“Siapa kitaaaa? INDONESIAAAA…!!” Yel yel tersebut sering kita dengar sekarang ini, ya, Kids. Ya, bertepatan dengan hari kemerdekaan dan penyelenggaraan ASIAN GAMES, nama INDONESIA sering didengungkan. Mau tahu Kids, siapa yang menemukan nama INDONESIA?

Tanah air kita, dulunya memiliki banyak sebutan sebelum akhirnya dikenal dengan nama Indonesia.

Nama dari Bangsa Lain

Pada zaman dahulu, dalam catatan bangsa Tionghoa, kepulauan kita dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Bangsa India menyebutnya dengan Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang). Bangsa Arab menamai tanah air kita dengan Jaza’ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Pada masa penjajahan Belanda, Indonesia dinamai Hindia Belanda. Wah, banyak sekali nama untuk tanah air kita dari bangsa lain, ya?

Dua Pilihan

Pada tahun 1849, seorang jurnalis dan ahli etnologi (salah satu ilmu kebudayaan) dari Inggris, Earl George Samuel Windsor, menegaskan bahwa sudah saatnya penduduk Kepulauan Hindia atau Melayu memiliki nama khas. Sebab, nama Hindia sering rancu dengan nama India. Ia pun menyarankan dua nama, Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). George pun memilih nama Malayunesia dan membuang nama Indunesia.

Akan tetapi, seorang jurnalis lainnya, James Richardson Logan, mengambil nama Indunesia dan mengganti huruf “u” dengan “o”. Sehingga lahirlah nama Indonesia. Nama ini sering ia gunakan dalam setiap tulisannya dan dikenal di mana-mana.

Identitas Bangsa

Orang Indonesia yang pertama kali menyebut tanah air kita dengan nama Indonesia adalah Suwardi Suryaningrat atau yang lebih dikenal dengan Ki Hajar Dewantara. Hingga akhirnya pada 1920-an, nama Indonesia menjadi identitas bangsa kita untuk memperjuangkan kemerdekaan.

 

You may also like
Latest Posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *