Di dekat rumah Peri Dinda dan Peri Novi, ada rumah kosong yang lama tidak ditinggali karena peri pemiliknya pindah. Hari ini, seorang peri menempati rumah itu.
(Near Dinda and Novi the Fairies’ house, there’s an empty house that has been left for a long time because the owner moved. Today, a fairy moves into the house.)

Peri Novi dan Peri Dinda pergi mengunjungi tetangga baru mereka. “Jangan mendekat!” seru suara galak yang mengejutkan Peri Dinda dan Peri Novi. Sebuah pagar tinggi mengelilingi rumah si tetangga baru, dan si pagar marah pada Peri Dinda dan Peri Novi. “Kami hanya ingin berteman!” kata Peri Novi kecewa. “Teman tidak dibutuhkan! Pergi!” seru si pagar rumah lagi.
(Dinda and Novi visit their new neighbor. “Don’t come closer!” shouts the angry voice, surprising Dinda and Novi. A tall gate surrounds the new neighbor’s house, and the gate is angry at Dinda and Novi. “We just want to be friends!” says Novi disappointedly. “Friend is not needed! Go away!” shouts the gate.)

Peri Novi dan Peri Dinda pulang dengan kecewa. Peri Novi kesal dengan tetangga baru mereka. “Pasti ada sebab yang membuatnya jadi seperti itu,” kata Peri Dinda. “Celaka! Aku baru ingat kalau di rumah itu ada tanaman sihir berbahaya!” seru Peri Novi. “Ayo, kembali ke sana!” ajak Peri Dinda.
(Novi and Dinda go home dejectedly. Novi dislikes their new neighbor. “There must be a reason why,” says Dinda. “Oh no! I just remembered that there’s a dangerous magic plant inside that house!” shouts Novi. “Let’s go back!” asks Dinda.)

Peri Dinda dan Peri Novi tiba di rumah tetangga baru mereka tepat ketika ada jeritan minta tolong. Peri Dinda dan Peri Novi melihat sulur tanaman sihir mengurung seorang peri. Peri Dinda dan Peri Novi menyihir tanaman itu menjadi kecil dan si peri terbebas.
(Dinda and Novi arrive there right when there’s a call for help. They see tendrils of the magic plant binding a fairy. Dinda and Novi cast a spell on the plant to become smaller, and the fairy is freed.)

“Terima kasih, namaku Lula, tetangga baru kalian. Maafkan aku yang sudah bersikap jahat! Dulu aku pernah diperlakukan jahat oleh peri-peri yang mengaku teman ketika baru pindah, karena itulah aku tidak percaya siapapun,” tangis Peri Lula menyesal. “Jangan khawatir, kami ingin jadi temanmu,” kata Peri Dinda. “Selamat datang, Lula!” tambah Peri Novi. Kini pagar tinggi Peri Lula menghilang dan dia menjadi teman akrab Peri Dinda dan Peri Novi.
(“Thank you, my name is Lula, your new neighbor. I’m sorry I was rude! I was treated badly by other fairies back then when I just moved into my new place, that’s why I trust no one,” cries Lula regretfully. “Don’t worry, we want to be your friends,” says Dinda. “Welcome, Lula!” adds Novi. Now the tall gate has disappeared and Lula becomes Dinda and Novi’s best friend.)

 

 

 

Cerita: Seruni              Ilustrasi: Novi Chrisna             Translator: Listya

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *