Seiring dengan perkembangan zaman, wanita muda Indonesia kini memiliki beragam aktivitas yang dilakukan sehari-hari guna menggapai impiannya. Tak dapat dipungkiri, fashion pun telah menjadi hal yang tak terpisahkan dari kehidupan mereka. Wings Care, melalui SoKlin Pewangi, turut berpartisipasi dalam mendukung gerakan wanita muda Indonesia untuk dapat terus aktif dan kreatif dalam berkarya melalui fashion sebagai bentuk ekspresi diri. Hal ini dituangkan melalui rangkaian kegiatan Fashion Bootcamp SoKlin Pewangi #SahabatOutfitNo1 yang membahas berbagai tren fashion serta tips and trik dalam menggapai impian melalui perpaduan outfit yang sesuai serta menjaga kesegaran pakaian sehingga wanginya on & on sepanjang hari agar selalu tampil percaya diri.

“SoKlin Pewangi ingin wanita muda Indonesia untuk dapat mengekspresikan dirinya melalui pemilihan outfit yang tepat dengan rasa percaya diri yang tinggi, salah satunya dengan merawat dan menjaga outfit agar tetap nyaman dan wangi sepanjang hari, terlepas apapun kegiatan yang dilakukan, termasuk berolahraga. Melalui kampanye #SahabatOutfitNo1, kami ingin terus mendukung perkembangan para wanita muda Indonesia sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan sebaik mungkin dan senyaman mungkin dalam menggapai impian,” terang Bapak Andrico Immanuel, Senior Product Manager SoKlin Pewangi.

SoKlin Pewangi kini dilengkapi dengan inovasi terbaru yang untuk pertama kalinya dan satu-satunya hadir pada produk pewangi pakaian di Indonesia, yaitu Teknologi Anti Gerah, yang berfungsi memperlancar sirkulasi udara di serat pakaian sehingga lebih nyaman dikenakan seharian. Formula Anti Baunya juga secara efektif mencegah bau menempel di pakaian. Tak hanya itu, SoKlin Pewangi dilengkapi dengan Double Perfume yang membuat pakaian wanginya on & on sepanjang hari. Dengan segala keunggulannya, SoKlin Pewangi tentunya merupakan pilihan yang tepat untuk menjadi #SahabatOutfitNo1 para wanita muda Indonesia.

Hal tersebut diamini oleh Tissa Biani, seorang aktris dan penyanyi muda berbakat sekaligus Brand Ambassador SoKlin Pewangi. Tissa mengakui bahwa kesehariannya tengah dipadati dengan beragam kegiatan seperti syuting dan menyanyi yang cenderung tak mengenal waktu. Tissa juga selalu mengedepankan pemilihan outfit yang tepat serta kenyamanan dalam berpakaian karena hal ini membantunya untuk tetap produktif dan tampil penuh percaya diri. “Apa pun jenis fashion yang dipilih, kita harus selalu percaya diri dengan pilihan tersebut supaya bisa maksimal dalam mengekpresikan diri, itu kuncinya. Selain itu, outfit pun harus selalu wangi, nyaman dan bebas gerah seharian karena ini pastinya akan ngeboost rasa percaya diri kita sehingga bisa jadi versi terbaik dari diri kita. Nah, cara terbaik yang ku lakukan adalah dengan menggunakan SoKlin Pewangi untuk merawat pakaianku,” tutur Tissa.

Pada acara yang bertajuk “Streetwear Andalan Segala Aktivitasmu” tersebut, fashion enthusiast Judithya Pitana, mengatakan bahwa fashion sendiri dapat diartikan sebagai cara untuk mengekspresikan siapa diri kita tanpa harus berbicara dan hal ini pun terus berkembang.  “Sejak terjadinya pandemi COVID-19, ada perubahan signifikan yang terjadi menyangkut cara berpakaian. Penjualan loungewear pun juga meningkat lebih dari 1000 persen selama pandemi, yang artinya utilitas dan kenyamanan menjadi hal penting bagi pembeli,” ujarnya.

Menurut Judith, ada 6 tren yang diprediksi menjadi besar di tahun 2022, dengan tema besar streetwear style. Celana pendek ala boxer pun menjadi tren pertama yang mencolok. “Jika dipadukan dengan structured blazer dan sneakers, celana pendek ala boxer bisa terlihat menarik untuk gaya santai,” tambahnya. Tren lain yang diprediksi akan besar adalah Psychedelic Print, yaitu busana bermotif abstrak dengan clashing prints. “Kalau kamu termasuk orang yang jarang mengenakan baju bermotif, padukan psychedelic prints dengan warna-warna basic yang polos,” jelasnya.

Motif hitam-putih juga jadi salah satu tren yang dapat dicoba, lalu ada oversized blazer yang masih jadi juara tampil boyish dengan sentuhan klasik. “Banyak cara membuat oversized blazer terlihat feminin, misalnya dengan memasangkannya dengan sepatu heels atau tas kecil dan statement accessories,” tegas Judith. Ia juga melihat tren waistcoat jadi idaman di tahun depan. “Padukan dengan palazzo pants, high heels dan aksesori klasik untuk tampilan yang terlihat timeless,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Tissa Biani juga mengatakan bahwa Streetwear Style adalah pilihan yang cocok untuk segala jenis kegiatannya. “Streetwear style ini mudah untuk mix & matchnya. Contohnya, aku sering pakai celana jeans atau kaos, warna dan padu padannya juga sangat bebas yah, kadang aku juga suka pakai outer antara denim atau bomber jacket dan pakai sneakers. Yang terpenting, hal yang harus dipastikan adalah kenyamanan dan aku juga suka kalau outfit aku wangi dan yang pasti wanginya harus on & on sepanjang hari. Jadi, SoKlin Pewangi ini sahabat pakaian aku banget karena membuat pakaian jadi nyaman dipakai seharian,” tutup Tissa.

Hijab dan Korean Style Juga Membuat Wanita Muda Indonesia Semakin Menawan Fashion bootcamp SoKlin Pewangi episode perdana menghadirkan Elsya Sandria, seorang influencer hijab fashion, yang mengupas tuntas tips dan trick berhijab agar nyaman sepanjang hari. Sebagai hijabers, ia sangat memperhatikan pakaian dan bahan yang digunakan. “Untuk outfit sehari-hari, aku sesuaikan dengan kebutuhanku. Lalu, untuk pemakaian hijab pilih yang nyaman dipakai, apapun warnanya nggak masalah,” jelas Elsya yang menyukai warna soft dan pastel serta menyukai style feminin yang sesuai dengan kepribadiannya yang ceria. Selain warna-warna tersebut, Elsya juga sering memakai outfit dengan warna dasar hitam atau putih, bahkan full color sesuai dengan mood saat itu, dengan bahan voal sebagai pilihan utama. “Pada dasarnya apapun bahan hijab tersebut, harus didukung dengan wangi yang bikin segar, nyaman dan tidak gerah seharian,” jelasnya.

Dyta Nuruliza, influencer yang kerap membagikan potret OOTD ala Korea di akun sosial medianya, juga berkesempatan untuk membagikan tips berbusana ala Korea dalam rangkaian acara kedua pada fashion bootcamp tersebut. Menurut Dyta, Korean style mengajarkannya rasa percaya diri walaupun hanya menggunakan pakaian yang simpel. Ia sendiri kerap memadukan kaos model oversized, celana kulot, jogger pants serta beberapa outer yang sesuai untuk Korean Style hariannya. “Kalau kalian perhatikan, sebenarnya Korean style itu nggak melulu soal baju yang ribet, mahal, atau branded. Kalian bahkan bisa menemukan model-model Korean style di lemari. Jangan lupa juga untuk selalu menyesuaikan baju dengan kondisi dan tempat yang akan kita datangi,” ucapnya. Bagi Dyta, yang terpenting adalah pakaian tersebut dapat menyerap keringat, anti gerah, dan anti bau sehingga terasa nyaman dan wangi seharian.

Tak hanya itu, dalam ketiga rangkaian acara yang dilaksanakan, juga diadakan kegiatan olahraga virtual, yaitu Yoga bersama Deehay, Zumba bersama Sarah Ratulangie, dan Strong Nation bersama Cobby Yuliani. Semua kegiatan ini tentunya merupakan bentuk dukungan SoKlin Pewangi agar wanita muda Indonesia dapat terus aktif, berkreasi dan berkarya tanpa harus memikirkan bau tak sedap pada pakaian, meskipun berkeringat namun bebas gerah, sehingga segala aktivitas dapat dilakukan dengan lebih maksimal dan penuh percaya diri.

(Foto : Ist)

 

 

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *