Si Abang sudah minta disunat nih, tapi pandemi gini agak takut gak sih Moms? Jangan khawatir Moms, Rumah Sunat dr. Mahdian menawarkan layanan sunat di rumah. Kenapa layanan sunat di rumah? Karena merupakan solusi tepat kebutuhan sunat di masa pandemi. Tak perlu lagi antre, keluar rumah, lebih praktis, dan tentunya memiliki layanan yang berkualitas.

Bahkan beberapa public figure juga yang memilih menjalani prosesi sunat anaknya di rumah dengan layanan Sunat di Rumah milik Rumah Sunat dr. Mahdian, seperti Mom Ryana Dea dan Dad Puadin Redi, Mom Sinyorita Esperanza, Dad Faank vokalis band Wali, Dad Gerry Ishak dan ustadz Hanan Attaki. Menurut Mom Ryana Dea, walaupun melakukan sunat di rumah, tim medis yang datang tetap menjalankan protokol kesehatan. “Ya awalnya sih deg-degan juga soalnya kan kita terima tamu dari luar ya. Apalagi kita memang benar-benar mengurangi aktivitas dan bertemu orang luar gitu. Cuman ya kita lihat dari Rumah Sunat dr. Mahdian ini menjalankan protokol kesehatan, oke banget, dokter dan perawat pakai hazmat, disinfektan juga. Dari situ kita yakin kalau protokol kesehatannya jalan banget, jadi aman dan kita enggak panik, juga,” ungkapnya.

dr. Zaiem dari Rumah Sunat dr. Mahdian, juga menyatakan bahwa, sunat di rumah bisa menjadi alternatif sunat untuk para orangtua yang ingin menyunatkan anaknya saat di tengah wabah Corona seperti saat ini. “Kami (dokter dan perawat) menggunakan alat pelindung diri (APD) yang berguna selain melindungi diri, juga membuat pasien merasa nyaman dan aman,” ujarnya.

Selain menjalankan protokol kesehatan, peralatan medis yang digunakan juga steril dan sekali pakai untuk mencegah risiko infeksi silang dari satu pasien ke pasien lainnya. Seperti diketahui prosesi sunat terkadang cukup membuat stres orangtua maupun sang anak. Belum lagi jika membayangkan sunat dengan metode konvensional ataupun electric cauter (sunat laser) yang cukup menyeramkan dan ada lagi jarum suntik yang menakutkan bagi anak. Namun, sunat di Rumah Sunat dr. Mahdian bisa jadi solusi untuk orangtua yang tak ingin anaknya merasa tak nyaman saat sunat. Kini, ada metode sunat yang dinamakan Mahdian klem dan sunat tanpa jarum suntik yang kian diminati. Mahdian klem merupakan klem sunat pertama karya anak bangsa, yakni dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS dan diproduksi di dalam negeri.

Keluarga Dad Faank vokalis band Wali

Dengan hadirnya Mahdian klem ini, diharapkan dapat membuat anak lebih nyaman saat sunat ataupun setelahnya karena memiliki keunggulan minim risiko perdarahan, tanpa jahit, tanpa perban, proses sunat lebih cepat 5 menit hingga 10 menit, setelah sunat langsung bisa beraktivitas, boleh kena air, proses penyembuhan relatif cepat, dan perawatan pascasunat mudah. Berbeda dengan sunat konvensional ataupun sunat laser yang membutuhkan persiapan dan proses sunat cukup lama, masih membutuhkan jahitan dan perban sehingga anak tidak leluasa beraktivitas ataupun kena air.

“Kita tertarik dengan metode sunat modern Mahdian klem ini karena lebih praktis, walaupun awalnya anaknya tegang tapi lama-lama biasa aja. Kalau yang konvensional agak horor,” ujar Dad Gary. Hal serupa juga dinyatakan oleh Dad Epy Kusanandar, “ Jadi tuh, kita sekeluarga sama kakek dan nenek kaget pas lihat langsung proses sunatnya. Ternyata zaman udah beda ya. Dulu metode sunatnya kelihatan seram sekarang enggak. Anaknya juga pas disunat seneng-seneng aja, sambil main games, sambil ngobrol.”

Selain memberikan rasa nyaman pada anak, Mahdian klem juga sekali pakai jadi satu pasien satu klem, tidak dapat digunakan ke pasien lainnya. Metode sunat klem sendiri merupakan metode sunat yang aman dan direkomendasikan oleh WHO. Mahdian klem juga telah terdaftar dan mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan RI dengan nomor AKD 2110391020, sehingga lebih aman. Metode sunat modern Mahdian klem dan sunat tanpa suntik ini tersedia di 43 cabang Rumah Sunat dr. Mahdian di Indonesia dan tentunya ditangani oleh dokter yang profesional.

(Foto : Ist)

 

 

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *