederhana dan tradisional.

Mau tahu cara pembuatannya, simak langkah-langkah berikut ini:

  1. Tanah liat yang sudah bercampur air ditaruh di atas wadah berputar. Wadah tersebut akan berputar bila kita menginjak pedal di bawahnya.
  2. Proses pembentukan dilakukan langsung dengan tangan. Proses ini yang paling seru! Kedua tangan memilin tanah liat itu sambil diputar secara bersamaan. Pada tahap pembentukan ini memang cukup sulit lho. Tangan-tangan kita harus bisa membentuk tanah liat tersebut sesuai dengan keinginan kita. Bila salah sedikit saja, bentuknya akan berantakan.
  3. Setelah keramik terbentuk sesuai dengan yang diinginkan, maka sudah saatnya untuk dikeringkan. Proses pengeringan butuh waktu sekitar 1 minggu. Wah, lama ya?! Lamanya tergantung dari besar kecilnya keramik yang kita buat. Membuat keramik memang harus sabar.
  4. Keramik yang telah dikeringkan akan langsung dibakar di tungku bersuhu 900 derajat celcius selama 8 jam. Bayangkan, betapa panasnya tungku itu.
  5. Setelah dibakar, keramik akan didiamkan selama 24 jam di dalam tungku. Barulah keramik didandani dengan warna dan gambar agar tampak menarik.
  6. Setelah dihias sesuai keinginan, keramik dibakar kembali dengan suhu 1200 derajat celcius selama 10-12 jam. Jadilah keramik yang cantik dan siap menghiasi sudut rumahmu…

 

 

 

Teks: JFK     Ilustrasi: JFK

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *