Apa cita-citamu, Kids? Ingin menjadi pebisnis Startup yang sukses seperti remaja dari India, Shubham Banerjee, pencipta aplikasi Braigo labs Inc. untuk membantu para tuna netra? Atau pengusaha Startup lokal sukses seperti Nadiem Makarim, pendiri aplikasi transportasi online, dan Achmad Zaky yang menciptakan aplikasi e-commerce?

Startup adalah istilah untuk perusahaan rintisan, alias perusahaan yang belum lama dibangun, dan bergerak dalam bidang teknologi dan informasi yang berkembang di dunia internet. Jenis usahanya beragam, mulai dari pengembang aplikasi, jasa, perdagangan, sistem pembayaran, dan sebagainya.

Layaknya suatu usaha, pebisnis Startup butuh ide bisnis yang kuat, rencana pemasaran yang matang, tim yang solid, dan tentu saja kecepatan internet yang cepat dan memadai. Biasanya, perusahaan Startup awalnya dijalankan oleh sedikit tim, mulai dari 2 hingga di bawah 10 orang.

Untuk bekerja, tentu butuh tempat. Namun, dengan tim yang sedikit, menyewa suatu kantor belum lagi perlengkapannya, akan mengeluarkan dana lebih besar. Nah, untuk menghemat, pebisnis Startup bisa menyewa suatu ruang kerja bersama atau coworking space.

Berbeda dengan kantor pada umumnya yang berisi pekerja di satu jenis perusahaan, maka coworking space diibaratkan kantor yang mengedepankan konsep sharing atau berbagi. Penggunanya mulai dari individu, komunitas, maupun perusahaan, khususnya startup. Berasal dari perusahaan/organisasi berbeda namun bekerja di tempat yang sama.

Salah satu coworking space yang pertumbuhannya pesat di Indonesia adalah GoWork, yang baru saja meluncurkan gerai terbarunya di Plaza Indonesia (PI). Salah satu penyewa-nya adalah Kak Vandhi Leofatwa, Co-Founder, FITCO, aplikasi kesehatan dan kebugaran.

(Kiri – kanan) Vandhi Leofatwa, Co-Founder, FITCO; Vanessa Hendriadi, CEO & Co-Founder, GoWork; Astri Abyanti Permatasuri, General Marketing and Leasing, Plaza Indonesia Realty Tbk dan I Ketut Alam Wangsawijaya, Senior Vice President Transaction Banking Business Development, BCA

“Karena saya menjalankan bisnis startup, harus menekan biaya serendah mungkin. Dengan menyewa tempat di GoWork dan membayar keanggotaan, saya dapat semua akses yang biasanya terdapat di kantor pada umumnya, seperti suasana kerja yang nyaman, internet yang cepat. Kalau dibandingkan dengan menyewa kantor sendiri, akan lebih mahal. Belum lagi memikirkan beli perlengkapan kantor, perabotan, dekorasi ruangan, juga perawatan. Nah, di GoWork, semua itu sudah menjadi fasilitas,” katanya saat ditemui di acara peresmian gerai terbaru GoWork di Plaza Indonesia.

Ia juga suka dengan konsep “work and play” yang diusung. “Lokasinya di Plaza Indonesia. Saya pilih karena sangat stategis, aksesnya gampang. Selain itu, karena di mall, saya bisa istirahat (refreshing) biar nggak bosan, bagus juga untuk pencerahan ide saat bekerja,” katanya.

Pun semakin senang karena GoWork bekerja sama dengan Bank Central Asia (BCA), di mana pemegang kartu kredit BCA bisa menggunakan promo Pay 1 Get 2 Days. Program ini berlangsung selama 6 bulan dan berlaku sudah mulai 1 Februari 2019.

Menurut Ibu Vanessa Hendriadi, CEO & Co-Founder, GoWork, selama 3 tahun sudah ada 8000 anggota GoWork. Ia menjelaskan bahwa ada sekitar 15 – 20 ruangan coworking space di Plaza Indonesia yang bisa dimanfaatkan, mulai dari ruang meeting, ruang event, komunitas area, kantor pribadi, dan sebagainya.

“Dalam menjalankan perusahaan Startup, harus memprioritaskan apa yang mau dikembangkan. Kalau memang belum perlu, jangan menambah tim (pekerja) dulu. Jangan sampai biaya sudah habis di depan, nanti ke belakangnya nggak bisa bayar,” anjur Kak Vandhi.

So, kalian siap menjadi pebisnis Startup? (Foto: dok. GoWork)

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *