Di kota peri, ada nenek tetua peri yang usianya sudah 750 tahun bernama Siri. Sesuai dengan adat dan peraturan di negeri peri, dia harus dihormati oleh semua penduduk negeri peri. ( In fairy land, there’s an old fairy grandmother named Siri who is 750 years old. According to the culture and traditions in fairy land, she must be respected by every fairy in fairy land.)

Suatu hari, Siri pergi ke perkebunan jahe dan membeli semua jahe yang ada di sana. “Aku harus menyisakan 5 jahe untuk pembeli yang sudah memesannya. Maaf, aku tidak bisa menjual semua jahe pada Anda,” kata si penjual. “Apa? Berani sekali kau! Pasti kau berbohong! Aku Siri yang terhormat! “ seru Siri marah. (One day, Siri goes to the ginger farm and buys all the ginger there. “I have to spare 5 gingers for a buyer who has ordered it. I’m sorry I can’t sell it all to you,” says the seller. “What? How dare you! You must be lying! I am the great Siri!” Siri shouts angrily.)

Siri lalu mengambil tongkat sihirnya dan membuat perkebunan jahe itu berantakan. Siri lalu mengambil semua jahe. “Karena kau membuatku marah, aku tak akan membayarmu!” kata Siri pada si penjual jahe. Si penjual jahe menangis sedih. (Siri then takes her magic wand and messes up the ginger farm and takes all the ginger. “Because you make me angry, I won’t pay you!” tells Siri to the seller. The ginger seller cries sadly. )

Dua hari berlalu, Peri Dinda dan Peri Novi mengunjungi rumah teman mereka yang sedang sakit, yaitu Peri Lina. Mereka kaget karena peri itu sudah terkurung dalam bongkahan es! “Kenapa Lina jadi begini?” seru Peri Dinda dan Novi. “Ini karena dia tidak bisa mendapatkan jahe sebagai obat,” kata Kuku, kupu-kupu peliharaan Peri Lina yang bisa berbicara. Lalu Kuku bercerita tentang perbuatan Siri. Peri Dinda dan Peri Novi geram. “Kita serahkan masalah ini pada Ratu Peri,” kata Peri Dinda. (Two days passed, Dinda and Novi visit their sick friend Lina. They are surprised to find her trapped inside ice. “What is wrong with Lina?” ask Dinda and Novi. “This is because she cannot find ginger as a medicine,” says Kuku, Lina’s talking pet butterfly. Then Kuku tells the sisters about what Siri has done. Dinda and Novi are enraged. “Let’s tell Queen Fairy,” says Dinda. )

Setelah mendengar cerita Kuku, Peri Dinda dan Novi, si penjual jahe, lalu melihat keadaan Peri Lina, Ratu Peri memanggil Siri ke istana. Ketika Siri mendengar dan melihat apa yang terjadi pada Peri Lina, dia gemetar ketakutan dan menyesali perbuatannya. Siri segera membayar jahe-jahe ke penjual jahe dan memberikan jahe-jahenya untuk dijadikan obat. Dan Peri Lina pun sembuh. “Maafkan aku, aku tak akan lagi berbuat keji. Mulai sekarang aku tak ingin dihormati, tapi dicintai!” kata Siri. (After hearing Kuku’s story, Dinda and Novi, the ginger seller and finally seeing Lina, Queen Fairy calls Siri to the palace. When Siri hears and sees what happens to Lina, she becomes very scared and regrets her actions. Siri immediately pays the ginger seller and gives all her ginger to be made into medicine. “I’m sorry, I won’t be mean anymore. From now on I don’t want to be respected, but loved!” says Siri.)

 

 

 

Cerita: Seruni     Ilustrasi: Novi Chrisna     Translator: Listya

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *