Caca si cicak tinggal di sebuah rumah bersama-sama dengan 2 temannya, yaitu Bebo kucing anggora dan Pupu anjing pudel. Suatu siang yang cerah, Caca berjalan di langit-langit kamar Bebo. “Wah, lagi-lagi Bebo pergi  bermain di luar rumah,” kata Caca. Tiba-tiba, terdengar suara gonggongan marah, dan pintu kamar Bebo terbuka. Muncullah Pupu.

“Oh, tidak! Bebo keluar rumah lagi! Apa dia mau menulariku dengan penyakit?!” serunya marah-marah. Caca berdecak dengan suara cicaknya, sengaja membuat Pupu kaget. “Ternyata, ada kau di sini Caca! Bagaimana kalau kau bilang pada Bebo agar berhati-hati. Sekarang ini sedang musim penyakit flu. Aku tidak mau dia tertular!” kata Pupu. “Sebenarnya, kaulah yang takut dengan penyakit flu,” ledek Caca. “Kau tidak pernah merasakan bagaimana menderitanya aku waktu terkena flu. Aku harus dirawat oleh dokter selama 3 hari!” gerutu Pupu. “Bebo juga terkena flu, tapi dia sembuh dalam sehari,” kata Caca. “Itu karena Bebo kuat, tubuhku ini lemah,” gumam Pupu sedih.

Keesokan harinya, Pupu masih murung. Dari jendela kamarnya tampak langit yang kelabu. “Hari ini mendung lagi. Sebetulnya aku ingin sekali main di luar, tapi pasti udaranya dingin dan aku takut sakit,” keluh Pupu. Terdengar suara ketukan di pintu dan Bebo masuk bersama Caca. “Kata Caca, kau murung saja seharian ini, ayo kita main di luar!” ajak Bebo pada Pupu. “Aku tidak bisa, kau pasti ingat waktu musim hujan tahun lalu. Aku bermain di luar seharian lalu sakit flu parah dan harus dirawat. Aku ingin jadi kuat sepetimu Bebo, tapi bagaimana caranya?” kata Pupu.

“Waktu aku kecil, aku juga sering sakit-sakitan. Aku malas keluar rumah dan menggerakkan badan. Lalu aku berteman dengan Caca. Sejak kecil Caca diharuskan memanjat tempat tinggi dan sempit, terkena hujan dan angin, dan berjalan di langit-langit! Caca tidak pernah sakit! Mendengar itu aku jadi bersemangat. Aku tidak lagi malas menggerakkan badan. Akhirnya, aku jadi sehat dan tidak gampang sakit seperti sekarang,” jelas Bebo. “Jadi, aku bisa sehat seperti kalian?” tanya Pupu. “Tentu saja bisa!” seru Bebo. “Asal kau punya kemauan,” tambah Caca.

Maka dimulailah latihan Pupu untuk menjadi sehat. Pagi-pagi benar, Bebo dan Caca sudah membangunkan Pupu dan mengajaknya berolahraga. Malam hari, biasanya ketiga sahabat itu bermain bersama, tapi kali ini tidak. Pupu protes. “Bangun pagi dan tidur tidak terlalu malam itu baik untuk kesehatan,” nasihat Bebo dan Caca. Waktu senggang, Pupu suka makan camilan, tapi Bebo dan Caca menyembunyikannya. Sebagai gantinya, mereka menyediakan air putih untuk Pupu.

Mulanya, Pupu merasa tersiksa, tapi lama kelamaan dia menjadi biasa, karena kedua temannya melakukan hal yang sama. Waktu berlalu, dan suatu pagi Pupu sedang berolahraga bersama Caca dan Bebo. Tiba-tiba, hujan lebat turun! Pupu, Bebo, dan Caca segera berlari berteduh. Pupu sempat terkena hujan tapi dia tidak bersin! “Horee! Akhirnya aku jadi sehat!” sorak Pupu bahagia. “Selamat, Pupu!” seru Caca dan Bebo. “Ini kan karena kalian, terima kasih, ya!” kata Pupu pada kedua temannya.

 

 

 

Cerita: Seruni          Ilustrasi: Agung

 

 

 

 

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *