Hadirkan #SentuhanIbu2019, Nivea ajak Ibu Indonesia menstimulasi imajinasi anak melalui mendongeng

Kamu dan adik suka nggak didongengkan oleh Ibu? Senang rasanya, ya, kalau Bunda meluangkan waktu untuk bercerita. Selain menjadi semakin dekat dengan Bunda, kegiatan mendongeng banyak sekali manfaatnya. Tak hanya bagi kamu, juga Bunda.

Mendongeng, menurut Psikolog Anak & Remaja, Kak Vera Itabiliana Hadiwidjojo, M.Psi, tak hanya bermanfaat bagi peningkatan kemampuan otak, namun juga dapat mempererat ikatan emosi yang hangat dan menyenangkan.

“Ibu berperan penting sebagai pendamping yang membantu anak meningkatkan daya imajinasinya. Dengan berimajinasi bersama anak saat mendongeng, Ibu dapat membangun komunikasi dan kedekatan dengan anak. Selain itu, Ibu juga bisa memanfaatkan kegiatan mendongeng untuk menanamkan nilai-nilai positif sehingga dapat membantu membentuk karakter anak di masa depan,” katanya.

Kids, memiliki daya imajinasi tinggi akan membuat kalian menjadi sosok yang easy-going, ekspresif, memiliki kemampuan memecahkan masalah yang baik, penuh ide, serta memiliki konsep diri yang lebih positif, lho!

Mengingat banyaknya manfaat positif dari mendongeng kembali mendorong Nivea, merek perawatan kesehatan kulit keluarga Indonesia selama lebih dari seratus tahun, untuk menghadirkan kampanye #Sentuhanlbu 2019.

(kiri – kanan) Vera Itabiliana Hadiwidjojo, M.Psi, Psikolog Anak & Remaja, Brigitta Dewi Pricila selaku Brand Executive Nivea Body and Creme, dan Kak Aio, selaku pendiri komunitas Ayo Dongeng Indonesia pada acara media gathering “Kelas Dongeng Nivea: Memperkuat Ikatan Ibu Anak Melalui Kegiatan Mendongeng” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (1/11/19)

Salah satu bagian dari kampanye ini adalah Kelas Dongeng yang melibatkan komunitas Ayo Dongeng Indonesia. Lewat kegiatan ini, Nivea ingin membantu para Ibu dalam mendongeng untuk anaknya dengan cara memberikan kiat-kiat praktis untuk diterapkan di rumah.

Ya, banyak ibu yang nggak percaya diri saat mendongeng. Alasannya beragam, entah itu tidak kreatif, nggak bisa memeragakan gerakan tubuh, intonasi suara kaku, dan sebagainya. Padahal menurut Kak Mochamad Ariyo Faridh Zidni atau Kak Aio, selaku pendiri komunitas Ayo Dongeng Indonesia, mendongeng itu tak susah, kok. Yang diperlukan hanya kemauan dan imajinasi.

“Banyak Ibu yang merasa takut karena nggak bisa mendongeng, merasa tak kreatif, dan sebagainya. Padahal itu hanya mindset (pikiran) si ibu sendiri. Bagi anak, keberadaan Ibu yang dekat dengan mereka saja sudah merupakan momen luar biasa,” ujarnya.

Mendongeng, katanya, lebih kepada menciptakan pengalaman bersama antara anak dan ibu. “Tak perlu berpikir bahwa Ibu harus mendapatkan cerita yang luar biasa untuk anak. Bebaskan saja dulu, terbuka saja. Banyak hal dalam kehidupan sehari-hari yang bisa dijadikan inspirasi untuk mendongeng, kok. Boleh pakai alat bantu seperti buku cerita, tapi kalau nggak ada, ya bercerita saja. Pilihlah cerita yang disukai anak. Tak perlu membandingkan diri dengan pendongeng lain, misalnya dari Youtube, karena akan membatasi daya imajinasi. Lakukan saja, semakin sering, Ibu akan terbiasa,” Kak Aio memberikan kiat.

Saat mendongeng, para Ibu juga disarankan tidak sekedar membacakan cerita saja melainkan juga memberikan stimulasi berupa sentuhan lembut pada anak. Sentuhan, kata Kak Vera, dapat memberikan rasa nyaman dan menenangkan bagi anak.

Ibu Brigitta Dewi Pricila selaku Brand Executive Nivea Body and Creme mengatakan, ‘Kami percaya pada kekuatan sentuhan. Kami ingin mengajak para lbu di Indonesia dalam memaksimalkan rutinitas perawatan kulit untuk memperkuat ikatan dengan anaknya, misalnya dengan menggunakan pelembap Nivea Creme Tin sebagai bagian dari aktivitas mendongeng,” tutupnya.

Foto: Istimewa

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *