Ternyata, adik bayi itu rentan terkena infeksi, lho, Kids! Menurut dr. Melanie Yudiana Iskandar, SpA., infeksi masih menjadi salah satu penyebab umum penyakit pada adik bayi. Hal ini dapat muncul ketika Mama kalian kurang memerhatikan kebersihan, seperti tidak mencuci tangan atau peralatan menyusui dan makan dengan baik dengan benar.

“Terkadang ada Mama yang terlampau terobsesi dalam menjaga kebersihan, semua permukaan dilap sampai mengkilap. Padahal tidak perlu seperti itu, karena lingkungan yang terlalu steril juga bisa mempersulit perkembangan imunitas adik bayi. Namun, semua peralatan yang bersentuhan langsung dengan ASI atau dimasukkan ke mulut adik bayi – seperti pompa ASI, kantong ASI perah, dan peralatan makan bayi – harus bersih dan terbebas dari berbagai macam kuman dan bakteri,” ujar dr. Melanie.

Sistem imun adik bayi memang masih berkembang, namun memastikan kebersihan alat makan dan memberikan ASI tetap dilakukan. Adik bayi akan secara natural terekspos pada bakteri di rumah dan sistem imunnya akan belajar melindungi diri. Tetapi jika adik bayi terekspose bakteri dan kuman dalam jumlah besar – seperti dari peralatan atau makanan yang tidak higienis dan tangan yang tidak bersih saat memegang adik bayi – maka sistem imunnya akan sulit mempertahankan diri sehingga adik bayi dapat sakit.

Panduan merebus air yang diterbitkan WHO tahun 2015 menunjukkan bahwa bakteri dan virus memiliki titik didih berbeda. Bakteri lebih sensitif pada panas dan bisa mati dengan cepat pada suhu di atas 65°C. Sedangkan virus akan mulai tidak aktif antara suhu 60°C dan 65°C, tetapi membutuhkan waktu lebih lama untuk mati dibandingkan bakteri. Pada beberapa jenis virus seperti hepatitis dan polio, virus akan mulai tidak aktif pada suhu di atas 70°C. Karenanya, untuk membunuh semua bakteri dan virus, semua peralatan adik bayi perlu dipanaskan setidaknya hingga suhu 90°C. Sterilisasi peralatan menyusui wajib dilakukan pada 6 bulan pertama, setelah itu adik bayi diberikan makanan pendamping ASI. Nah, peralatan makan seperti piring, sendok, gelas juga wajib disterilisasi. Untuk memastikan adik bayi selalu sehat, sterilisasi dapat dilakukan hingga usia adik bayi 12 bulan. Berikut adalah cara mensterilkan peralatan menyusui dan alat makan adik bayi:

  1. Dengan Merebus. Salah satu cara tradisional yang biasa dilakukan untuk mensterilisasikan alat makan dan alat pompa ASI adalah merebusnya selama beberapa menit.
  2. Menggunakan Uap. Sterilisasi menggunakan uap dapat dilakukan dengan mudah menggunakan alat khusus untuk mensterilkan. Cara ini lebih praktis karena biasanya tidak memerlukan waktu lama dan peralatan yang banyak.

Philips AVENT, pemimpin global dalam teknologi kesehatan serta solusi perawatan ibu dan anak, berkomitmen untuk mengembangkan rangkaian solusi untuk mendukung proses pemberian ASI dan MPASI adik bayi serta membantu para Mama, untuk merasa percaya diri dalam melakukan yang terbaik untuk adik bayi. “Komitmen inilah yang mendorong kolaborasi Philips AVENT dengan Sleek Baby, yang menyediakan variasi produk pembersih peralatan bayi yang sangat lembut dan melindungi adik bayi dari bakteri dan kuman. Kami ingin meyakinkan dan mendukung orangtua yang khawatir mengenai bagaimana memenuhi kebutuhan nutrisi bayi mereka dengan menyusui dan memastikan anak mereka selalu terlindungi dari risiko infeksi yang tidak perlu,” ujar Mr. Pim Pressman, Presiden Direktur Philips Indonesia.

(Foto : Ist)

 

 

 

 

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *