JAKARTA, majalahjustforkids.com – Puluhan pasang anak dan orangtua terlihat berdatangan ke Taman Kajoe yang berlokasi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat, 22 Juli 2022.

Mereka nampak suka cita dan ceria mengikuti acara yang diadakan oleh McDonald’s Indonesia.

Ya, pada siang menuju sore itu, McDonald’s Indonesia menggelar berbagai aktivitas seru untuk orangtua dan anak. Diantaranya; bersama-sama (ibu dan anak) mewarnai gambar di atas kaus dan pelatihan mendongeng secara read aloud atau membaca nyaring.

Salah satu tujuannya adalah untuk lebih memperkuat bonding atau ikatan jiwa antara ibu dan anak.

Tak hanya mempererat bonding ibu dan anak, ternyata McDonald’s Indonesia memiliki tujuan yang lebih mulia lagi, yaitu meningkatkan literasi atau tingkat baca anak-anak Indonesia.

Sebab, berdasarkan riset survei yang dilakukan oleh Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, tingkat literasi Indonesia berada pada peringkat yang rendah.

Kondisi tersebut cukup memprihatinkan karena literasi merupakan dasar untuk membentuk generasi masa depan yang unggul.

Untuk itu, diperlukan konsistensi serta keterlibatan dari banyak pihak untuk meningkatkan literasi anak Indonesia.

Atas dasar inilah McDonald’s sebagai brand restoran yang dekat dan peduli terhadap anak, berkomitmen untuk mendukung perkembangan literasi anak Indonesia.

Maka dari itu, bertepatan dengan momen Hari Anak Indonesia yang jatuh pada 23 Juli 2022, McDonald’s meluncurkan kampanye Inspirasi Literasi McD dengan menghadirkan berbagai inisiatif seperti; penggalangan donasi buku bacaan anak, renovasi Taman Baca Masyarakat (TBM), dan pelatihan kegiatan membaca nyaring atau read aloud.

Ibu Sutji Lantyka selaku Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia mengaku ikut prihatin dengan tingkat literasi anak-anak Indonesia yang berada di urutan ke-62 dari 70 negara.

“Anak sebagai penerus bangsa, kalau tidak bisa membaca, bagaimana bisa berkompetisi dengan negara lain?” ujarnya.

“Kami sadar untuk dapat meningkatkan literasi anak Indonesia tidak dapat dilakukan sendiri dan dalam waktu yang singkat. Sehingga, McDonald’s Indonesia mengadakan berbagai program berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak yang kredibel di bidangnya, termasuk guru dan orangtua demi mencapai tujuan tersebut,” ujarnya lagi.

Jika pada bulan Juni lalu McDonald’s Indonesia bekerjasama dengan Klassku (platform digital berbasis edukasi) dan Persatuan Guru Indonesia (PGRI) memberikan beasiswa pelatihan literasi sains yang diikuti 1.200 guru di 28 provinsi di Indonesia, kali ini, McDonald’s Indonesia bekerjasama dengan Forum Taman Baca Masyarakat (Forum TBM) untuk mengadakan kegiatan literasi yang ditujukan bagi anak dan orangtua.

TBM yang berdiri di Solo sejak 11 Juli 2005 merupakan giat literasi mewadahi aspirasi masyarakat yang per Maret lalu memiliki 2048 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Salah satu faktor yang disebut menjadi penyebab rendahnya tingkat literasi masyarakat Indonesia, yakni kurangnya bahan bacaan dan praktik.

Diakui Bapak Heri Djuhaeri selaku Ketua Bidang Infokom dan Litbang Forum TBM (Forum TBM), yang dibutuhkan adalah buku-buku yang bagus, menarik, interaktif sehingga bisa menstimulus dan menumbuhkan minat baca pada anak.

“Ragam buku bacaan anak yang kurang variatif merupakan salah satu faktor penyebab jumlah kehadiran anak semakin berkurang di Taman Baca. Selain itu, fasilitas yang kurang memadai seperti kondisi bangunan yang rusak, minimnya ventilasi udara, hingga kurangnya alat peraga, juga merupakan faktor pendukung yang krusial untuk membangun ketertarikan anak dalam membaca buku di Taman Baca,” akunya.

Untuk menjawab hal tersebut, McDonald’s, bersama dengan Forum TBM sebagai rekanan yang memiliki visi dan misi sama dalam meningkatkan literasi anak bangsa, mengadakan kegiatan donasi buku anak yang sudah berjalan sejak Mei 2022.

Pada program tersebut, konsumen dapat menyumbangkan buku bacaan anak yang masih layak baca di kotak donasi buku yang tersedia di 180 gerai McDonald’s seluruh Indonesia.

Sebanyak 3.132 buku telah terkumpul dari konsumen hingga saat ini, dan mulai didistribusikan secara bertahap di sejumlah TBM di Indonesia.

Program donasi buku ini masih akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini. Selain itu, dari segi prasarana, McDonald’s Indonesia berinisiatif untuk melakukan perbaikan pada Taman Baca dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, dimulai dari TBM Tebet, Manggarai pada bulan Agustus 2022 mendatang.

“Kita melihat dan mencari TBM yang kondisinya memprihatinkan. Akan kita renovasi, baik interior dan eksteriornya. Kita lengkapi buku bacaannya, ada rak-raknya juga sehingga akan lebih banyak lagi anak-anak yang datang. Mudah-mudahan ke depannya lebih banyak lagi yang bisa direnovasi, dan semuanya lancar, untuk mewujudkan cita-cita memiliki banyak taman bacaan yang layak dan nyaman,” ungkap Ibu Sutji.

Kegiatan lain yang tak kalah penting dalam perkembangan literasi anak Indonesia adalah praktik di kehidupan sehari-hari, sehingga nantinya anak dapat membangun kebiasaan membaca.

Untuk itu, McDonald’s mengadakan program membaca nyaring atau yang lebih dikenal dengan sebutan read aloud; menyampaikan pesan dari media tertulis atau bergambar dengan cara dibunyikan serta memperhatikan intonasi suara, gestur tubuh hingga ekspresi muka.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ketertarikan anak terhadap buku sehingga Ia menyukai kegiatan membaca.

“Membaca nyaring sudah menjadi budaya yang diwariskan orangtuaku sejak masih kecil. Sehingga, kini aku terbiasa untuk mengajak anakku, Arrasya melakukan aktivitas membaca nyaring sejak Ia berusia dua bulan. Melalui kegiatan ini tentunya banyak sekali manfaat yang didapat seperti menambah kosakata, membangun cara berpikir hingga menguatkan bonding aku dan anakku,” jelas Mom Tasya Kamila, seorang Aktris, Penyanyi dan Ibu Aspiratif.

Mom Tasya pun sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan donasi buku anak yang dilakukan oleh McDonald’s Indonesia.

“Semoga programnya berhasil dan kesampaian. Masyarakat lebih mudah dan bisa akses ke buku. Bisa akses ke buku saja sudah bagus karena tidak semua daerah bisa akses ke buku. Tak hanya itu, masyarakat juga bisa ikutan untuk donasi buku,” kata Mom Tasya yang juga mengajak sang buah hati untuk berdonasi buku.

Kegiatan read aloud yang diinisiasi oleh McDonald’s Indonesia dilaksanakan mulai Jumat, 22 Juli 2022 dan dilakukan secara reguler setiap dua bulan sekali di gerai-gerai McDonald’s maupun di Taman Baca Masyarakat bersama dengan para Ibu yang tergabung dalam keanggotaan McKids maupun TBM.

Pada pelaksanaan kegiatan Read Aloud yang pertama, Paman Gery selaku pegiat literasi dan Professional Storyteller memberikan beberapa tips dalam melakukan kegiatan read aloud, “Kecenderungan orangtua saat melakukan read aloud adalah malu berekspresi dan takut terlihat aneh. Padahal, ekspresi sangat penting untuk menerjemahkan gambar serta membangun ketertarikan anak. Selain itu, diperlukan komunikasi dua arah selama sesi berlangsung agar anak merasa dilibatkan dan tidak jenuh. Ajak Ia menebak gambar atau sesederhana memilih buku mana yang akan dijadikan bahan bacaan selama sesi read aloud.”

“Kami berharap, seluruh upaya yang kami lakukan ini, baik beasiswa pelatihan untuk guru, donasi buku, renovasi TBM maupun read aloud workshop dapat bermanfaat, sehingga pada akhirnya kami dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi anak Indonesia,” tutup Ibu Sutji.

Foto: Novi, Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *