Adikku Cinta umurnya baru 5 tahun. Tapi ia sudah pandai membaca dan menulis.

Pada suatu hari, kami pergi ke pasar swalayan. Tiba-tiba adikku berhenti sambil membaca tulisan di pintu “Selain Karyawan Dilarang Masuk”.
Sesampainya di rumah, adikku langsung masuk kamar. Ia menulis sesuatu di kertas. Setelah itu ia ke dapur, membawa kertas dan lem.
Karena penasaran aku mengikuti ke dapur. Ternyata ia menempelkan kertas di stoples gula dan kaleng susu. Tulisannya “Semut Dilarang Masuk”.
Melihat itu, aku, ibu, dan ayah langsung tertawa. “Adik, memangnya semut bisa baca?” kataku. “Biarin, adik sering kesal sih, susunya suka disemutin!” jawab Cinta.

(Just For Kids/etg, Ilustrasi: Fika)

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *