Rayakan Ulang Tahun Ketiga, TikTok Luncurkan Sama-Sama dari TikTok

Aplikasi video singkat, TikTok, hari ini meluncurkan kampanye #SamaSamaDariTikTok bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-3 mereka di Indonesia. Ini merupakan sebuah kampanye untuk merayakan tren yang berawal dari TikTok. Mulai dari kesuksesan para kreator TikTok yang karyanya sudah dikenal banyak orang melalui konten mereka, tren hashtag challenge yang menginspirasi, hingga musik dari Indonesia yang semakin dikenal di dunia.

“Ada banyak sekali tren selama 3 tahun ini, terutama dalam 1 tahun belakangan tanpa kita sadari. Mulai dari lagu/musik, gerakan dance, kuliner, konten edukasi, dan banyak lagi,” ungkap Angga Anugrah Putra, Head of User and Content Operations, TikTok Indonesia.

Bagaikan Langit Hingga K-Pop

Ya, pasti Moms bahkan si kecil sangat familiar dong dengan lagu berjudul “Bagaikan Langit”. Lagu dari grup Potret ciptaan musisi Melly Goeslaw ini kembali terkenal dan sangat booming di TikTok, tak hanya di Indonesia juga di mancanegara. Banyak tokoh-tokoh populer luar negeri yang kedapatan membawakan lagu ini sebagai backsound saat menari atau berekpresi. Mulai dari artis Korea Song Ji Hyo, aktor dan presenter Amerika Terry Crews, komedian serta juri American Got Talent (AGT) Howie Mandel, hingga pemain NBA dan banyak lagi. Wah, sungguh membanggakan, bukan?

Angga Anugrah Putra, Head of User and Content Operations, TikTok Indonesia

Selain “bagaikan Langit”, banyak musik yang sempat tren di TikTok, mulai dari Lathi hingga lagu K-Pop. Video klip “Lathi” dari Weird Genius menginspirasi para kreator untuk merekonstruksi adegan transisi di video tersebut menjadi versi mereka sendiri, yang akhirnya membuat lagu ini menjadi salah satu yang paling populer di TikTok. Lagu K-Pop seperti “Anysong” dari ZICO dan “How You Like That” dari Blackpink juga menempati posisi teratas. “Dan baru-baru ini, lagu Dynamite BTS juga populer, banyak yang pakai sebagai backsound untuk ngedance atau melakukan tantangan OOTD (outfit of the day),” lanjut Angga.

Medium Baru Bagi Musisi

Fenomena ini sangat disambut baik oleh Adib Hidayat, pengamat musik. Fitur musik di TikTok, katanya, bisa menjadi medium baru untuk strategi promosi efektif bagi musisi di saat pandemi seperti sekarang.

Adib Hidayat, Pengamat Musik

“Ini bisa jadi momentum bagi teman-teman musisi, tak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia, untuk berkreasi mempromosikan karyanya secara fun dan tepat sasaran. Membuat terobosan supaya karya mereka bisa didengar di mana-mana. Musisi juga bisa memanfaatkan platform ini untuk berinteraksi dengan para fans-nya. Nggak hanya fokus ke musik saja, contohnya, Inul yang penyanyi dangdut. Bersama suaminya, dia sering membuat konten komedi. Ini jadi ajang baru untuk menyapa fans-nya. Saat mereka lebih banyak punya waktu luang di rumah saat pandemi, tetap menyapa fans dengan kreativitas masing-masing,” imbuhnya.

Diterangkan oleh Fandhy Thesia, Marketing Manager TikTok Indonesia, untuk merayakan ulang tahun TikTok ini, mereka juga mengkurasi apa saja yang menjadi hasil kreativitas dari kreator yang sempat tren. Salah satunya adalah @dillaprb, Fashionista & Dressmaker. Siapa sangka, gadis ini ternyata dulunya adalah seorang yang pemalu. Mahasiswi Fakultas Hukum di Jakarta Barat ini, kisah Fandhi, awalnya tak tahu apa itu TikTok. Sampai akhirnya ia mendapat motivasi dari sang Mama untuk menunjukkan bakatnya. Dan, bakatnya adalah menjahit. “Dia sempat malu karena di tahun 2020, masih muda, punya hobi kok menjahit, kayaknya enggak banget…” terang Fandhy sambil tersenyum. Tapi ternyata setelah dia bikin konten, menjadi viral. Sejak itu, ia makin berkreasi menciptakan karya fashion dan malah berkolaborasi dengan brand fashion yang punya nama.

Fandhy Thesia, Marketing Operations Manager, TikTok Indonesia

Pintu Masuk Karir Impian

Membuka peluang meniti karir baru ini, juga dialami oleh Stacey, kreator dari segmen kuliner yang lebih dikenal dengan nama Hokagay. “Awalnya aku lihat banyak orang yang bikin konten joget-joget di TikTok.Tapi makin ke sini, kontennya semakin beragam. Ada kuliner, edukasi, bahkan informasi budaya Jepang. Karena aku memang hobi masak, aku buat konten kuliner. Cuma sederhana, aku masak telur ceplok, tapi dengan editing anime, waktu itu Naruto. Eh kok banyak orang suka, dan menuai komentar positif. Sejak itu, jadi sering bikin konten masak,” katanya.

Dan, kreator yang sering dipanggil Bunda ini akhirnya bisa mewujudkan mimpinya lho, salah satunya berduet dan berkolaborasi dengan Chef idolanya, Chef Arnold, yang videonya akan segera tayang di akun koki ternama tersebut. Wah!

Stacey Hokagay, Kreator TikTok

Sebagai kilas balik, cukup banyak konten yang sempat menjadi tren di TikTok. Dan yang menjadi tiga teratas adalah kategori komedi, edukasi dan kuliner. Bicara kuliner, siapa tak kenal kopi dalgona? Berawal dari unggahan resep kreator, kopi ini pun ramai dicoba oleh banyak orang dan dinobatkan sebagai kopi TikTok. Lalu, di kategori edukasi, tantangan #SamaSamaBelajar menjadi tren tersendiri dengan munculnya konten yang memberikan beragam tips, mulai dari cara mengerjakan soal matematika, trik fotografi dan video, hingga belajar bahasa asing. Bahkan hashtag #SamaSamabelajar sudah ditonton sebanyak 7,4 Miliar orang. Selain itu, tantangan seperti #wipeitdown dan #passthebrush juga ramai diikuti dan dikembangkan para kreator, memperlihatkan kreativitas yang tanpa batas.

Tahun ini, ungkap Angga, kreativitas pengguna TikTok tidak hanya untuk menghibur tetapi juga memberikan rasa saling terhubung, dan saling menyemangati dalam melalui masa pandemi Covid-19 ini. “Kami berterima kasih karena selama 3 tahun TikTok telah menjadi rumah bagi kreativitas masyarakat Indonesia. Semoga TikTok bisa terus menjadi platform yang menginspirasi, menghibur, memberikan dampak positif dan bisa mengembangkan potensi tak hanya anak muda tapi semua lapisan masyarakat Indonesia,” tutup Angga.

Foto: Ist

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *