Bebelac Luncurkan Gerakan Anak Hebat Berbagi Kebaikan

Mengajarkan anak berbuat kebaikan sejak dini banyak manfaatnya. Antara lain, membentuk ia menjadi pribadi yang empati dan tidak cuek terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Mengingat tak lama lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan, tak ada salahnya Moms memanfaatkan momen ini untuk mengajarkan anak berbagi kebaikan.

“Orang tua bisa memberikan contoh dalam berbuat kebaikan dimulai dari hal yang sederhana, misalnya dengan mencontohkan perbuatan kebaikan bersama saudara sekandung di rumah atau mengajarkan makna kebaikan dengan membuat pesan dukungan yang positif kepada teman-teman,” ujar Psikolog Anak dan Keluarga Samanta Elsener, M.Psi.

Ia mengatakan, untuk membentuk si kecil agar menjadi pribadi hebat serta serta tumbuh dan berkembang secara optimal, para orangtua harus membekali si kecil dengan kemampuan kognitif dan sosial emosional. “Berikan stimulasi yang sesuai agar ia memiliki keterampilan yang lengkap serta tumbuh menjadi anak yang pandai, berani dan baik hati. Di masa yang menantang ini, tentunya orangtua harus lebih kreatif dalam menciptakan berbagai aktivitas yang juga dapat memberikan stimulasi untuk anak,” katanya.

Memahami hal ini dan sejalan dengan mulainya bulan suci Ramadan, BEBELAC, susu pertumbuhan untuk anak usia 1 tahun keatas dari Danone Specialized Nutrition Indonesia,

mengajak para orangtua untuk menjadikan momen ini sebagai langkah pertama kehebatan si Kecil melalui kegiatan Gerakan Anak Hebat Berbagi Kebaikan. “Ini adalah sebuah inisiatif bagi si kecil dan orangtua untuk dapat berbagi kebahagiaan masa kecil pada anak-anak Indonesia terutama bagi mereka yang membutuhkan, melalui asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang serta stimulasi yang sesuai,” ujar Marketing Manager BEBELAC, Anissa Permatadhieta Ardiellaputri.

Anissa melanjutkan, inisiatif ini juga merupakan bagian dari komitmen Bebelac untuk tetap mendukung pertumbuhan anak-anak Indonesia agar menjadi anak-anak yang tidak hanya aktif, sehat dan pandai, tetapi juga memiliki kebaikan hati dan jiwa sosial yang tinggi.

Ditegaskan oleh Samanta, rasa berbagi dan berkeinginan untuk berbuat baik adalah perilaku yang dapat dipelajari dan dipupuk sedari dini dimana si kecil sudah dapat diarahkan serta diberikan contoh untuk berbagi dan mulai mempelajari konsep berbagi dari orang-orang terdekat. “Berbuat baik juga memiliki dampak yang positif terhadap tumbuh kembang anak, yaitu dapat menumbuhkan rasa bahagia dan percaya diri dalam diri anak, seperti anak merasa dibutuhkan dan dihargai, anak terlatih untuk berpikir secara objektif terhadap kondisi orang lain dan dirinya serta terlatih untuk menumbuhkan empati, yang dapat menjadi modal dasar di masa depan kelak,” katanya.

Putri Titian, Mom Influencer yang juga seorang Ibu Hebat BEBELAC, juga menginginkan anaknya tumbuh menjadi anak yang sehat, aktif dan pandai. Namun, tak hanya itu, sebagai orangtua, ia juga ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang baik hati. “Untuk itu sedini mungkin aku mulai mencontohkan pada si Kecil untuk berbuat kebaikan dan menumbuhkan sifat empatinya kepada sesama, dimulai dari hal sederhana seperti berbagi dengan teman, menyayangi adiknya dan membantu Ibu dirumah,” katanya.

Paket Anak Hebat merepresentasikan tiga nilai inti program Gerakan Anak Hebat yaitu, Happy heart yang diwujudkan dalam bentuk boneka lembut berbentuk binatang yang dapat memberikan rasa aman, rasa terlindungi pada anak seakan menggantikan posisi orang yang disayangi; Happy brain yang diwujudkan dalam aktivitas stimulasi berbentuk kegiatan seni; dan Happy tummy yang diwujudkan dalam bentuk paket nutrisi untuk kebutuhan zat gizi dan nutrisi lengkap pada tumbuh kembang anak. Ketiga benda ini dapat membantu stimulasi perkembangan si Kecil agar tumbuh menjadi Anak Hebat, yaitu anak yang pandai, berani dan baik hati meskipun mereka harus berada di rumah dengan segala keterbatasan yang ada selama pandemi berlangsung.

Gerakan Anak Hebat Berbagi Kebaikan berlangsung sejak 1 Maret hingga 30 April 2022 dan donasi Paket Anak Hebat akan didistribusikan kepada anak-anak panti asuhan yang tersebar di 20 provinsi dan 45 kota di Indonesia.

Foto: Ist

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *