Raja Tu sangat menyukai kuda terbang. Sebelum menjadi Raja, Tu adalah seorang panglima perang yang hebat. Setelah bertahta, Tu mengutus prajurit-prajuritnya pergi ke seluruh negara untuk menangkap berbagai macam kuda terbang dan membawanya ke kerajaan.

Pada suatu hari, Raja Tu mendengar tentang kuda terbang berbulu merah di pulau Merah.

Raja Tu mengutus prajurit-prajuritnya ke pulau Merah. “Kita akan menangkap kuda terbang merah dalam legenda! Sekali lagi, kita buktikan kecakapan kita sebagai prajurit!” kata Raja kepada para prajurit dan jenderalnya.

Prajurit-prajurit Raja Tu berlayar ke pulau Merah, dan menemukan si kuda terbang berbulu merah. “Itu dia si kuda merah! Tangkap dia!” seru Besar, seorang jenderal yang berbadan besar. Anak buah Besar mengepung si kuda terbang merah dengan tembakan jala dan menjebaknya ke dalam kurungan. Tetapi …syut! Tiba-tiba hewan itu menghilang!

Raja Tu yang putus asa lalu menemui penasehatnya.

“Suruh Bi si pemusik istana untuk menangkap kuda terbang merah itu. Dia punya cara tersendiri yang berbeda dari para prajuritmu,” kata si penasehat.

Maka Bi si pemusik istana pun berangkat ke pulau Merah dengan membawa serulingnya dan bermacam-macam makanan yang disukai kuda terbang.

Yang terjadi kemudian sungguh membuat para prajurit bingung. Bi memainkan serulingnya. Mendengar suara seruling yang merdu, si kuda terbang merah datang. Hewan itu dengan tenang menghampiri Bi dan menyantap makanan yang sudah disediakan. Bi dan si kuda terbang merah langsung menjadi sahabat!

Mendengar kabar tentang keberhasilan Bi dalam menjinakkan kuda terbang merah, sang Raja sadar akan kebodohannya. “Aku tidak pernah mau menghargai dan menyayangi kuda-kuda terbang yang sudah kutangkap. Dan selama ini aku selalu menggunakan kekerasan untuk menangkap mereka,” keluh sang Raja.

Raja Tu mengikuti cara Bi dalam menjinakkan kuda-kuda terbangnya, yaitu dengan kasih sayang dan perhatian. Dan kuda-kuda terbang sang Raja pun menyayangi sang Raja dengan lebih besar lagi!

 

Cerita: Seruni    Ilustrasi: JFK

 

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *