Ilustrasi: Just For Kids

Persahabatan Abadi Melalui Tura Jaji

Bagi masyarakat di Kecamatan Ndori, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, pada setiap akhir Mei, menyambut tamu dengan hormat adalah merupakan sebuah keharusan. Bila tidak, maka leluhur perempuan bisa marah.

Bagi masyarakat Ndori, memuliakan tamu merupakan soal penting. Biasanya mereka menyambut tamu yang datang dengan mencicipi kopi jahe panas dan ”memaksa” makan nasi plus gulai ayam yang nikmat.

Dengan memuliakan tamu, mereka ingin menjalin persaudaraan dengan pihak lain. Akar dari sikap ini, adalah dari tradisi Tura Jaji, yaitu budaya mengikat persaudaraan di antara para suku.

Tanda Ikatan

Sebagai tanda ikatan, kedua suku saling menukar benda berharga untuk disimpan di rumah adat masing-masing. Jika sudah diikat, kedua suku akan bersaudara selamanya dari generasi ke generasi. Anggota suku yang berkunjung ke suku saudaranya, memiliki hak untuk dijamu dengan baik. Begitu pula sebaliknya.

Kampung Mole di lereng Gunung Kili Samba, misalnya, memiliki Tura Jaji dengan Kampung Egon di Natarkoli, Kabupaten Sikka. Kalau penduduk Mole berkunjung ke Egon, mereka punya hak untuk makan kelapa, singkong, bahkan ternak. Mereka tak boleh menghalangi. Begitu pula sebaliknya. Setiap generasi baru, diwarisi ingatan dan pesan agar tidak melanggar perjanjian lama itu. Mereka akan terus mempertahankannya.

Sangat Berguna

Pada masa lalu, Tura Jaji biasanya digunakan untuk mengamankan lalu lintas serta pemasaran dalam jual-beli dan tukar-menukar hasil pertanian.

Tak hanya untuk kepentingan ekonomi, Tura Jaji pun terbukti sangat berguna saat menghadapi bencana alam yang kerap melanda Flores. Jika terjadi gempa, gunung meletus, atau tsunami, kampung lain yang aman, dengan terbuka mau menerima saudaranya yang mengungsi.

===

 Yang Khas dari NTT:

Kepulauan: Flores, Sumba, dan Timor Barat

Alat Musik: Sasando, Foi Mere, Keloko

Lagu Daerah: Anak Kambing Saya, Desaku, Potong Bebek

Tarian Daerah: Tari Perang, Tari Gareng Lameng

Rumah Adat: Sao Ata Mosa Lakitana

Permainan Tradisional: Pasola

Upacara Adat: Nyale

Pahlawan Nasional: Frans Seda, Herman Johanes, Izaak Huru Doko

Ibukota: Kupang

(JFK/Nov)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lupa beli edisi terbaru yaa...