Sekolah Pelita tempat Rina bersekolah adalah sekolah unggulan. Sekolah ini milik yayasan besar yang juga memiliki rumah sakit. Sekolah Pelita berada di sebuah kompleks perumahan elit. Sekolah Pelita unik karena bersebelahan dengan rumah sakit Pelita. Banyak orang yang menyayangkan hal ini. Harusnya sekolah sebagai tempat pendidikan, bersih lingkungannya! Kalau sebelahnya rumah sakit, tentu saja tidak bersih.

Akhirnya, yayasan memindahkan lokasi Sekolah Pelita ke tempat lain. Sekolah Pelita yang baru ini jauh lebih luas dari sekolah yang lama. Mulanya anak-anak sangat gembira, tapi kemudian muncul cerita-cerita menyeramkan tentang Sekolah Pelita yang baru. Tapi Rina tidak takut, karena dia tidak pernah mengalami hal aneh.

Suatu hari, Rina merasa tidak enak badan, dan Mama memintanya untuk tidak ke sekolah. Tapi Rina bersikeras pergi karena hari ini ada pelajaran tambahan untuk mempersiapkan ujian. Di awal sampai akhir pelajaran, kondisi badan Rina cukup baik. Tapi sayang sekali ketika menunggu waktu pelajaran tambahan yang dimulai sore harinya, Rina merasa tubuhnya panas. “Pelajaran tambahan hanya satu jam, aku pasti bisa!” seru Rina dalam hati. Akhirnya pelajaran tambahan dimulai, tapi lima belas menit berlalu dan Rina demam tinggi. Bu Guru khawatir melihat keadaan Rina, tapi Rina berkata dirinya tidak apa-apa, dan dia minta  izin mencuci muka.

Rina berjalan perlahan ke toilet sekolah. Kepalanya pusing dan dia demam tinggi. Badannya lemas. Akhirnya, Rina tidak kuat berjalan lagi dan hanya bisa duduk di lorong sepi. Tiba-tiba, hawa dingin menghampirinya, bersamaan dengan itu ada suara sepatu. “Ada yang datang, syukurlah,” pikir Rina, yang sekarang sudah tak kuat lagi mengangkat kepalanya untuk melihat siapa yang datang. Rina merasakan dahinya disentuh. “Badanmu panas sekali! Ibu antar ke UKS, ya,” Lalu Rina merasakan dia dituntun pergi. Rina berbaring di ruang UKS. Aneh, ruang itu redup. Tapi Rina tidak peduli, dia lega bisa beristirahat.

Rina dibangunkan dan diminta untuk minum obat, lalu dia tertidur pulas. Rina terbangun saat mendengar suara yang dia kenal. Itu suara Mama! “Rina!” seru Mama panik. Rina terbangun. Mama langsung memeluknya. “Mama… aku nggak apa-apa, kok…” kata Rina. Kemudian dia tertegun. Rina melihat ruangan itu bukan ruangan UKS! Ternyata, Rina ada di ruang kosong dan dia berbaring di lantai!

Terdengar suara ribut lalu Bu Guru dan beberapa teman sekelasnya muncul. “Rina! Syukurlah kamu tidak apa-apa!” kata mereka. “Kami kebingungan mencarimu! Kamu tidak ada di sekolah, dan Ibu langsung menelepon ke rumahmu. Akhirnya Mama-mu datang. Dia yakin kamu masih di sekolah, lalu membantu kami mencarimu. Dan ternyata kamu ada di ruangan kosong ini, syukurlah,” kata Bu Guru. “Untung saja kuncinya rusak dan Mama bisa masuk,” tambah Mama Rina.

Sampai sekarang hanya sedikit yang mempercayai kesaksian Rina tentang ruang UKS yang menyembuhkannya. Bahkan Mama Rina pun tidak percaya. Yang mempercayai Rina hanya teman-teman terdekatnya… dan yang pernah mengalami kejadian aneh di Sekolah Pelita yang baru itu.

 

 

 

Cerita: Seruni   Ilustrasi: Novi Chrisna

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *