Rasanya, siapapun pernah mengalami luka, ya? Entah itu luka tergores, terjatuh, memar dan sebagainya. Ada luka yang ukurannya kecil, besar dan ada pula yang dalam. Hmm, supaya cepat sembuh, bagaimana ya cara mengatasinya secara tepat?

Berdasarkan terjadinya luka, menurut dr. Adisaputra Ramadhinara, Certified Wound Specialist Physician, bisa digolongkan ke dalam 2 kelompok besar, yakni luka akut dan luka kronis. “Luka akut adalah jenis luka yang sering kita jumpai sehari-hari dan biasanya terjadi pada individu yang sehat. Misalnya luka bakar terkena percikan minyak, luka terjatuh, tergores, teriris pisau, dan lain-lain. Sementara luka kronis, adalah luka yang terjadi pada individu yang sudah memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, gangguan aliran darah, atau pada individu yang harus terbaring untuk jangka waktu yang lama karena penyakit,” terangnya pada acara virtual “Keluarga Hansaplast, Merawat Luka Akut Besar” di Jakarta, Senin (12/10).

Sebagian besar luka akut yang sering kita jumpai sehari-hari umumnya bisa dirawat sendiri di rumah. Akan tetapi, luka akut yang lebih serius seperti luka bakar derajat 3, luka bakar yang berukuran lebih luas dari satu telapak tangan, atau luka bakar yang mengenai wajah dan persendian harus segera mendapatkan pertolongan di rumah sakit. Sementara untuk luka kronis, lanjut dr. Adi, sangat disarankan untuk segera diperiksakan di rumah sakit karena penanganan luka kronis itu membutuhkan perhatian khusus yang hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis profesional.

(kiri – kanan) Danar Gumilang (MC), dr. Adisaputra Ramadhinara, Certified Wound Specialist Physician dan Putri Titian, Mom Influencer dalam acara First Aid Conference “Keluarga Hansaplast, Merawat Luka Akut Besar” secara virtual, Senin (12/10) di Jakarta

Cairan Antiseptik Tanpa Perih

Saat timbul luka, pasti timbul perih, itu sangat wajar. Dan perih itu biasanya semakin bertambah saat dibersihkan maupun diobati dengan cairan antiseptik, yang membuat anak-anak semakin rewel dan enggan diobati. Eitss, tapi itu dulu! Sekarang, proses pembersihan luka dengan cairan antiseptik tidak menambah rasa nyeri akibat luka yang telah ada, kok.

Hansaplast telah menyediakan rangkaian produk perawatan luka yang tediri dari Hansaplast Spray Antiseptik, Hansaplast Plester dan Hansaplast Salep Luka. Saat terjadi luka, gunakan Hansaplast Spray Antiseptik untuk membersihkan luka. Hansaplast Spray Antiseptik adalah cairan pembersih luka yang mengandung Polyhexanide (PHMB), yang tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak terasa perih saat digunakan untuk membersihkan luka. Setelah luka dibersihkan, tutup luka menggunakan Hansaplast Plester agar luka terlindungi dari kotoran dan kondisi luka tetap lembap.

Jaga Luka Tetap Lembap

“Langkah pertama untuk merawat luka akut di rumah adalah membersihkan luka dengan cairan antiseptik yang aman untuk jaringan luka. Gunakan Spray Antiseptik karena selain aman untuk proses penyembuhan luka, kandungan PHMB-nya juga efektif dan nyaman untuk digunakan karena tidak menyebabkan rasa perih, tidak berwarna, dan tidak berbau. Jangan lupa untuk selalu menutup luka setelah dibersihkan menggunakan plester yang sesuai dengan ukuran luka,” anjur dr. Adi.

Menutup luka, dikatakan olehnya, bertujuan untuk menjaga agar luka tetap lembap (tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah) sehingga proses penyembuhan luka akan berjalan lebih cepat. “Kelembapan itu penting. Penelitian tahun 1962 menyatakan bahwa luka yang lembap karena tertutup akan sembuh lebih cepat daripada yang dibiarkan kering. Selain itu, luka yang ditutup mencegah bakteri atau kuman masuk ke dalam jaringan luka. Setelahnya, jika luka mulai mengering, oleskan Hansaplast Salep Luka untuk menjaga kelembapan luka,” imbuhnya lagi.

Ia juga menegaskan agar memperhatikan kebersihan plester luka. “Tergantung kebutuhan, bagi mereka yang beraktivitas normal, plester cukup diganti 2 kali sehari sehabis mandi. Tapi bagi yang sangat aktif bergerak misalnya, atau yang plesternya sering kotor saat beraktivitas, bisa diganti lebih sering,” lanjutnya.

Tutup Luka dengan Plester Kecil atau Besar

Hadirnya spray antiseptik ini juga sangat disambut baik oleh Putri Titian, Mom Influencer, ibu dari Theodore Iori Liem (3 tahun) dan Mykah Iago Liem (1 tahun). “Iago kan sekarang lagi belajar jalan dan terkadang suka jatuh juga, dan kalau Iori lagi suka banget naik sepeda dan belum lama ini sempat jatuh dan lututnya terluka. Selama ini sih aku selalu bilang ke anak-anak untuk tahan aja, kan mereka cowok dan harus kuat. Tapi, aku bersyukur sih menjadi ibu di masa sekarang ini di mana sudah banyak inovasi baru, termasuk inovasi produk perawatan luka dari Hansaplast. Sekarang sudah ada rangkaian produk perawatan luka dari Hansaplast tanpa rasa perih saat digunakan. Aku jadi bisa bersihkan luka pakai Hansaplast Spray Antiseptik lalu menutup luka pakai plester Hansaplast. Awalnya sih memang belum yakin karena dari dulu diajarin pakai iodin. Tapi setelah aku coba, ternyata sangat nyaman dan efektif. Aku juga suka pakaikan Hansaplast Salep Luka kalau lukanya mulai kering dan gatal. Sekarang sih, anak-anak jadi gak takut lagi kalau lukanya mau dibersihkan,” katanya.

Rangkaian produk perawatan luka akut besar

Selama ini, kita menutup luka dengan plester ukuran kecil atau medium. Tentu saja hal ini sangat susah diterapkan pada luka yang besar atau panjang. Kabar baiknya lagi, tak hanya memiliki produk untuk luka akut ukuran kecil, Hansaplast kini telah meluncurkan rangkaian produk baru untuk luka akut berukuran besar, yang terdiri dari Plester Aqua Protect XL & XXL, Plester Sensitive XL & XXL, Kasa Steril, Kasa Rol, dan Cohesive Rol.

“Untuk luka yang berukuran besar, tentu perlu menggunakan plester ukuran besar agar dapat menutup luka dengan lebih baik dan mencegah risiko infeksi dari paparan kotoran dan bakteri. Apabila jaringan luka cenderung kering, aplikasikan Hansaplast Salep Luka sebelum luka ditutup dengan plester untuk menjaga kelembaban di jaringan luka. Untuk luka akut yang lebih serius dan luka kronis, disarankan untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit. Namun, penanganan luka tetap dapat dilakukan terlebih dahulu dengan membersihkan luka menggunakan Hansaplast Spray Antiseptik dan menutup luka dengan plester sebelum pasien dibawa ke rumah sakit,” ungkap dr. Adi.

Christopher Vierhaus, Marketing Director Hansaplast

“Hansaplast mengajak keluarga Indonesia untuk siap sedia merawat berbagai macam luka akut dengan tepat, baik luka ukuran kecil maupun besar. Dimulai dengan penggunaan Hansaplast Spray Antiseptik sebagai perawatan luka tanpa rasa perih, dan Hansaplast Salep Luka untuk mempercepat proses penyembuhan, serta menutup luka dengan plester luka sesuai ukuran,” tutup Bapak Christopher Vierhaus, Marketing Director Hansaplast.

Foto: Efa

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *