Kamis, 20 Januari 2022 menjadi hari yang istimewa bagi Niki dan kawan-kawannya. Ya, pada hari itu, Niki dan kawan-kawan berkesempatan untuk mendapatkan vaksin Sinovac agar mereka terlindung dari serangan virus COVID-19.

Sangat istimewa karena Niki, gadis cilik kelas 2 SD asal Jakarta yang didampingi sang Papa ini mendapatkan suntikan vaksin disaksikan oleh orang-orang penting, diantaranya: Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Direktur Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd, Government and External Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Rachmat Hidayat, Customer Relationship Management Executive Director Indomaret, Gondo Sudjoni, dan Kepala Bagian Kerjasama Pihak Ketiga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi. Hadir pula Asisten Deputi Partisipasi Lembaga Profesi dan Dunia Usaha, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Dra. Eko Novi Ariyanti R.D., M.Si.

Niki yang kala itu terlihat agak takut, mendadak berani karena dihibur oleh orang-orang yang menyaksikannya. “Waaah, model bajunya Niki, baju siap divaksin, nih,” canda Ibu Siti Nadia dari Kemenkes. Tak ketinggalan Ibu Sri Wahyuningsih dari Kemendikbud yang mengajak ngobrol Niki. “Niki, tahu nggak sekarang ada virus apa?” tanya Ibu Sri. “Virus Corona,” jawab Niki. “Nah, Corona itu apa, sih?” tanya Ibu Sri lagi. “Virus,” jawab Niki. “Wah, pinter Niki,” puji Ibu Sri yang disambut gelak tawa sekitar. Niki pun menjadi rileks hingga tak terasa proses penyuntikan vaksin selesai. “Sakit nggak Niki, sakit mana, disuntik atau digigit semut?” tanya Ibu Sri. “Lebih sakit digigit semut,” kata Niki tersenyum.

Setelah disuntik, Niki pun kemudian menuju ruang observasi. Seru! karena selama menunggu proses observasi untuk melihat ada atau tidaknya efek samping lain setelah vaksin, Niki diberi kegiatan mewarnai. Tambah seru karena gambar yang sudah diwarnai Niki, akan bergerak dan muncul di layar TV dengan menggunakan sebuah alat yang sudah disediakan.

Ya, mendukung program pemerintah untuk pemulihan dari pandemi COVID-19 serta mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, Danone Indonesia bekerja sama dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menghadirkan Sentra Vaksin Generasi Maju khusus untuk vaksinasi COVID-19 bagi anak dan vaksin booster di Mal Neo Soho, Jakarta Barat. Sentra Vaksin Generasi Maju yang merupakan bagian dari rangkaian kampanye “Indonesia Bangkit” mulai berlangsung pada 20 – 24 Januari 2022 dengan menargetkan 5.000 peserta vaksin (2.500 peserta anak dan 2.500 peserta vaksinasi booster).

Danone Dukung 93 Sentra Vaksinasi di 27 Kota

Guna mempercepat upaya pemerintah dalam melaksanakan program vaksinasi COVID-19 terutama bagi anak dan vaksin booster, tahun 2022 ini Danone Indonesia berinisiatif berkolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya Indomaret dalam memfasilitasi sarana dan prasarana kegiatan vaksin melalui Sentra Vaksin Generasi Maju di beberapa kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya.

Sebelumnya, Danone Indonesia juga turut mendukung akselerasi vaksinasi dengan mendukung 93 sentra vaksinasi di 27 kota di Indonesia. “Inisiatif ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pihak dan dunia industri lainnya untuk turut serta mengambil andil dalam peningkatan kesehatan dan pendidikan anak sebagai upaya pembangunan manusia Indonesia unggul yang dapat berkontribusi terhadap proses pemulihan pandemi hingga kebangkitan dan kemajuan bangsa Indonesia kedepannya,” jelas Bapak Rachmat Hidayat dari Danone.

Senada dengan Danone Indonesia, Bapak Gondo Sudjoni dari Indomaret pun memberikan dukungan bagi kesehatan anak-anak Indonesia dalam proses pemulihan pandemi. “Kegiatan ini penting sekali untuk menjaga keamanan dan keselamatan anak dari pandemi Covid-19,” tandas Bapak Gondo. “Terutama dalam mengikuti pembelajaran tatap muka, anak membutuhkan tameng untuk kekebalan tubuhnya. Untuk itu, kolaborasi bersama Danone Indonesia sebagai upaya untuk mendukung pemerintah dalam percepatan pemulihan dari pandemi didukung penuh oleh Indomaret,” tambahnya.

Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid dari Kemenkes mengatakan sangat bangga melihat kolaborasi Danone dan Indomaret. “Vaksinasi pada anak menjadi modal besar untuk mempercepat pemulihan aktivitas anak, khususnya aktivitas pembelajaran, dan merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh anak agar bisa menghindarkan dirinya dan lingkungan sekitar dari terpapar virus corona, di manapun mereka berada,” ujarnya.

“Memastikan kemajuan SDM Indonesia yang berkualitas sehat, cerdas, dan unggul merupakan hal penting demi mencapai visi Generasi Emas Indonesia 2045. Tak lupa kami juga ingin selalu mengingatkan bahwa meskipun sudah divaksin, protokol kesehatan harus tetap diterapkan, karena penerapan protokol kesehatan dan vaksin merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan,” kata Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd., dari Kemendikbud mengingatkan.

Dukungan juga datang dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya kemitraan dengan pihak swasta, masyarakat, dan media. Terkait dengan memastikan anak siap menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) ada 5 hal yang harus kita perhatikan; anak siap, keluarga siap, satuan pendidikan siap, infrastruktur siap, dan pemerintah daerah juga siap,” jelas Dra. Eko Novi Arianti R. D. M.Si.

Nah, untuk bisa mengikuti program vaksinasi COVID-19 di Sentra Vaksin Generasi Maju yang berlokasi di Novo Atrium, Lantai LG, Mal Neo Soho, Jakarta Barat, para calon peserta vaksin, baik itu anak-anak usia 6-11 tahun atau dewasa diatas 18 tahun, dapat mendaftarkan diri secara mudah melalui tautan bit.ly/vaksingenerasimaju.

Foto: Ist, Novi

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *