Jenius Luncurkan Fitur Jenius QR

Setelah beberapa waktu lalu meluncurkan fitur Moneytory, aplikasi perbankan Jenius, kembali meluncurkan fitur terbaru yaitu Jenius QR. Fitur ini dihadirkan guna mendukung kenyamanan bertransaksi masyarakat digital savvy Indonesia, sekaligus mendukung program Bank Indonesia untuk mendorong peningkatan pembayaran non-tunai.

Ya, di masa adaptasi kebiasaan baru ini, sebagian masyarakat Indonesia sudah kembali beraktivitas, ya, Moms. Apakah Moms termasuk di antaranya? “Sebagian dari kita sudah kembali bersosialisasi, bertemu banyak orang, makan di luar, belanja dan terjadi transaksi tatap muka untuk melakukan pembayaran. Nah, tentu saja kita harus tetap memerhatikan protokol kesehatan di masa transisi ini, antara lain dengan melakukan pembayaran tanpa kontak fisik. Itulah salah satu alasan kami mengeluarkan fitur QR ini,” ujar Waasi Sumintardja, Digital Banking Business Product Head Bank BTPN pada acara konferensi pers virtual, hari ini(27/07).

Lebih lanjut ia memaparkan fakta bersadarkan survei “Jenius Study: Perilaku Masyarakat Digital Savvy Selama Masa Adaptasi Kebiasaan Baru” yang dilakukan kepada 307 digital savvy Indonesia yang berusia 16 – 40 tahun. Dari data, tercatat 48% responden sudah menjalankan working form office (wfo). Dan, 5 aktivitas yang paling sering dilakukan di luar rumah oleh responden selama masa adaptasi kebiasaan baru adalah berbelanja, yakni berbelanja di minimarket (61%), berbelanja di supermarket (44%), berbelanja di pasar tradisional (30%), beribadah di luar rumah (28%), dan olahraga luar ruangan (20%).

Lebih lanjut lagi, tiga transaksi offline yang paling sering dilakukan di masa transisi ini oleh mereka yang telah kembali bekerja di kantor adalah berbelanja bahan-bahan makanan (72%), membeli kudapan/camilan (62%), dan membeli barang elektronik (62%). Dalam hasil riset juga ditemukan bahwa digital savvy di wilayah Jabodetabek mulai beralih menggunakan pembayaran non-tunai dalam melakukan transaksi di masa adaptasi kebiasaan baru ini.

Fakta-fakta di atas mendorong Jenius untuk menghadirkan kemudahan bagi digital savvy untuk bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai atau kartu debit, langsung memotong Saldo Aktif, dan tanpa perlu berpindah aplikasi.

“Kami perkenalkan Jenius QR sebagai metode pembayaran baru secara non-tunai untuk transaksi yang lebih simpel, cerdas, dan aman karena transaksi tersebut langsung terhubung dengan Saldo Aktif dan tercatat di Transaction History. Fitur ini merupakan bagian dari upaya mendukung anjuran pemerintah di masa adaptasi kebiasaan baru saat ini untuk meminimalisir kontak fisik, termasuk ketika melakukan transaksi pembayaran dan memberikan kemudahan bagi merchant serta para pengguna Jenius,” pungkas Waasi.

Jenius QR bisa digunakan untuk bertransaksi di semua merchant yang menggunakan jaringan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) seluruh Indonesia, termasuk di jaringan e-Wallet seperti GoPay, OVO, DANA, dan sebagainya. Saat akan melakukan pembayaran di toko atau makan di restoran, pengguna hanya perlu memindai (scan) QRIS dengan limit minimal Rp. 1000,- hingga maksimal Rp 2.000.000,-. Dan, semua transaksi bebas dari biaya administrasi apapun.

Jika Moms dan Dads sudah memiliki aplikasi Jenius, cukup memindai QRIS tanpa perlu berpindah ke aplikasi lain dan tanpa repot top up lagi. Pembayaran QRIS dengan Jenius akan memotong Saldo Aktif dan setiap transaksinya akan langsung tercatat di Moneytory, sehingga pengguna dapat mengetahui dan melacak pengeluaran dengan lebih simpel.

Waasi menegaskan bahwa pembayaran QRIS dengan Jenius dilengkapi keamanan berlapis berupa biometrik sidik jari/sensor wajah dan PIN. Pengguna juga bisa memanfaatkan otentikasi transaksi (memasukkan password setiap ingin melakukan pembayaran) dengan menetapkan limit sesuai kebutuhan.

Foto: Efa

You may also like
Latest Posts from Majalahjustforkids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *