Setelah Joey Alexander (pianis muda yang dikenal di dunia internasional), Indonesia kini patut berbangga kembali karena memiliki Sean Nicholas Alexander. Pemain klarinet termuda di Indonesia ini pun sudah diakui keahliannya di dunia internasional! 

Kalian tahu alat musik klarinet? Kalau suka nonton animasi Spongebob, pasti tahu, deh. Itu lho, alat musik yang sering ditiup oleh Squidward. Hihihi…

Ternyata, tidak banyak orang yang bisa memainkan alat musik tersebut. Apalagi di usia yang relatif masih muda. Tapi, tidak demikian halnya dengan teman kita Sean Nicholas Alexander. Di usianya yang baru menginjak 11 tahun, bocah kelahiran Jakarta, 28 Februari 2006 ini sudah mahir memainkan klarinet. “Dulu mulai main klarinet, waktu usiaku masih 8 tahun. Awalnya susah sekali, karena tanganku belum sampai memegang kunci-kuncinya yang berjumlah 26,” ujar siswa kelas 1 SMP Jakarta Nanyang School memulai cerita.

Mengikuti Jejak Papa

Tapi, karena memang Sean sudah suka dengan klarinet sejak kecil, semua itu bukan halangan. “Aku suka klarinet karena sejak kecil sering lihat Papa main. Suaranya khas dan indah,” tambah Sean. Bisa jadi bakat Sean menurun dari Papanya yang pada tahun 1992 pernah mewakili Indonesia di ajang Asean Youth Symphonic Orchestra.

Berlatih Setiap Hari

Sean yang selalu berlatih klarinet setiap hari, kini mulai mendulang prestasi. Tak hanya nasional tapi juga internasional. Hebat, ya?

Di usianya yang baru 9 tahun, tepatnya di tahun 2015, anak tunggal dari pasangan Bambang Witono dan Silvy Gunawan ini sukses menggelar konser pertamanya di Sekolah Musik Indonesia, Alam Sutera, Tangerang. Di tahun 2016, Sean tampil memukau dalam Indonesia Orchestra & Ensemble Festival (IOEF) yang baru pertama kalinya digelar di Indonesia. Selain baru-baru ini tampil di Jepang dan Singapura, beberapa kali, penyuka ikan salmon ini juga tampil bersama dalam orkestra yang dipimpin oleh musisi handal Addie MS. Rencananya, Oktober mendatang, Sean juga akan menggelar Resital Klarinet di Jakarta. Sukses, ya, Sean! (Novita Mahfud/Foto: Isnu Dwimartanto)

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *