Jika dilihat, lama puasa di Indonesia dari tahun ke tahunnya, terbilang stabil, ya, Kids. Kita biasa berpuasa selama 13 sampai 14 jam setiap harinya. Begitu juga dengan negara-negara Timur Tengah dan negara di garis khatulistiwa lainnya seperti Saudi Arabia, Dubai, Oman, India, hingga Ethiopia.

Nah, bagaimana dengan negara-negara di belahan Bumi lainnya? Salah satu negara yang akan mengalami durasi puasa terpanjang pada tahun 2019 ini adalah Murmansk, Rusia. Mereka hanya akan mendapat malam hari selama 3 jam saja, dan Matahari sudah terbit pada pukul 1.41 dini hari. Totalnya, mereka akan berpuasa selama 20 jam 45 menit lamanya, Kids. Tak berbeda jauh dari Rusia, ada pula Islandia, Swedia, dan Alaska yang akan mengalami lama puasa sekitar 19 jam sehari.

Waktu puasa negara-negara Skandinavia yang berada di dekat lingkar Kutub Utara, seperti Finlandia, Norwegia, dan Swedia, memang cukup lama, bisa sekitar 21 jam setiap harinya. Ini dikarenakan bulan Ramadan jatuh di musim panas (malam hanya sebentar) sehingga durasi berpuasa menjadi lebih panjang yaitu di atas 20 jam sehari.

Puasa Tersingkat

Berbeda dengan bumi di belahan Utara, di belahan bumi Selatan, saat musim dingin menyapa di Ramadan kali ini, malam datang lebih cepat sehingga durasi berpuasa juga lebih pendek. Di tahun 2019 ini, durasi puasa tersingkat akan dialami mereka yang tinggal di kota Ushuaia, Argentina.

Dengan waktu Shubuh jatuh pada pukul 6.57 pagi dan Maghrib pukul 5.57 sore, warga Muslim di Argentina hanya berpuasa selama 11 jam, 2 jam lebih cepat dari Indonesia. Lama puasa yang tidak terlalu panjang juga dialami umat Muslim di Sydney, Australia yang hanya selama 11 jam 35 menit.

Foto: Istimewa

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *