JAKARTA, majalahjustforkids.com – Bumi sudah semakin tua, Kids! Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan merawatnya? Yuk, kita semua lebih peduli lagi terhadap Bumi yang kita tinggali ini, dengan menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Salah satunya adalah bertanggung jawab terhadap sampah yang kita hasilkan. Bagaimana caranya? Cegah, Pilah, dan Olah. Cegah, jangan terlalu banyak menghasilkan sampah. Pilah, memilah sampah sebelum dibuang. Olah, mengolah atau mendaur ulang sampah sehingga bisa bermanfaat.

Nah, berikut cara membuang sampah yang benar:

  1. Kenali Jenis Sampah

Tidak semua sampah yang akan kamu buang itu sama, ya. Ada beberapa jenis sampah yaitu; sampah organik, sampah non organik, dan sampah B3 (Bahan Berbahaya Beracun).

Sampah Organik

Sampah yang mudah membusuk dan terurai, misal; sampah yang berasal dari tanaman atau makhluk hidup. Contohnya; sisa makanan, kayu, kertas, tisu, dan dedaunan.

Sampah Non Organik atau Anorganik

Kebalikan dari sampah organik, sampah non organik tidak bisa terurai secara alami. Disebut juga dengan sampah kering. Contohnya; plastik, besi, barang pecah belah, serta peralatan elektronik.

Sampah B3

Sampah jenis B3 biasanya berasal dari komponen yang dapat mencemari lingkungan sehingga tidak boleh dibuang sembarangan. Contohnya; batu baterai, detergen, produk pembersih rumah, semir sepatu, racun tikus, dan zat kimia lainnya seperti amonia, asam asetat, formalin, dan lain sebagainya.

  1. Pisahkan atau Pilah Sampah Sesuai Jenisnya

Sebelum membuang sampah-sampah yang ada di rumah, sebaiknya kamu kelompokkan sampah-sampah tersebut sesuai dengan jenisnya masing-masing. Jangan menggabung antara sampah organik, non organik, maupun sampah B3. Pisahkanlah sampah sesuai dengan jenisnya.

Sediakan beberapa tempat sampah di rumah, untuk masing-masing menampung sampah yang berbeda, sesuai dengan jenisnya. Dengan begitu, kamu bisa menentukan ke mana masing-masing sampah tersebut akan dibuang. Apakah akan didaur ulang, dikubur atau dibuang ke tempat pembuangan khusus?

  1. Membuang Sampah di Tempat yang Sesuai

Setelah sampah dipilah atau dipisah-pisahkan, sebagai bentuk tanggung jawab-mu, kamu pun kemudian bisa menentukan akan diapakan atau disalurkan kemana sampah-sampah tersebut.

Kalau masih bingung, nih, ada tips-tipsnya bagaimana cara menyalurkan sampah sesuai jenisnya;

Cara Membuang Sampah Organik

Sampah-sampah organik seperti sisa makanan ataupun dedaunan, bisa kamu olah untuk dijadikan pupuk kompos. Caranya adalah dengan menguburnya atau menggunakan tempat khusus. Dengan demikian, kamu membuat sampah-sampah organik itu jadi bermanfaat untuk lingkungan sekitar.

Namun, hati-hati, ya, karena tidak semua sampah organik bisa didaur ulang menjadi pupuk kompos, lho! Beberapa sampah yang sebaiknya tidak dijadikan pupuk yaitu; produk olahan susu (mentega, susu, yoghurt), telur, lemak dan minyak, daging dan tulang, serta kotoran hewan. Pisahkan sampah-sampah itu dari sampah yang akan kamu jadikan pupuk. Sampah-sampah itu bisa kamu salurkan ke tempat khusus atau hubungi jasa pengolahan sampah terdekat.

Cara Membuang Sampah Non Organik

Sebelum dibuang, sampah non organik seperti plastik, barang pecah belah ataupun peralatan elektronik, coba deh kamu pikirkan dulu untuk mendaur ulang sampah-sampah tersebut menjadi barang-barang yang berguna dan bahkan bisa memiliki nilai jual. Keren, kan?

Misal; bagaimana kalau sampah botol plastik, kamu bersihkan dan kemudian kamu jadikan pot bunga atau pot tanaman atau mungkin bisa juga menjadi tempat ikan hias. Tapi, kalau kamu tidak punya waktu, kamu bisa menyalurkan sampah-sampah itu ke Bank Sampah yang biasanya ada di sekitar lingkunganmu. Banyak juga, kok, komunitas yang menerima pembuangan sampah non organik untuk didaur ulang. Kamu bisa mencarinya di internet.

Tapi, harus diperhatikan, ya, apakah sampah-sampah non organik yang sudah tidak dipakai itu masih layak untuk didaur ulang atau tidak. Pastikan sampah tersebut masih dalam kondisi cukup baik.

Cara Membuang Sampah B3

Sampah B3 tidak boleh dibuang bersamaan dengan sampah organik maupun non organik. Sampah jenis B3 ini harus dibuang ke tempat pembuangan khusus untuk sampah berbahaya.

Kids, membuang sampah secara tidak benar, selain bisa membuat lingkungan tempat tinggal kamu tampak kotor dan kumuh, juga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan yang tentunya akan sangat berbahaya untuk kesehatan kita semua. Yuk, mulai sekarang buang sampahmu secara benar, sebagai bentuk tanggung jawabmu!

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *